Zinedine Zidane ditunggu timnas Francis usai Madrid

Madrid – Sukses diawal karier tak pelak menaikkan nama Zinedine Zidane setara dengan pelatih tenar dunia lain, baru menekuni dunia kepelatihan didunia sepakbola yang pernah digelutinya Zidane tercatat sebagai pelatih untuk klub Real Madrid Castilla sejak musim 2014 silam, kemudian ketika tim inti membutuhkan pelatih disana dirinya siap mengisi dan memulai debut dengan sukses mengantarkan Los Galacticos menjuarai La Liga dimusim 2016-17.

Masih belum berhenti prestasi yang sedang digarapnya ketika Real Madrid masih memiliki satu peluang untuk mempertahankan piala Liga Champions ketika mereka sudah lolos menjadi finalis berhadapan dengan wakil dari Serie A Juventus, minim pengalaman dirinya sempat diragukan akan mampu mengendarai Real Madrid ketika ditunjuk untuk menjadi manager klub pada mulanya.

Sebelum berjaya membawa pulang piala La Liga ke markas Santiago Bernabeu Stadium sudah ada dua piala berhasil diraih Zizou bersama armadanya, yakni Piala Super Eropa (menang peraduan antara juara Liga Champions dan Liga Eropa) kemudian memenangkan juga piala World Cup antar Club, terakhir sekali Los Blancos menjadi jawara di La Liga adalah ketika dimusim kompetisi 2011-12.

Apa yang diperlihatkan sebagai buah dari hasil kinerja kerja sosok Zidane telah menepis segala keraguan yang sempat mampir diawal perjalanannya bersama Real Madrid, patut diberi acungan jempol walau tidak sedikit yang menilai kalau sukses Zidane tak akan terjadi jikalau dia tidak dilengkapi armada berkelas dunia seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Alvaro Morata dan keseluruhan nama-nama top dibalik seragam putih Los Galacticos.

Namun dibalik semua penilaian mau yang baik ataupun buruk nama Zinedine Zidane kini sudah mulai besar, pria kelahiran Marseille Francis 23 juni 1972 ini sudah menjadi ikon pelatih dunia yang pastinya tak lagi sulit mencari pekerjaan melatih diklub manapun, bahkan kabarnya para pecinta bola di Francis sendiri banyak yang sudah tidak sabar menanti kapan giliran aksi Zizou melatih timnas Francis.

Frank Leboeuf defender legendaris timnas berlambang ayam jago diera 1995-2002 turut berharap keras kalau Zidane akan menjadi pelatih penerus Didier Deschamps, tidak ada yang salah dari Didier Deschamps namun menurutnya akan lebih mantap lagi kalau kemudian Zidane turut berperan dan menyumbang tenaga untuk memajukan timnas negara mereka sendiri.

“Kami tidak tau kapan federasi sepakbola Francis berniat untuk mengganti pelatih utama, Didier Deschamps memang tidak buruk selama memimpin timnas tapi saya yakin kalau timnas akan lebih maju lagi jika kemudian memanggil Zinedine Zidane untuk menjadi penanggung jawab pelatih, namun ini semua hanya ilustrasi kami saja karena belum tentu Zidane yang sedang naik daun mau menerima tantangan disini” ucap Leboeuf.

Melanjutkan pembicaraannya Frank Leboeuf merasa yakin kalau Zinedine Zidane kelak akan berpisah jalan dengan Real Madrid jika melihat kebiasaan dari presiden klub Mr Florentino Perez yang terlalu perfeksionis, lihat saja apa yang dialami Carlo Ancelotti dan pelatih-pelatih sebelumnya, mereka bukan sepi trophy ketika memimpin Real Madrid namun tetap saja ada kriteria yang tak terpenuhi dimata sang Presiden.

“Adalah hal sulit untuk dapat terus bertahan lama sebagai pelatih di Santiago Bernabeu Stadium, bukan mendoakan tapi saya yakin tidak akan bertahan lama masa kepemimpinan Zidane disana ketika Florentino Perez terlalu mendambakan kesempurnaan, jadi kemungkinan Zidane akan kembali kesini dan memimpin timnas itu hanya menunggu waktu saja menurut saya” ungkap pria yang saat ini sudah berusia 49 tahun itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *