Prediksi English Premier League 2019-2020 : Southampton vs Tottenham Hotspur.

The Saints akan melawan The LilyWhites di laga ke 21 dalam ajang English Premier League 2019-2020. Laganya nanti akan berlangsung pada tanggal 01 Januari 2020, jam 22.00 WIB di markas The Saints “St Mary’s Stadium”. CMOBET – The Saints huni posisi 15 di kompetisi English Premier League 2019-2020. Di ajang English Premier League 2019-2020, Southampton telah berhasil kumpulin 22 point. Di ajang English Premier League 2019-2020, The LilyWhites berhasil kumpulin 24 gol & kemasukkan 38 gol.

Di ajang English Premier League 2019-2020, The LilyWhites huni posisi 6. Di ajang English Premier League 2019-2020, The LilyWhites berhasil kumpulin 30 point. CMOBET.ORG – The LilyWhites berhasil kumpulin 36 gol dan kemasukkan 29 gol di ajang English Premier League 2019-2020,

Daniel William John Ings berhasil kumpulin 12 gol di ajang English Premier League 2019-2020 bersama The Saints. James Ward-Prowse telah berhasil kumpulin 4 gol di kompetisi English Premier League 2019-2020 bersama The Saints. James Ward-Prowse, Sofiane Boufal di ajang English Premier League 2019-2020, telah berhasil kumpulin 2 assists bersama The Saints.

Prediksi Liga Inggris – Harry Kane di kompetisi English Premier League 2019-2020 telah berhasil kumpulin 11 gol bersama The LilyWhites. Bamidele Alli telah sukses kumpulin 6 gol di ajang English Premier League 2019-2020 bersama The LilyWhites. Son Heung-Min berhasil kumpulin 7 assists bersama The LilyWhites di ajang English Premier League 2019-2020. Serge Aurier, Bamidele Alli telah kumpulin 3 assists bersama The LilyWhites di ajang English Premier League 2019-2020.

5 laga terakhirnya, Southampton vs Tottenham Hotspur :

28 September 2019         : Tottenham Hotspur (2) vs (1) Southampton.

09 Maret 2019                   : Southampton (2) vs (1) Tottenham Hotspur.

06 Desember 2018           : Tottenham Hotspur (3) vs (1) Southampton.

21 Januari 2018                 : Southampton (1) vs (1) Tottenham Hotspur.

26 Desember 2017           : Tottenham Hotspur (5) vs (2) Southampton.

5 laga terakhirnya, Southampton :

28 Desember 2019           : Southampton (1) vs (1) Crystal Palace.

26 Desember 2019           : Chelsea (0) vs (2) Southampton.

21 Desember 2019           : Aston Villa (1) vs (3) Southampton.

15 Desember 2019           : Southampton (0) vs (1) West Ham United.

08 Desember 2019           : Newcastle United (2) vs (1) Southampton.

5 laga terakhirnya, Tottenham Hotspur :

29 Desember 2019           : Norwich City (2) vs (2) Tottenham Hotspur.

26 Desember 2019           : Tottenham Hotspur (2) vs (1) Brighton & Hove Albion.

22 Desember 2019           : Tottenham Hotspur (0) vs (2) Chelsea.

15 Desember 2019           : Wolverhampton Wanderers (1) vs (2) Tottenham Hotspur.

12 Desember 2019           : Bayern Munich (3) vs (1) Tottenham Hotspur.

Prediksi skor : Southampton (1) vs (3) Tottenham Hotspur.

Prediksi English Premier League 2019-2020 : Tottenham Hotspur vs AFC Bournemouth.

CMOBET.ORG – The Lilywhites akan melawan The Cherries dalam ajang English Premier League 2019-2020 di laga ke 14. Laganya nanti akan berlangsung pada tanggal 30 November 2019, jam 22.00 WIB di markas The Lilywhites “Tottenham Hotspur Stadium”. The Lilywhites kini huni posisi 10 di kompetisi English Premier League 2019-2020. The Lilywhites berhasil kumpulin 17 point di kompetisi English Premier League 2019-2020.

The Lilywhites berhasil kumpulin 21 gol, kemasukkan 19 gol di kompetisi English Premier League 2019-2020. The Cherries huni posisi 11 di kompetisi English Premier League 2019-2020. The Cherries berhasil kumpulin 16 point di kompetisi English Premier League 2019-2020. The Cherries berhasil kumpulin 16 gol, kemasukkan 17 gol di ajang English Premier League 2019-2020.

Harry Kane sukses mengumpulkan 7 gol bersama The Lilywhites di ajang English Premier League 2019-2020. Son Heung Min berhasil kumpulin 4 gol bersama The Lilywhites di ajang English Premier League 2019-2020. Son Heung Min berhasil kumpulin 4 assist bersama The Lilywhites di ajang English Premier League 2019-2020. Serge Aurier berhasil kumpulin 2 assist bersama The Lilywhites di ajang English Premier League 2019-2020.

Prediksi Liga Inggris – Callum Wilson berhasil kumpulin 5 gol bersama The Cherries di ajang English Premier League 2019-2020. Harry Wilson berhasil kumpulin 4 gol bersama The Cherries di ajang English Premier League 2019-2020. Ryan Fraser berhasil kumpulin 3 assist bersama The Cherries di ajang English Premier League 2019-2020.  Diego Rico Salguero, Joshua King berhasil kumpulin 2 assist bersama The Cherries di ajang English Premier League 2019-2020.

5 laga terakhirnya, Tottenham Hotspur vs AFC Bournemouth :

04 Mei 2019                        : AFC Bournemouth (1) vs (0) Tottenham Hotspur.

26 Desember 2018           : Tottenham Hotspur (5) vs (0) AFC Bournemouth.

11 Maret 2018                   : AFC Bournemouth (1) vs (4) Tottenham Hotspur.

14 Oktober 2017               : Tottenham Hotspur (1) vs (0) AFC Bournemouth.

15 April 2017                      : Tottenham Hotspur (4) vs (0) AFC Bournemouth.

5 laga terakhirnya, Tottenham Hotspur :

27 November 2019          : Tottenham Hotspur (4) vs (2) Olympiakos Piraeus.

23 November 2019          : West Ham United (2) vs (3) Tottenham Hotspur.

09 November 2019          : Tottenham Hotspur (1) vs (1) Sheffield United.

07 November 2019          : Crvena Zvezda (0) vs (4) Tottenham Hotspur.

03 November 2019          : Everton (1) vs (1) Tottenham Hotspur.

5 laga terakhirnya, AFC Bournemouth :

23 November 2019          : AFC Bournemouth (1) vs (2) Wolverhampton Wanderers.

09 November 2019          : Newcastle United (2) vs (1) AFC Bournemouth.

02 November 2019          : AFC Bournemouth (1) vs (0) Manchester United.

26 Oktober 2019               : Watford (0) vs (0) AFC Bournemouth.

19 Oktober 2019               : AFC Bournemouth (0) vs (0) Norwich City.

Prediksi skor : Tottenham Hotspur (2) vs (1) AFC Bournemouth.

Prediksi pertandingan Big Match Liga Primer Inggris antara Manchester United vs Tottenham Hotspur.

Manchester United dipastikan akan mendapatkan ujian berat pada pertandingan pekan ke-10 Liga Primer Inggris. Pada pertandingan yang akan digelar di Old Trafford, Manchester United dipastikan akan menjamu Tottenham Hotspur yang merupakan salah satu tim peringkat atas.

Menjelang pertandingan nanti, Manchester United dipastikan akan mengincar 3 poin untuk bisa terus bersaing dengan rivalnya Manchester City. Dan tentu 3 poin akan sangat berguna bagi pasukan Mourinho untuk bisa terus bersaing di Liga Primer Inggris musim ini.

Sementara itu, sang tamu Tottenham Hotspur juga dipastikan akan mengincar 3 poin untuk bisa bersaing. Saat ini, Tottenham Hotspur berhasil berada di posisi ke-3 klasemen dengan hanya selisih poin dengan Manchester United yang berada di posisi ke-2 klasemen.

Dan tentu laga Big Match nanti akan sangat berpengaruh bagi kedua tim demi bisa terus bersaing di puncak klasemen bersama dengan Manchester City.

Pada 5 pertandingan terakhir Manchester United di semua kompetisi, mereka berhasil meraih hasil yang cukup memuaskan dengan meraih 3 kemenangan, 1 hasil seri dan mengalami 1 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Liga Primer Inggris, Manchester United berhasil berada di posisi ke-2 klasemen dengan meraih 20 poin dari 9 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Sementara sang tamu Tottenham Hotspur pada 5 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, mereka juga berhasil meraih hasil yang sama dengan Manchester United yaitu 3 kemenangan, 1 hasil seri dan mengalami 1 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur berhasil berada di posisi ke-3 klasemen dengan meraih 20 poin dari 9 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Pertandingan di Old Trafford nanti akan menjadi pertandingan untuk ke-187 kedua tim sepanjang sejarahnya. Dan pada 186 pertemuan terakhir, Manchester United berhasil mendominasi kemenangan dengan meraih 88 kemenangan, 48 berakhir seri dan 50 pertandingan berhasil dimenangkan oleh Tottenham Hotspur.

Sementara itu, pada 5 pertemuan terakhirnya Manchester United berhasil meraih 3 kemenangan dan 2 kemenangan berhasil diraih oleh Tottenham Hotspur.

Perkiraan susunan pemain antara Manchester United vs Tottenham Hotspur.

Manchester United:
David De Gea, Phil Jones, Chris Smalling, Luke Shaw, Antonio Valencia, Nemanja Matic, Ander Herrera, Jese Lingard, Juan Mata, Mkhitaryan, Romelu Lukaku.

Tottenham Hotspur:
Hugo Lloris, Jan Vertonghen, Alderweireld, Sanchez, Aurier, Dele Alli, Winks, Cristian Eriksen, Tripper, Son Heung-Min, Harry Kane.

Prediksi EPL antara Everton vs Tottenham Hotspur

Lanjutan Liga Inggris Premier League dipekan ini tanggal 9 September 2017 akan kembali menggelar pertandingan setelah libur sepekan dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 dimana pekan ini akan mempertemukan antara klub Everton melawan klub Tottenham Hotspur yang akan digelar di markas besar Everton yaitu Goodison Park pukul 21:00 WIB. Everton yang sedang berambisi untuk bisa masuk ke dalam urutan sepuluh besar tentunya akan mengincar untuk meraup poin penuh dipekan ini, namun tentunya tidak mudah bagi Everton untuk bisa meraup poin penuh dipekan dimana lawan mereka kali ini yaitu Tottenham Hotspur juga sedang berambisi untuk bisa masuk kedalam lima besar pada klasemen Premier League dipekan ini tentunya akan mengincar poin penuh saat bertandang ke markas Tottenham Hotspur.

 

 

Everton yang sedang berambisi untuk bisa masuk kedalam sepuluh besar pada klasemen Premier League dipekan ini harus menjamu klub Tottenham Hotspur tentunya akan menghambat ambisi dari anak asuh Ronald Koeman untuk bisa meraup poin penuh. Pada laga yang lalu saat bertandang ke markas Chelsea, Everton harus meraup kekalahan 0-2 dan harus rela untuk kehilangan poin penuh tentunya akan berambisi untuk bisa meraup poin penuh dipekan ini. Namun pelatih Ronald Koeman mengatakan bahwa tentunya tidak mudah untuk bisa mengalahkan Tottenham Hotspur untuk bisa meraup poin penuh, oleh karena itu pelatih Ronald Koeman mengatakan bahwa dirinya akan berusaha untuk mempersiapkan kembali kondisi fisik dan juga mental dari anak asuhnya agar dapat menampilkan performa terbaik mereka saat menghadapi Tottenham Hotspur demi dapat meraup poin penuh dipekan ini.

 

 

 

Dari kubu Tottenham Hotspur yang juga sedang berambisi untuk bisa masuk kedalam urutan lima besar pada klasemen Premier League dipekan ini harus menjalani laga bertandang ke markas Everton tentunya akan menjadi hambatan bagi anak asuh Mauricio Pochettino untuk bisa meraup poin penuh. Pada laga yang lalu Tottenham Hotspur yang menjamu klub Burnley harus berakhir imbang 1-1 dan harus rela untuk berbagi satu poin tentunya dipekan ini akan berambisi untuk bisa mengincar poin penuh. Pelatih Mauricio Pochettino mengatakan bahwa tidak mudah untuk mengalahkan Everton dikandangnya, oleh karena itu dirinya mengatakan bahwa akan berusaha untuk mempersiapkan kembali kondisi fisik dan juga mental dari anak asuhnya agar dapat menampilkan performa terbaik mereka saat menghadapi Everton demi dapat meraup poin penuh dipekan ini.

 

 

Prediksi Starting Line up Everton :

(GK) Joel Robles, Michael Keane, Leighton baines, Phil Jaigelka, Ashley Williams, Mason Holgate, Tom Davies, Gylfi Sigurdsson, Idrissa Gueye, Wayne Rooney, Sandro Ramirez.

 

 

 

Prediksi Starting Line up Tottenham Hotspur :

(GK) Hugo Lloris, Jan Vertonghe, Kieran Trippier, Ben Davies, Toby Alderweireld, Eric Dier, Deli Alli, Mousa Dembele, Christian Eriksen, Heung-Min Son, Harry Kane.

 

 

 

Head to Head Everton vs Tottenham Hotspur :

05-03-2017 Tottenham Hotspur 3-2 Everton

13-08-2016 Everton 1-1 Tottenham Hotspur

03-1-2016 Everton 1-1 Tottenham Hotspur

29-08-2015 Tottenham Hotspur 0-0 Everton

24-05-2015 Everton 0-1 Tottenham Hotspur

 

 

Prediksi pertandingan Premier League dipekan ini antara Everton melawan Tottenham Hotspur akan berlangsung dengan sengit dimana kedua klub sama-sama mengincar untuk bisa meraup poin penuh dipekan ini. Namun Tottenham lebih diunggulkan untuk  memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-2.

 

(R)™

Mauricio Pochettino belum terlihat sibuk dibursa transfer

Wembley – Disaat hampir semua klub mulai mendatangkan pemain baru dan melepas sebagian pemainnya hanya Tottenham Hotspur yang masih terlihat diam, Mauricio Pochettino terlihat santai dan tidak sembarangan bermanuver dimusim ini, belum ada satupun perubahan squad dibuatnya hingga saat ini selain melepas satu pemain bek sayapnya Kyle Walker.

Berposisi sebagai pemain bek kanan Kyle Walker diminati Manchester City dan ditebus dengan mahar sebesar £ 50 juta, selain itu Pep Guardiola juga sudah mendapatkan dua pemain anyar lainnya yakni Ederson dan Bernando Silva, sementara Antonio Conte tak kalah galak bermain di bursa transfermarket dimana dia sudah mendapatkan Antonio Ruediger, Alvaro Morata dan Tiemoue Bakayako sebagai armada baru Chelsea musim mendatang.

Tak ketinggalan Jose Mourinho dikabarkan sudah mengelontorkan kas management sebesar £ 75 juta demi mendatangkan Romelu Lukaku, Arsene Wenger sukses merekrut Alexander Lacazette dari Lyon dengan tebusan yang khabarnya memecah rekor pembelanjaan klub selama ini yakni £ 53 juta untuk kesepakatan kontrak kerja 5 musim kompetisi.

Jurgen Klopp dengan Liverpool juga sudah memastikan kedatangan Mohamed Salah dari As Roma dengan nilai transfer berkisar £ 50 juta untuk persetujuan kerjasama jangka panjang, lantas  semua itu tak membuat pelatih berdarah Argentina ini bergeming dan takut bersaing ketika dirinya merasa yakin dengan armada yang dimilikinya saat ini.

Bagi Pochettino tak harus mendapatkan pemain dengan harga jor-joran untuk membentuk squad idaman yang mampu bersaing diketatnya panggung Premier League, dia optimis dengan filosofinya dan fokus mengembangkan kemampuan para pemain muda yang banyak dimilikinya semua medan berat dapat dilaluinya dengan lancar.

“Filosofi adalah yang paling utama dalam hal membangun sebuah klub tangguh, selain itu menggali kemampuan para pemain muda adalah layaknya mengasah sebuah batu permata menjadi berharga, kami lalui beberapa musim ini dengan pengembangan positive yang terlihat grafik jauh meningkat, saya lebih suka mencetak pemain bermutu dari pada merekrut pemain yang sudah memiliki nama beken selama ini” ucap Pochettino.

Berkomentar tentang pemain baru pelatih yang masih terbilang muda ini tak memastikan kalau dirinya tidak akan merekrut beberapa pemain nantinya, hanya dirinya kini lebih fokus untuk melanjutkan squad yang sudah dibentuknya itu untuk lebih tajam dan fokus lagi dimusim mendatang, apalagi mereka kini disibukkan dengan berpindah kandang ke Wembley musim ini saat White Hart Lane ‘rumah’ mereka sedang di renovasi.

“Saya lihat tim-tim pesaing semua sedang sibuk mempersiapkan diri dengan menginvestasi pemain-pemain pilihan mereka, tapi saya tidak kehilangan kepercayaan diri terhadap pasukan Spurs yang sudah saya bangun selama ini, kami masih memiliki banyak pemain muda yang dibesarkan di akademi kami sendiri dan saya akan memaksimalkan itu semua nantinya” tambah Pochettino.

 

 

 

 

Tottenham Hotspur siap kembali jajaki Liga Champions

Barclays – Kiprah The Lilywhites diliga domestik semakin membaik dibeberapa musim terakhir ini, mereka yang jarang akhiri musim kompetisi mengisi posisi 3 besar dalam 2 musim terakhir telah sanggup mendongkrak martabat klub, musim 2015-16 silam mereka mampu meduduki posisi ketiga sedang dimusim yang baru selesai mereka naik satu level menduduki peringkat runner-up.

Mental squad asal kota London ini diakui sudah semakin membaik dalam persaingan di kompetisi liga domestik, namun sayang sekali ketika berbicara diskala lebih luas diajang persaingan antar klub-klub Eropa mereka masih tertinggal jauh.

Musim lalu ketika bertarung di pentas Liga Champions The Spurs sempat difavoritkan akan lolos dari fase group dimana mereka berada satu atap dengan As Monaco, CSKA Moscow dan Bayern Leverkusen, namun dalam perjalanan mereka gagal menempatkan diri untuk melangkah lebih jauh kala mereka kalah saing dengan dua hasil kekalahan justru dikandang sendiri.

Tercampakkan dari persaingan di Liga Champions mereka kemudian berlaga dikasta kedua yakni Liga Eropa, tak berbeda jauh dengan nasib di Liga Champions mereka tak mampu bertahan dan bahkan langsung kembali tersungkur dibabak 32 besar, jaya dan gemilang di Premier League tak menjamin kalau mereka mampu bersaing dipanggung Eropa.

Sebagai salah satu klub yang cukup tua dengan sejarah perjalanan panjang di liga Inggris Spurs terbilang miskin prestasi, tercatat mereka baru pernah 2 kali memenangkan gelar Jawara Premier League yakni ketika dimusim kompetisi 1950-51 dan 1960-61, lantas mereka pernah menangkan 8 kali Piala FA 4 kali Piala Liga Inggris dan 7 kali Piala Charity Shield/Community Shield, diajang Eropa mereka pernah sekali menangkan UEFA Winner’s Cup (1962-63) dan dua kali untuk Piala Liga Eropa (1971-72, 83-84).

Mantan bek Spurs William Gallas menilai kalau bekas klub yang pernah dibelanya itu sedang bertransisi, menurutnya fase ‘pendewasaan’ ini adalah fase yang wajar-wajar saja untuk dilalui para pemain The Lilywhites yang terbilang banyak diisi para pemain-pemain muda yang masih minim pengalaman saat ini.

“Memang sayang apa yang terjadi dimusim lalu, Spurs gagal total diajang persaingan Eropa, pengalaman dan jam terbang yang masih jauh dibanding para pesaing adalah faktor utama kegagalan, tapi tidak mengapa seiring waktu berjalan mereka akan semakin kokoh dengan ditempa pengalaman pertandingan yang akan semakin beragam untuk mereka” ucap William Gallas.

Menurut Gallas perbandingan antara squad Spurs ketika dia masih aktif sebagai pemain dahulu dengan tim Mauricio Pochettino saat ini adalah pengalaman bertandingan, berposisi sebagai center bek pria kelahiran Asnieres-sur-Seine Francis 39  tahun lalu ini sempat membawa Spurs melangkah hingga kebabak perempatfinal Liga Champions dimusim 2010-11 ketika itu.

Jelang pergantian musim baru Tottenham Hotspur pastinya sudah siap untuk bergelut dibursa transfermarket untuk memperkuat armada, sebagai langkah persiapan untuk tidak lagi terulang kegagalan mereka di ajang Liga Champions sebagaimana yang mereka alami musim silam, kabarnya nama Chris Smalling, Keita Balde, Mateo Kovavic sampai Ricardo Pereira sudah ada ditangan sang pelatih asal Argentina Mauricio Pochettino.

 

Peta Premier League dipekan ke 36

Barclay’s – Persaingan di ajang Premier League Inggris musim 2016-17 sudah mendekati garis finish, dipekan ke 36 Chelsea yang baru akan berlaga dini hari esok 9 mei 2017 sudah mengumpulkan 81 point berjarak 4 point dari Tottenham Hotspur yang terus berupaya untuk menyalip, masih ada 4 pertandingan lagi tersisa bagi The Blues untuk memastikan diri menjadi jagoan di Barclay’s musim ini.

Terpantau kalau langkah pasukan Antonio Conte untuk menjuarai kompetisi takkan terbendung lagi, satu demi satu pesaing terdekat mereka tersandung jelang akhir pekan penentuan, The Spurs dipertandingan terakhir tak mampu meraih point ketika mereka gagal petik kemenangan di Boleyn Ground markas West Ham United.

Kehilangan nilai membuat perburuan mereka dengan Chelsea sementara tertahan, jika Chelsea mampu membendung Middlesbrough di Stamford Bridge dini hari esok dan memetik angka kemenangan 3 point penuh, maka mimpi Mauricio Pochettino untuk memburu gelar juara bagi Tottenham Hotspur tampaknya sudah akan selesai.

Sementara Manchester City yang baru saja menang telak dikandang ketika berhasil mengkandaskan Crystal Palacce dengan score telak 5-0, terus menabur genderang perang dengan Liverpool yang dipekan bersamaan gagal menambah point kemenangan penuh ketika menjamu Southampton di Anfield Stadium.

Tambahan 1 point hasil laga imbang membuat Liverpool kini harus kembali berjuang demi bersaing dengan Manchester City memperebutkan tiket menuju kepanggung Liga Champions musim depan, keduanya kini menyimpain 69 point yang sama dan Liverpool harus mengalah untuk duduk diposisi keempat ketika perolehan selisih goal keduanya menjadi penentu.

Ketika Jurgen Klopp dihadapkan dengan kondisi saat ini dirinya tak lagi menampik kalau dia butuh suntikan beberapa pemain untuk mempertajam squad racikannya, sebelumnya dirinya pernah berucap kalau tidak lagi membutuhkan pemain-pemain baru untuk direkrut, namun ketatnya persaingan membuat dirinya berubah pikiran.

“Pada awalnya saya tidak tertarik untuk mendatangkan pemain jika mereka hanya mengincar Liga Champions dengan seragam The Reds, karena kami berkompetisi bukan hanya disatu gelanggang dan itu harus disadari sepenuhnya, saya hanya ingin mendapatkan tenaga yang siap untuk bertempur disegala medan tanpa terkecuali dan itu yang jadi prioritas saya sekarang” ucap mantan manager Dortmund itu.

Setelah menjalani satu musim kompetisi penuh, Klopp semakin siap untuk melangkah kejenjang yang lebih tinggi bersama armadanya, diapun sudah membuat list nama pemain yang ingin dia dapatkan dibursa transfer musim panas mendatang, kabarnya nama Cesc Fabregas (Chelsea), Alex Olade-Chamberlain (Arsenal), Isco ( Real Madrid), Virgil Van Dijk (Southampton) ada dalam daftar tersebut.

Bermuatan sama point kekuatan dua kubu antara pasukan yang dimotori Pep Guardiola dengan Jurgen Klopp akan terus menjadi sorotan penuh hingga kefinish musim kompetisi, siapakah diantara kedua tim yang akan lolos murni kepersaingan Liga Champions musim depan hanya akan ditentukan dalam 3 pertandingan tersisa.

Sementara diposisi kelima bertengger armada The Red Devils yang dipertandingan terakhir gagal memetik point tambahan dimarkas The Gunners, Jose Mourinho terpaksa harus mengakui kekuatan armada Arsene Wenger ketika gawang David De Ge harus kebobolan 2 kali oleh goal yang dicetak masing-masing oleh Granit Xhaka (54’) dan Danny Welbeck (57’).

Manchester United berada diposisi kelima dengan perolehan 65 point, walaupun gagal memetik kemenangan atas Arsenal mereka masih nyaman berada satu level diatas Arsenal yang baru mengumpulkan 60 point usai pertandingan terakhir.

 

Mauricio Pochettino akan terus ganggu konsentrasi Chelsea

Spurs – Mauricio Pochettino katakan kemungkinan timnya raih gelar dimusim ini bukan lagi berada ditangan anak-anak The Lilywhite, namun pelatih asal Argentina itu sebut kalau semuanya lebih tergantung kepada sebagaimana solitnya kubu rival mereka Chelsea, panteng diposisi puncak dengan 69 point disisa 8 pertandingan menuju kefinish musim kompetisi, The Blues yang unggul 7 point dari Spurs tampaknya sudah menginjak satu kaki kepodium kejuaraan.

Faktor yang mendukung adalah stabil dan solid nya para pemain Antonio Conte sepanjang musim kompetisi bergulir, 30 pertandingan berlalu The Godfather asal Italia ini berhasil persembahkan 23 hasil laga kemenangan untuk Si Biru dengan hanya kalah sebanyak 4 kali dan bermain imbang untuk 3 kali, mereka tampil dengan beringas dan sangat sulit untuk dapat ditaklukkan dan rasa-rasanya langkah mereka menuju juara tak terbendung lagi.

Sikap pasrah yang ditunjukkan pria kelahiran kota Murphy Argentina 45tahun silam ini tak terlalu berlebihan, mereka hanya akan mampu meraih gelar jika mereka terus mampu pertahankan eksistensi kemenangan dan disisi lain Chelsea terpeleset dalam perjalanan 8 pertandingan tersisa.

“Saya rasa saat ini beban tidak berada dipundak kami, kami sedikit bermain santai ketika kami berada diposisi penantang, kemenangan regular dari kami adalah senjata kami saat ini untuk menteror para pemain The Blues, apa yang harus kami semua lakukan adalah motivasi untuk terus pertahankan perform terbaik, dengan memasang kacamata kuda kami akan terus bertarung hingga dihari terakhir musim” ucap Pochettino.

Spurs akan terus mengobarkan ‘bendera perang’ hingga keakhir musim kompetisi itu lah yang dijanjikan Pochettino, setidaknya Chelsea harus menjalankan 6 pertandingan tanpa kehilangan nilai guna mempertahankan status yang sudah mereka raih saat ini dan pastikan diri merebut juara Premier League musim ini, pekerjaan yang tampaknya mudah diucapkan namun tidak semudah itu dipraktekkan.

“Tentunya akan menjadi sebuah pukulan telak jika mereka yang sudah terlihat berdiri dipintu dagelan juara Premier League ternyata harus gagal pada akhirnya, semua hal mungkin saja terjadi didunia sepakbola dan saya tidak ragu dengan itu” tambah mantan pelatih Southampton itu.

Usai menaklukkan Manchester City 2-1 dipertandingan terakhir di Stamford Bridge akhir pekan baru lewat, dipertandingan akhir pekan ini Chelsea akan menyeberang kemarkas besar Bournemouth di Vitality Stadium, hadapi klub yang kini nangkring dianak tangga ke 13 dalam klasemen sementara Antonio Conte pesankan para pemainnya untuk tidak bermain-main dan pastikan membawa pulang point kemenangan.

“Mereka bukan tim lemah, mereka selalu saja dapat menyusahkan terutama ketika bermain dikandang sendiri, tak ada kata laga mudah bagi kami karena setiap pertandingan akan sangat bernilai untuk menjadi penentuan layaknya kami menyandang predikat juara Premier League atau tidak” ungkap Conte.

Dipekan yang sama Tottenham Hotspur akan membuka pertandingan dengan menjamu Watford di White Hart Lane Stadium, tak ingin kehilangan nilai dimoment penting Pochettino serukan kepada anak-anaknya untuk bermain terbuka dan agresif demi mencari goal kemenangan secepatnya.

 

 

Mauricio Pochettino menunjukkan kelasnya kalahkan Chelsea

Spurs – Pekan pertandingan ke 20 sudah berlalu Leicester City sang juara bertahan musim lalu masih bergelut dengan permasalahan mereka untuk bangkit, bermain dikandang Middlesbrough mereka harus puas dengan membawa 1 point pulang hasil pertandingan imbang tanpa goal, begitu juga dengan Liverpool yang ditahan imbang Sunderland di Stadium of light dengan score 2-2.

Manchester City berhasil menang atas Burnley dengan score 2-1 begitu juga tetangga mereka Manchester United berhasil ungguli West Ham United dalam laga kunjungan ke Boleyn Ground, sedangkan Arsenal yang berkunjung kemarkas Bournemouth harus bersusah payah untuk menetralkan keadaan, kebobolan 3 goal dari Charlie Daniels (16’) Callum Wilson (pen 21’) Ryan Fraser (58’) para pemain The Gunner pada akhirnya berhasil membalas melalui goal dari Alexis Sanchez (70’) Lucas (75’) dan Oliver Giroud (injury time).

Partai paling menarik dan menyedot perhatian adalah pertandingan bigmatch antara Tottenham Hotspur vs Chelsea, dikandang Spurs segala impian Antonio Conte dan armadanya untuk pertahankan rantai kemenangan terputus, 2 goal membobol gawang Thibaut Courtois masing-masing dimenit ke 45 & 54 dimana kedua goal tersebut dicetak oleh Bamidele Alli.

Hadapi Chelsea pelatih asal Argentina Mauricio Pochettino menyiapkan formasi 3-4-2-1 yang mana terlihat kalau Pochettino tidak ingin memberi peluang kepada para pemain depan The  Blues untuk bergerak leluasa, dan dalam pertandingan ini Antonio Conte memasang squad 3-4-3 sebagaimana kebiasaannya, sama-sama memasang 3 pemain belakang keduanya memiliki perbedaan dalam hal membangun serangan, jika Chelsea terlihat lebih santai maka Spurs selaku tuan rumah bermain lebih agresif.

Dengan squad full team keduanya menampilkan pemain terbaik dalam laga ini, walau bermain dengan 3 bek Spurs mampu menampilkan permainan apik dan tak memberikan peluang kepada para penyerang lawan untuk bergerak bebas,  total pressing football yang ditunjukkan dimana pemain diposisi gelandang diberi peran lebih untuk membantu kelancaran bola menuju kegaris depan kemudian ikut turun bertahan kala serangan balik berlaku.

Danny Rose, Kyle Walker sebagai gelandang sayap berperan aktif dan selalu dapat membantu kala bertahan ataupun menyerang dibantu Bamidelle Alli dan Christian Eriksen inilah kelebihan dan rahasia sukses taktik Pochettino, rajin menjemput bola itu adalah taktik berikutnya yang mengantarkan Spurs mengungguli taktik permainan yang diterapkan mantan pelatih Juventus pada laga dini hari tadi 5 january 2017.

N’Gola Kante juga Nemanja Matic dibuat tak berkutik oleh permainan pressing yang diterapkan, setiap kali menguasai bola mereka langsung dipepet oleh para pemain Spurs yang tak membiarkan mereka berlama-lama menguasai bola dan mengukur tembakan untuk mengirim umpan kerekan lainnya, praktis dengan taktik begini para pemain Chelsea yang lebih mengandalkan permainan individu mati kutu tak berkutik dan sering kehilangan bola.

‘Diganggu’ dengan cara begini permainan yang direncanakan Antonio Conte menjadi terganggu, sebagaimana biasanya Chelsea selalu sangat tergantung dengan dua pemain sayapnya dalam upaya membobol gawang lawan, namun pergerakan keduanya dalam laga ini berhasil dilumpuhkan.

Harry Kane yang pastinya dijadikan target pengawalan ketat bermain cerdas dan tidak egois, sebagai pemain kunci didepan tak terlihat dia melakukan upaya shooting kegawang lawan sepanjang pertandingan, selain mengganggu konsentrasi ketiga bek Chelse dirinya lebih banyak membuat operan-operan dan membiarkan Bamidele Alli menggantikan posisinya dan 2 goal pun dilahirkannya untuk memenangkan Spurs dan menghentikan mimpi Chelsea pertahankan record tak terkalahkan.

Sukses The Blues dalam 13 laga terakhir yang mana terkenal dengan strategi serangan balik cepat tak bisa berkerja dengan baik ketika dihadapkan dengan gaya permainan full pressure yang ditawarkan Mauricio Pochettino, banyak umpan-umpan lambung jauh mematikan yang langsung mengarah ke wilayah kotak penalty lawan terlahirkan, 2 goal dari Alli terjadi berawal dari operan serupa.

Hasil pertandingan ini seakan membawa pesan special dari pelatih asal Argentina Pochettino kepada para rivalnya agar tidak menganggap remeh mereka, bahkan strategi luarbiasa dari seorang pelatih sekelas Antonio Conte yang sudah merajut 13 kemenangan tak putus tak berkutik dan mampu dipatahkannya dengan mudah olehnya.

 

Diego Costa siap memenangkan Chelsea di White Hart Lane

Spurs – Jelang bigmatch derby London dipekan ke 20 antara Tottenham Hotspur vs Chelsea yang akan berlangsung dini hari 5 january 2017, selain memuncaki klasemen sementara saat ini Chelsea dalam kondisi kepercayaan diri tinggi dengan 13 kali kemenangan beruntun, tentunya Antonio Conte dan armada Si Biru akan berupaya untuk meneruskan moment kemenangan berkelanjutan ini dan membawa pulang 3 point kemenangan dari White Hart Lane.

Tapi pastinya Harry Kane dkk tak akan dengan mudah membiarkan pasukan Conte mengobrak-abrik markas mereka sesuka hati dan lagi ini adalah laga bergengsi yang akan menunjukkan siapa tim terbaik di kota London, terlebih saat ini Spurs yang berada diposisi kelima dengan 39 point berselisih tipis dengan Arsenal (40) dan Manchester City (42) diatas mereka sedang berusaha untuk mengejar posisi dipeta klasemen.

Keduanya memiliki hasrat menang yang besar dengan atmosfer berbeda, Chelsea yang masih memiliki sisa satu pertandingan siap menangkan pertandingan dan pertahankan moment panjang kemenangan mereka serta memperkuat posisi dipuncak klasemen, sementara Spurs berkepentingan menggeser posisi mereka ditambah keuntungan sebagai tuan rumah.

Diego Costa yang sedang membara dibawah asuhan Antonio Conte berkicau di website resmi The Blues “Mereka (Spurs)adalah klub yang kuat dan solid, kami semua sangat bersemangat ketika berkesempatan untuk menguji mereka apalagi di kandang mereka, memenangkan pertandingan adalah hal paling sempurna yang akan kami rasakan“.

Walau demikian top scorer Si Biru saat ini Diego Costa dengan 15 goal sejauh 19 pertandingan khususnya di Premier League berlalu tak berani menganggap remeh kekuatan pasukan Mauricio Pochettino.

“Saya yakin pertandingan tidak akan berlangsung dengan mudah, mereka adalah tipe tim pekerja keras yang pantang menyerah, kami hargai semangat mereka tapi kami juga punya kepentingan untuk meneruskan laju kemenangan jadi maaf saja kami tidak akan berhenti sebelum kami mencetak goal kegawang mereka, kami pastikan kalau kami kesana untuk menang dan membawa pulang 3 point” lanjutnya.

Dari jejak 10 pertandingan terakhir antara Tottenham Hotspur dengan Chelsea tercatat kalau Chelsea lebih mendominasi dengan 5 kali menang sedang Spurs hanya pernah menang 1 kali saja dengan sisa 4 laga lain berakhir imbang.

Sedangkan dari catatan 6 pertandingan terakhir kedua tim kembali Chelsea terlihat sedang dalam kondisi perform terbaik tanpa kekalahan ataupun pertandingan imbang, sedang Spurs mengisi 6 pertandingan terakhir dengan 5 kemenangan dan 1 hasil pertandingan seri atau sama kuat.

Laga ini sangat berpeluang besar berakhir dengan hasil sama kuat, namun semangat Chelsea dan Spurs juga strategi yang akan dipasang kedua pelatih akan menjadi penentuan hasil pertandingan sesungguhnya dini hari esok 5 january 2017.