Asa Treble Winners juventus masih terjaga

Turin – Juventus memang memiliki record tandang buruk ketika bermain di Olimpico Stadium melawan pasukan Serigala dari ibukota, rekam jejak dari 6 pertandingan dimarkas As Roma tercatat kalau mereka Cuma pernah menang 1 kali saja, tak heran dipertandingan terakhir pasukan Luciano Spalletti seakan tak ingin membiarkan Juventus memastikan diri raih scudetto melalui tangan mereka.

Hasil pertandingan 3-1 dikota Roma dini hari 15 mei 2017 untuk sementara menunda La Vecchia Signora berpesta merayakan kemenangan mereka diajang Serie A berturut untuk keenam kalinya, sementara dengan tambahan 3 point kemenangan menarik posisi As Roma menjadi semakin kokoh diposisi runner-up dengan 81 point.

Berselisih 4 point saat ini dengan Juventus masih membuka kemungkinan bagi gerombolan kota Roma untuk terus bersaing walaupun sepertinya sudah mustahil didapat, disisa dua pertandingan armada Luciano Spalletti akan bertandang ke kandang Chievo kemudian berhadapan dengan Genoa, sedang Bianconeri akan menjamu Crotone dan kemudian bertandang kemarkas Bologna.

Hanya butuh satu kemenangan lagi Massimiliano Allegri sudah berhasil antarkan The Old Ladys kembali raih scudetto sekali lagi secara beruntun, menghadapi Crotone sepertinya langkah klub asal kota Turin ini takkan terbendung lagi, namun ini adalah sepakbola yang semuanya masih memerlukan pembuktian dilapangan pertandingan yang juga semuanya bisa saja terjadi.

Kekalahan di Olimpico Stadium dipertandingan terakhir masih sangat masuk akal ketika banyak pemain inti yang diistirahatkan Allegri jelang persiapan menyambut laga final Coppa Italia yang akan berlangsung pertengahan pekan esok, dini hari 18 mei 2017 di Juventus Stadium Lazio siap menjadi penantang bagi Gonzalo Higuain untuk berebut Piala Coppa Italia.

“Ini bukan masalah bukan tim inti atau tim lapis dua atau tiga yang bermain, tapi saya katakan kalau lengah menjadi kata kunci kekalahan dipertandingan ini, anda dapat melihat ketika kami diimbangi Atalanta lantas Torino dan kekalahan tadi, ada sesuatu yang hilang dalam jiwa permainan yaitu konsentrasi” ujar Allegri usai pertandingan.

Ini adalah kali ketiga Juventus kehilangan point-point penting ditiga pertandingan terakhir, mereka terpaksa berbagi 1 point dengan Atalanta dan Torino sebelum kemudian mereka harus kehilangan point penting dikandang As Roma, pelatih berusia 47 tahun ini hanya ingin mengingatkan kepada seluruh armadanya untuk dapat mengoreksi kesalahan dan kelalaian yang sudah mereka perlihatkan akhir-akhir ini.

Belum terlambat memang karena saat ini Juventus masih on the track untuk meraih treble winner dimusim ini, walau terus dapat hasil kurang memuaskan di Serie A tapi hampir dapat dipastikan kalau mereka akan mengunci scudetto diakhir pekan mendatang ketika menjamu Crotone, lantas Coppa Italia sudah didepan mata ketika mereka akan meladeni Lazio dan kemudian Liga Champions mereka tinggal menanti hari penentuan tiba ketika sudah memastikan diri berada dipartai final menantang Real Madrid.

 

Piala Serie A dan Coppa Italia dikawinkan di Turin

Juventus – Kemenangan scudetto yang sudah dikunci semenjak pekan ke 31 di Serie A Italia, baru dirayakan oleh seluruh panggawa Bianconeri dipertandingan tadi malam ketika mereka merenguh kemenangan atas Napoli di Juventus Stadium, 3-1 adalah hasil akhir kemenangan Juventus atas Napoli 23 mei 2015 dini hari, pertandingan kandang terakhir bagi pasukan Allegri dirayakan dengan mengarak trophy Serie A keliling lapangan Juventus Stadium.

Sebagai bentuk perayaan hasil sukses musim ini kedua trophy baik Coppa Italia ataupun trophy Serie A diarak bergandengan, Allegripun ikut larut dalam perayaan yang digelar usai kemenangan atas Napoli bersama para laskar dan keluarga dilapangan rumah mereka sendiri, “Perayaan yang sempurna, kami dalam waktu bersamaan bisa menghaturkan rasa terima kasih kami kepada seluruh keluarga, fans, tifosi setia kami yang selalu mendukung kami, kami sukses karena mereka semua” tutur Allegri.

Dengan akhir yang indah di Serie A ini Allegri memberikan kado istimewa kepada seluruh laskarnya untuk menikmati hasil jerih payah mereka dengan berlibur, sebelum kemudian mereka harus kembali mempersiapkan diri untuk sebuah lagi pencapaian sempurna untuk di raih yakni piala Liga Champion, 3 hari libur penuh untuk seluruh panggawa menikmati hari-hari santai bersama keluarga.

“Harga yang pantas didapat oleh seluruh pemain dan staff yang terlibat dalam keberhasilan ini, hasil jerih payah yang patut untuk dihargai, saya membiarkan semua pemain untuk berpesta pora  tapi setelah 3 hari ini saya inginkan mereka untuk kembali ke basecamp latihan untuk memulai lagi latihan untuk menyongsong pertandingan terberat guna meraih trophy ketiga kami, 6 juni kami harus sudah kembali kelapangan dan menyapa Barcelona” tegas Massimiliano Allegri.

Kini perhatian Allegri tidak lagi terpecah kekompetisi lain selain Liga Champion, di Serie A mereka hanya menyisakan 1 jadwal pertandingan, Allegri pasti sudah tau apa yang harus dikerjakannya ketika pertandingan terakhir di Serie A dimana mereka akan menghadapi perlawanan Verona hanya berjarak 5 hari dari jadwal pertandingan Liga Champion.

Berada dalam kondisi prima para panggawa si Nyonya Tua inipun sudah sangat siap untuk menghadapi kekuatan pasukan Luis Enrique, modal dua piala ditangan dan kini memburu piala ketiga akan menjadi motivasi tersendiri untuk anak-anak Turin ini, namun tak kalah menariknya adalah kondisi di kubu anak-anak Catalan yang tak jauh berbeda mereka juga sedang menyongsong piala kedua mereka diakhir bulan 30 mei 2015 ini ketika Copa del Rey akan meyapa mereka, bedanya Juventus sudah selangkah menggendong trophy kedua Barcelona baru akan berjuang untuk piala kedua mereka.

 

 

 

Prediksi peta klasemen sementara Serie A Italia pekan 32

Judi bola online – Pekan ke 32 Serie A Italia akan bergulir akhir pekan nanti, beberapa pertandingan menarik akan menghias kaca televisi dan menghibur para penggemar sepakbola tanah air, dimulai dari perjalanan Ac Milan kekandang Udinese (25 April 2015) lalu Derby panas antara Juventus kontra Torino kemudian Inter Milan versus As Roma yang sedang dalam performa menurun lantas Lazio yang sedang berusaha memperkokoh posisi mereka di runner-up akan menjamu Chievo.

Armada Bianconeri yang sedang mulus melaju menuju scudetto setidaknya membutuhkan 2 pertandingan kemenangan disisa 7 laga yang akan mereka lakoni guna memastikan trophy Serie A keempat mereka boyong dimusim kompetisi 2014-2015 ini, kemenangan atas rival sekota mereka akhir pekan ini menjadi mutlak hukumnya bagi mereka guna memastikan lengkah menuju kepentas juara Serie A.

Juventus sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi setelah mereka memastikan langkah mereka menuju kebabak semifinal tadi malam dengan Aggregate 1-0 atas As Monaco di Liga Champion, La Vecchia Signora baru kembali kepentas Eropa semenjak terakhir sekali mereka perlihatkan di tahun 2003, track record pertemuan kedua rival sekota ini menunjukkan dominasi kemenangan oleh armada Allegri dimana dalam 7 laga terakhir tak pernah sekalipun Torino memetik hasil kemenangan dari Juventus.

Sedangkan untuk As Roma yang kini sedang memperjuangkan posisi runner-up mereka dari sodokan Lazio harus menjalankan laga berat bertandang ke Giuseppe Meazza meladeni pasukan Roberto Mancini, Nerazzurri kini berada diposisi ke 10 dengan 42 point dan mereka harus mencari 8 point guna mengejar posisi top five yang kini sedang diisi oleh Sampdoria, sebuah misi yang sulit tercapai namun tetap harus dicoba disaat kesempatan masih terbuka untuk mereka.

Lazio yang musim ini tampil apik dengan berhasil menyodok keurutan runner-up akan berkompetisi dengan As Roma di akhir pekan ini, mereka akan menjalankan laga yang jauh lebih mudah ketimbang As Roma yang harus menyebrang ke markas Inter Milan, akhir pekan ini Lazio akan menjamu tim papan bawah Chievo, jelas kalau hitung-hitungan gampangnya Lazio akan mampu mengatasi Chievo dan memperkokoh posisi mereka dari kejaran As Roma.

Agen bola terpercaya – Partai seru terakhir di Giornata ke 32 ini adalah persaingan ketat antara Napoli dan Sampdoria, Napoli berada diurutan keempat sementara Sampdoria yang terselisih 3 point berada satu level dibawah mereka diurutan kelima klasemen sementara Serie A saat ini, keduanya akan berjuang memastikan posisi mereka sementara Fiorentina juga tak ketinggalan mengintip diposisi keenam dengan ketinggalan 1 point saja dari Sampdoria dan mereka dipekan ke 32 ini akan menghadapi lawan enteng Cagliari dalam sebuah laga kandang.

 

 

 

 

As Roma mengincar scudetto Serie A membayangi Juventus

Agen bola taruhan – Rudi Garcia diyakini akan mampu mendekati Juventus dan bahkan menjadi pesaing terdekat si Nyonya Tua musim ini, ketika mereka mlakukan aktifitas luar biasa di bursa transfer pemain musim panas ini Giallorossi diyakini akan menjadi sebuah klub yang disegani, menjadi salah satu favorite tim yang akan mencapai Scudetto dimusim 2014-2015 ini selain Juventus yang pada musim lalu juga sudah hampir dapat mereka lalui, finish menjadi runner-up dibawah Juventus musim lalu membuat mereka melakukan peningkatan armada ketika memasuki musim anyar ini.

Komentar bek Andrea Barzagli dari klub Juventus ‘ Mereka akan menjadi pesaing terberat dikompetisi Serie A kali ini, mereka melakukan pembelanjaan yang bagus di musim ini, kini dengan squad yang lebih hebat dari pada musim lalu pastilah akan membuat setiap kontestan akan semakin berat melawan mereka’ komentar ini tidaklah mengada-ada mengingat tampilan mereka diawal kompetisi telah memakan korban, nilai 3 point mereka dapat saat mengkandaskan La Viola Fiorentina dengan score 2-0.

Pekan ini serieA sedang istirahat karena aktifitas kualifikasi untuk Piala Eropa sehingga peserta liga Eropa disibukkan oleh kegiatan memperkuat timnas masing-masing, akhir pekan depan Serigala Merah akan bertandang kekandang Empoli dan tampaknya mereka akan melanjutkan kesuksesan dengan menambah 3 point lagi dalam pundi tabungan klasemen mereka, memang tahun ini persaingan semakin ketat dimana setiap klub-klub terutama yang raksasa seperti Juventus, Ac, Inter, Fiorentina berlomba-lomba mengisi armada mereka.

Agen bola – Pembelian panggawa baru untuk memperkuat squad mereka tidak luput dari kepadatan jadwal mereka ketika dimusim ini mereka disibukkan dengan jadwal kompetisi Piala Champion, beberapa pemain yang ditangkan bukan pemain kacangan sebut saja Ashley Cole (Chelsea), Juan Iturbe (Verona), Seydou Kieta (Valencia) berhasil didaratkan ke Olympico Stadium, memang sangat beralasan kalau Juventus haruslah lebih berhati-hati terutama ketika mereka harus kehilangan Antonio Conte dikursi kepelatihan Juventus.

Inter Milan, Ac Milan, Fiorentina bahkan Napoli berlomba lomba untuk memperketat persaingan dengan pengisian armada baru dalam perajurit mereka, tampaknya dimusim kompetisi 2014-2015 setiap tim bisa saja membahayakan dan belum bisa meraba siapakan yang kira-kira akan dijadikan favorite terkuat scudetto lembar baru Serie A kali ini, dipekan pertama klub-klub raksasa seperti Ac, Juventus, Roma, Napoli, Udinesse bahkan Cesena berhasil lolos sempurna dengan 3 point tabungan kemenangan.