Hasil pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United vs Newcastle United.

Manchester United akhirnya berhasil kembali meraih kemenangan di Liga Primer Inggris. Pada pertandingan di Old Trafford ini, Manchester United berhasil meraih kemenangan memungkinkan atas tamunya Newcastle United dengan skor 4-1. Hasil ini jelas terbilang sangat mengejutkan mengingat Manchester United yang terlebih dahulu tertinggal dan berhasil bangkit dengan menciptakan 4 gol pada pertandingan ini.

Sejak awal pertandingan, Manchester United sudah berhasil mendominasi jalannya pertandingan. Mereka langsung bermain terbuka dan berhasil menciptakan peluang emas di awal pertandingan.

Namun, Manchester United justru harus kebobolan terlebih dahulu setelah terus melakukan serangan. Di menit ke-14, Dwight Gayle berhasil mencetak gol lewat tendangan mendatar yang masuk ke sisi kanan gawang De Gea. Sang pemain berhasil mencetak gol setelah memaksimlakan umpan tarik yang diberikan oleh DeAndre Yedlin. Skor pun berubah menjadi 1-0.

Di menit ke-19, Murph hampir berhasil menggandakan keunggulan Newcastle United. Namun, tendangan mendatar sang pemain masih melebar disisi kanan gawang De Gea meski tak bisa digapai oleh sang kiper.

Pada menit ke-25, Romelu Lukaku berhasil mendapatkan umpan matang dari Lindelof yang mengarahkan bola ke kepala sang pemain. Namun, sundulan Lukaku masih belum maksimal dan hanya berbuah tendangan gawang bagi Newcastle United.

Martial akhirnya berhasil membuat publik Old Trafford bergemuruh setelah dirinya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-38. Sang pemain berhasil memaksimalkan umpan crossing yang diberikan oleh Pogba dengan sundulannya yang tak bisa digapai oleh kiper Newcastle. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Di pengujung pertandingan babak pertama, Smalling akhirnya berhasil membuat para pemain Old Trafford bergairah setelah dirinya berhasil mencetak gol. Sang pemain berhasil membalikkan kedudukan setelah mendapatkan umpan manis yang diberikan oleh Young, Smalling yang berada di posisi tepat pun langsung menyundul bola dan membuat skor berubah menjadi 2-1 dan berakhir hingga babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, Manchester United kembali berhasil mendominasi jalannya pertandingan. Mereka kembali bermain dengan sangat menakan dan lebih berani bermain terbuka.

Pogba akhirnya berhasil membalas cedera yang dialaminya beberapa waktu lalu dengan sebuah gol untuk United. Sang pemain berhasil dengan sangat tenang mencetak gol didepan gawang Newcastle setelah mendapatkan umpan sundulan dari Rashford. Skor pun berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Setelah berhasil unggul 2 gol atas sang tamu, United tetap  memainkan permainan menyerang demi bisa kembali mendapatkan gol.

Dan pada menit ke-70, Romelu Lukaku akhirnya berhasil menjawab kritikan kepada dirinya lewat sebuah gol yang berhasil ia cetak. Sang pemain berhasil mencetak gol lewat tendangan kerasnya di dalam kotak penalty setelah menerima umpan dari Juan Mata. Skor pun berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan Manchester United.

Ibrahimovic yang dirumorkan akan bermain di bulan Desember akhirnya diturunkan pada pertandingan ini. Sang pemain berhasil pulih lebih awal demi bisa mendampingi Romelu Lukaku untuk mencetak gol bagi Manchester United.

Namun, sampai pertandingan selesai skor 4-1 pun bertahan hingga pertandingan selesai bagi kemenangan Manchester United atas Newcastle United.

Hasil pertandingan Liga Champions Eropa antara Manchester United vs Benfica.

Manchester United kembali berhasil meraih kemenangan pada pertandingan Liga Champions Eropa. Dengan kemenangan atas Benfica ini, United juga dipastikan berhasil meraih 100 persen kemenangan di Liga Champions Grup A.

Bermain di Old Trafford, Manchester United berhasil mengalahkan tamunya Benfica dengan skor akhir 2-0. 2 gol dari Manchester United berasal dari gol bunuh diri kiper Benfica Svilar dan Daley Blind dari tendangan penalty. Dengan raihan 3 poin ini, Manchester United berhasil memuncaki klasemen sementara Grup A dengan berhasil meraih 12 poin dari 4 pertandingan yang sudah mereka jalani. Dan tentu hasil ini akan sangat membantu Manchester United untuk bisa terus mengincar kemenangan pada pertandingan mereka selanjutnya.

Sementara itu, hasil ini tentu akan sangat mengecewakan bagi Benfica. Mereka dipastikan tak bisa lagi melanjutkan langkahnya ke fase berikutnya dikarenakan tak pernah meraih poin sama sekali dan selalu mengalami kekalahan dalam 4 pertandingannya di Grup A.

Manchester United langsung tampil dengan sangat mendominasi sejak awal pertandingan. Mereka langsung berhasil bermain terbuka dan langsung menusuk ke jantung pertahanan Benfica. Manchester United langsung bisa mendapatakan peluang emas di menit ke-13 lewat sepakan penalty. United berhasil mendapatkan hadiah penalty setelah sebelumnya Anthony Martial dijatuhkan didalam kotak penalty. Martial yang mengambil eksekusi pun tak berhasil memaksimalkan peluang menjadi gol.

Pada menit ke-45, Manchester United akhirnya berhasil memecah kebuntuan lewat gol bunuh diri yang dilakukan oleh kiper Benfica Svilar. Sang pemain dipastikan harus melakukan gol bunuh diri setelah sebelumnya Nemanja Matic berhasil melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalty yang mengenai tian gawang sebelum akhirnya mengenai badan dari Svilar.

Skor 1-0 pun menutup jalannya pertandingan babak pertama untuk keunggulan tuan rumah.

Memasuki babak kedua, permainan Manchester United berhasil tampil dengan lebih percaya diri. Mereka langsung menyerang sejak awal pertandingan.

Dan pada menit ke-78, Daley Blind berhasil mencetak gol lewat tendangan penalty setelah sebelumnya Marcus Rashford harus dijatuhkan didalam kotak penalty. Skor pun berubah menjadi 2-0.

Pertandingan akhirnya berakhir dengan skor2-0 untuk keunggulan Manchester United atas Benfica.

Prediksi pertandingan Big Match Liga Primer Inggris antara Manchester United vs Tottenham Hotspur.

Manchester United dipastikan akan mendapatkan ujian berat pada pertandingan pekan ke-10 Liga Primer Inggris. Pada pertandingan yang akan digelar di Old Trafford, Manchester United dipastikan akan menjamu Tottenham Hotspur yang merupakan salah satu tim peringkat atas.

Menjelang pertandingan nanti, Manchester United dipastikan akan mengincar 3 poin untuk bisa terus bersaing dengan rivalnya Manchester City. Dan tentu 3 poin akan sangat berguna bagi pasukan Mourinho untuk bisa terus bersaing di Liga Primer Inggris musim ini.

Sementara itu, sang tamu Tottenham Hotspur juga dipastikan akan mengincar 3 poin untuk bisa bersaing. Saat ini, Tottenham Hotspur berhasil berada di posisi ke-3 klasemen dengan hanya selisih poin dengan Manchester United yang berada di posisi ke-2 klasemen.

Dan tentu laga Big Match nanti akan sangat berpengaruh bagi kedua tim demi bisa terus bersaing di puncak klasemen bersama dengan Manchester City.

Pada 5 pertandingan terakhir Manchester United di semua kompetisi, mereka berhasil meraih hasil yang cukup memuaskan dengan meraih 3 kemenangan, 1 hasil seri dan mengalami 1 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Liga Primer Inggris, Manchester United berhasil berada di posisi ke-2 klasemen dengan meraih 20 poin dari 9 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Sementara sang tamu Tottenham Hotspur pada 5 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, mereka juga berhasil meraih hasil yang sama dengan Manchester United yaitu 3 kemenangan, 1 hasil seri dan mengalami 1 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur berhasil berada di posisi ke-3 klasemen dengan meraih 20 poin dari 9 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Pertandingan di Old Trafford nanti akan menjadi pertandingan untuk ke-187 kedua tim sepanjang sejarahnya. Dan pada 186 pertemuan terakhir, Manchester United berhasil mendominasi kemenangan dengan meraih 88 kemenangan, 48 berakhir seri dan 50 pertandingan berhasil dimenangkan oleh Tottenham Hotspur.

Sementara itu, pada 5 pertemuan terakhirnya Manchester United berhasil meraih 3 kemenangan dan 2 kemenangan berhasil diraih oleh Tottenham Hotspur.

Perkiraan susunan pemain antara Manchester United vs Tottenham Hotspur.

Manchester United:
David De Gea, Phil Jones, Chris Smalling, Luke Shaw, Antonio Valencia, Nemanja Matic, Ander Herrera, Jese Lingard, Juan Mata, Mkhitaryan, Romelu Lukaku.

Tottenham Hotspur:
Hugo Lloris, Jan Vertonghen, Alderweireld, Sanchez, Aurier, Dele Alli, Winks, Cristian Eriksen, Tripper, Son Heung-Min, Harry Kane.

Victor Lindelof bek muda baru penghuni Old Trafford

Old Trafford – Sang Manajer setan merah Jose Mourinho menekankan bahwa betapa pentingnya seorang pemain tahu bahwa bagaimana cara untuk menang. Jika hal itu tidak ada di diri pemainnya, maka musim yang akan datang akan sama saja.

Bersama dengan tim setan merah Mourinho akhiri musim pertamanya dengan memenangi dua gelar, yakni Piala Liga Inggris dan juga Liga Eropa. Dua trofi ini menunjukkan kesiapan hati Jose Mourinho untuk mempersiapkan setan merah agar dapat menjadi lebih matang sudah terbukti.

“Di United saya bisa menemukan diriku bersama pemain yang tidak tahu bagaimana cara untuk menang, kecuali mereka yang sudah terbiasa di era Sir Alex Ferguson,” ucap Mourinho.

Mengamati perform armadanya dimusim lewat Mourinho cukup merasa puas dengan barisan belakangnya yang memperlihatkan kekokohan dan solid dengan hanya kebobolan untuk 29 goal saja sepanjang musim, hanya berselisih 3 goal saja dari Tottenham Hotspur yang paling sedikit kebobolan dengan 26 goal.

Apa yang dibutuhkan The Special One untuk membuat The Red Devils kian disegani dimusim mendatang menurut mantan gelandang United Bryan Robson adalah memperbaiki sisi serang barisan Setan Merah, total 69 goal yang tercipta sepanjang musim kompetisi adalah sebuah angka yang sangat mengkhawatirkan dibanding perolehan 93 goal dari sang juara Chelsea.

Tak heran kini sejumlah nama pemain depan masuk dalam agenda perburuan yang dikaitkan dalam perburuan Jose Mourinho, disebut-sebut Ivan Perisic, Alvaro Morata menempati urutan teratas stok nama pemain yang diupayakan untuk mendarat di Old Trafford.

“Gaya Jose Mourinho dalam melatih sudah tidak diragukan lagi, ketika datang musim lalu dia hanya menambah 4 nama baru untuk dijadikan squadnya, dan kita melihat hasil yang cukup memuaskan walau banyak pertandingan dengan hasil imbang didapat (15 kali) namun mereka Cuma tercatat kalah untuk 5 kali saja dari 38 pekan pertandingan yang digelar” ucap Robson.

Saat ini pihak managemen Old Trafford sudah menyepakati dengan pihak Benfica guna merampungkan transfer terkait pemain belakang mereka Victor Lindelof, usia 22 tahun center bek kelahiran kota Vasteras Sweden sebenarnya sudah diincer Mourinho semenjak musim transfer bulan januari silam, namun baru dipergantian musim saat ini transfer dilanjutkan.

Didatangkannya Lindelof sangat urgent ketika banyak permasalahan pemain belakang menjadi issue penting akhir-akhir ini,  Marcos Rojo masih berkutit dengan cedera yang belum bisa dipastikan kapan akan kembali merumput, sedangkan Phil Jones, Luke Shaw dan Chris Smalling belum memastikan diri apakah akan terus menjadi bagian dari keluarga besar Setan Merah atau minggat dimusim mendatang.

Menanti hasil medical chekup dan perizinan kerja International kabarnya transfer terkait pemuda swedia ini menyedot dana tak kurang dari € 35 juta, aksi Jose Mourinho dimusim kedua sangat ditunggu ketika dirinya akan membawa pasukan Setan Merah beradu di ajang Liga Champions, bagaimana dirinya bermanuver di bursa transfer untuk dapatkan tenaga ideal untuk dipasangkan dalam squadnya kita akan nantikan.

 

 

 

Manchester United mengincar trophy ketiga

Old Trafford – Banyak kritikan ditujukan kepada Jose Mourinho ketika Manchester United gagal menempati posisi 3 besar dipeta klasemen sementara jelang akhir musim, namun ada sedikit catatan bagus ketika 2 trophy sudah mereka raih sejauh klub dibawah bimbingan The Special One, yakni piala Community Shield dan trophy Liga Inggris Cup.

Kendati kedua piala tersebut bukanlah piala domestik berskala besar namun setidaknya ada prestasi yang dipersembahkan pelatih berdarah Portugal itu, saat ini Manchester United sedang mengintai gelar ketiga mereka dimusim ini yakni Piala Eropa, piala yang sekaligus akan menjadi pintu masuk mereka untuk terlibat dalam persaingan di Liga Champions musim depan.

Hanya menyisakan dua pertandingan lagi Manchester United akan berpeluang menyabet trophy ketiga mereka dimusim ini, Celta Vigo adalah penantang pertama yang harus disingkirkan pasukan Setan Merah setelah mereka unggul dilaga pertama, dengan modal kemenangan tipis 1-0 dikandang Celta Vigo laga balik kandang akan berlaku di Old Trafford dini hari 12 mei 2017 mendatang.

Jika mereka mampu menjaga kemenangan yang sudah diraih dipastikan Manchester United akan berada dipartai final menanti pemenang antara Ajax Amsterdam dengan Lyon, kemenangan 4-1 dilaga pertama Ajax Amsterdam diperkirakan akan melangkah kebabak final bertemu pasukan Jose Mourinho.

“Musim ini akan menjadi indah kalau kami dapat melengkapinya dengan Piala Eropa, tentunya ‘bonus’ yang kami nantikan dari kejuaran Piala Eropa adalah kompetisi Liga Champions musim depan, semangat ini yang akan mengawal kami untuk mati-matian memenangkan Piala Eropa kali ini, bertarung di Liga Champions musim depan adalah hal terpenting yang harus kami perjuangkan” ucap gelandang Ander Herrera.

Kendati demikian Herrera mengakui kalau Celta Vigo bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukkan, walau bermain dikandang sendiri namun catatan wakil dari La Liga ini yang selalu mencetak goal dalam lawatan laga tandang menghadirkan tantangan tersendiri bagi pasukan Setan Merah, tantangan yang harus diwaspadai keseluruhan pasukan Jose Mourinho dalam upaya mereka bertahan di kompetisi Liga Eropa.

“Mereka memiliki catatan apik dalam laga tandang, mereka sangat bagus, solid dan selalu mampu menyulitkan siapapun calon lawan mereka, tentu saja bermain dikandang sendiri kami mengharapkan atmosfir dari tribun penonton akan menyemangati kami untuk memenangkan pertandingan” tambah pria berusia 27 tahun itu.

Memasuki pekan kompetisi ke 37 diliga domestic Manchester United berada diposisi kelima dengan perolehan 65 point dan masih menyisakan 3 laga pertandingan menuju kefinal musim, sulit bagi pasukan Setan Merah untuk menggeser posisi ketika mereka dalam persaingan ketat dengan rival sekota mereka Citizen yang berjarak 4 point lebih baik dan menduduki posisi keempat saat ini.

 

 

Prediksi pertandingan Leg II Europa League antara Manchester United vs Anderlecht.

Manchester United hanya membutuhkan hasil imbang untuk bisa memastikan diri lolos ke babak semifinal Europa League. Dan pada pertandingan di Old Trafford nanti Mourinho dipastikan akan menurunkan skuat terbaiknya untuk bisa meraih hasil yang lebih memuaskan pada saat menjamu Anderlecht pada dinihari nanti.

Pada pertandingan nanti, Mourniho dipastikan kembali akan menurnkan formasi 4-2-3-1 demi bisa mengempur habis-habisan pertahanan dari Anderlecht. Dan Zlatan Ibrahimovic yang pada pertandingan sebelumnya melawan Chelsea menjadi pemain cadangan. Pada pertandingan ini sang striker dipastikan akan kembali dimainkan sejak menit awal pertandingan.

Sementara sang tamu pada pertandingan tandang nanti dipastikan akan memainkan formasi 4-4-1-1. Dan tentu formasi tersebut terbilang sangat mengejutkan. Anderlecht yang sejatinya merupakan tim dengan formasi 4-4-3. Tentu dengan formasi tersebut sang pelatih juga sedang menargetkan formasi bertahan terlebih dahulu sejak awal pertandingan.

Pada pertandingan Leg I di Brussels sendiri, United berhasil menahan imbang tuan rumah Anderlecht dengan skor akhir 1-1. Dimana gol tuan rumah dicetak oleh Leander Dendoncker. Sementara gol dari Manchester United berhasil dicetak oleh Mkhitaryan.

Pada pertandingan yang akan digelar di kandang Manchester United di Old Trafford nanti. Anak asuhan Mourinho dipastikan akan sangat mendominasi pertandingan nanti mengingat mereka sedang dalam kondisi yang sangat on-fire menjelang laga nanti.

Jika melihat dari komposisi pemain yang dimiliki oleh kedua tim yang akan bertanding nanti. Manchester United sudah jelas dipastikan sangat diunggulkan mengingat para pemain yang mereka miliki rata-rata adalah pemain yang berkualitas.

Pertandingan di Old Trafford nanti akan menjadi pertemuan mereka yang ke-9 sepanjang sejarah pertemuannya. Dan pada 8 pertemuan terakhir, Manchester United tercatat berhasil meraih 4 kemenangan, 2 hasil imbang dan 2 kemenangan berhasil diraih oleh Anderlecht atas Manchester United.

Pada 5 pertandingan terakhir Manchester United di semua kompetisi, mereka berhasil meraih hasil yang cukup bagus dengan 2 kemenangan dan 3 hasil imbang. Dan pada klasemen sementara Liga Primer Inggris sendiri Manchester United berhasil berada di posisi ke-5 klasemen dengan meraih 60 poin dari 31 pertandingan.

Sementara Anderlecht pada 5 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi mereka berhasil meraih hasil yang memuaskan dengan 3 kemenangan dan 2 hasil imbang. Dan pada klasemen sementara Liga Belgia, Anderlecht masih kokoh di puncak klasemen dengan berhasil meraih 38 poin.

Pada pertandingan nanti, Mourinho dipastikan akan kehilangan beberapa pemain pentingnya yang masih mengalami cedera. Dan pemain tersebut ialah James Wilson, Juan Mata, Chris Smalling, Phil Jones, Wayne Rooney dan Ashley Young.

Sementara sang tamu Anderlecht dipastikan tak akan membawa 2 pemain mereka yaitu Andy Najar dan Ruben Martinez yang juga mengalami cedera.

Perkiraan susunan pemain antara Manchester United vs Anderlecht.

Manchester United:
De Gea, Marcus Rojo, Eric Baily, Mateo Darmian, Valencia, Michael Carrick, Paul Pogba, Marcus Rahford, Jese Lingard, Mkhitaryan, Ibrahimovic.

Anderlecht:
Boeckx, Mbodji, Spajic, Appiah, Obradovic, Dendoncker, Tielemans, Hanni, Bruno, Stanciu, Teodorczyk.

 

Jose Mourinho optimis finish kompetisi diposisi 4 besar

Old Trafford – Ketatnya persaingan di Premier League musim ini membuat Manchester United sedikit kesulitan, walau mendapatkan hasil pertandingan 17 pekan tak terkalahkan mereka masih saja berkutit diurutan ke 6 dalam tangga klasemen sementara, namun Jose Mourinho optimis kalau mereka akan finish musim seburuknya mendapatkan tiket bertarung diajang liga persaingan antar klub Eropa musim depan.

Sejak terakhir sekali dikalahkan mantan tim asuhannya Chelsea dengan score telak 0-4 pada akhir bulan oktober 2016 silam para laskar Setan Merah tak lagi alami kekalahan, terdata 9 kemenangan dengan 8 hasil pertandingan imbang dirangkum Wayne Rooney dkk, dengan record tidak buruk tersebut The Red Devils masih belum mampu menembus ambang batas 5 besar dalam kompetisi.

Sementara gejolak diposisi 5 besar terus bergerak disetiap minggu dimana Spurs, Manchester City, Arsenal dan Liverpool yang berada diatas mereka terus berganti-ganti posisi, jika saja dipertandingan terakhir kala menjamu Bournemouth para petarung Jose Mourinho tidak lengah dan memetik angka penuh mereka dipastikan sudah masuk dalam posisi 5 besar.

Sayangnya kesempatan emas bagi mereka berlalu begitu saja ketika Rooney dkk tidak mampu mengatasi tamu mereka yang notabene bukanlah lawan setimpal, bahkan diuntungkan dengan jumlah pemain ketika wasit memberikan kartu merah untuk kubu Bournemouth, Manchester United yang justru tertinggal terlebih dahulu hanya mampu akhiri laga dengan hasil sama kuat 1-1.

Masih ada 11 laga untuk dilalui, jika The Special One dapat menjaga konsistensi kemenangan armadanya disisa pertandingan sangat memungkinkan kalau Manchester United akan akhiri musim dengan berada dizona persaingan Liga Champions atau seburuknya di zona Liga Eropa musim mendatang, mereka bukan lagi berada dalam kapasitas dan prioritas merebut gelar Premier League dimusim ini yang didominasi oleh Chelsea.

Total dari 27 pekan pertandingan berlalu Manchester United baru menjalankan 26 laga dan menyisakan 1 pertandingan tunda hadapi Manchester City, Jose Mourinho sejauh ini baru memberikan hasil 13 kemenangan dengan 10 kali pertandingan seri dan 3 kali kekalahan di laga yang sudah dilakoni, dari catatan 10 kali hasil imbang 7 darinya terjadi ketika The Red Devils bermain dikandang sendiri.

Setan Merah adalah tim yang memiliki catatan hasil seri terbanyak dalam kompetisi selain Middlesbrough (10 hasil pertandingan imbang), ironiknya justru dilaga kandang dimana seharusnya mereka lebih berpeluang meraih 3 point kemenangan, justru terpaksa mereka harus berbagi point dengan lawan mereka yang notabene adalah tim-tim lemah seperti Hull City, Stoke City, Burnley dan terakhir Bournemouth.

“Adalah kenyataan kalau kami banyak kehilangan point kala dirumah sendiri, seharusnya jika itu tidak terjadi saya yakin saat ini kami sudah berada dalam persaingan ketat diposisi 5 besar, tapi inilah kenyataan yang harus kami hadapi, tapi saya pastikan kalau kami tidak lama lagi akan berada dalam posisi empat besar dan akhiri musim diposisi zona Liga Champions” terang Mourinho.

 

 

 

Jose Mourinho diincer Real Madrid dan Inter Milan

Manchester – Jose Mourinho memang pelatih fenomenal dan pantas disebut The Special One disatu musim dia berhasil meraih gelar kejuaraan, dimusim berikutnya dia harus mengalami peristiwa pemecatan dan dimusim berikutnya lagi dia kembali bangkit, itulah perjalanan pria asal Portugal ini didunia managemen klub didaratan Eropa, dia pernah sukses mengawal beberapa klub raksasa seperti Real Madrid juga Inter Milan.

Jalankan musim yang terbilang sukses Jose Mourinho sudah persembahkan satu trophy untuk The Red Devils usai ditugaskan mengisi posisi Louis Van Gaal, mengalahkan Southampton dengan score 3-2 dilaga final ajang Liga Inggris Cup (EFL Cup) Mourinho mengoleksi trophy pertamanya di Old Trafford.

Walau di klasemen sementara Premier League posisi Manchester United tidak bagus-bagus amat, dimana mereka menempati anak tangga ke 6 menyisakan 12 pekan pertandingan lagi jelang akhir musim, pelatih yang dipecat Chelsea ini kabarnya sedang kebanjiran peminat yang inginkan jasanya dimusim mendatang.

Dua nama yang sudah digossipkan sudah menanti The Special One jomblo dari pekerjaannya adalah Real Madrid dan Inter Milan, kebetulan kedua tim ini sudah pernah merasakan sentuhan tangan pelatih berusia 54 t ahun ini, dia pernah memberikan gelar Piala Liga Champions untuk Inter Milan dimusim 2010 kemudian dia juga pernah memenangkan gelar La Liga untuk Madrid dimusim 2012.

Namun tampaknya pihak Old Trafford tidak ingin secepat itu memutus hubungan kerja dengan Mou, mereka masih menanti sepak terjang pelatih eksentrik ini untuk mengoleksi piala lainnya, kalaupun tidak dapat memenangkan gelar Premier League diakhir musim nanti setidaknya mereka mengharap pelatih Portugal ini dapat antarkan pasukan Setan Merah untuk beradu diajang Liga Champions.

“Saya mendengar semua issue tentang keinginan klub untuk memanggil saya kembali, tapi saya harus katakan kalau saat ini pekerjaan saya disini baru saja dimulai, saya berterima kasih jika memang saya dibutuhkan tapi saya belum memiliki rencana lebih jauh tentang masa depan saya, untuk sekarang saya sedang jalankan musim baik disini” kata Mourinho.

Pernah melatih Inter Milan, Real Madrid dan Chelsea pria kelahiran 26 january 1963 ini merasakan perbedaan yang menyolok di Manchester, nuansa para supporter fanatik Manchester dirasakan sangat special dan adalah yang terbaik dibanding dengan para supporter tim-tim yang pernah dilatihnya dulu.

“Saya melihat gairah luarbiasa dari para holligan The Red Devils yang tidak saya temui ditempat lain, para supporter selalu siap memberikan dukungan penuh tidak perduli jika kami sedang hadapi masa sulit sekalipun, mereka selalu akan memenuhi stadium pertandingan dan membuat gemuruh di tribun penonton setiap kami berhasil membobol gawang lawan” ucap Mourinho.

 

 

 

 

Jose Mourinho masih harus berkerja keras mengejar target

Manchester United – 17 pekan pertandingan sudah berlalu diajang Premier League namun Manchester United masih belum dapat memperlihatkan perjalanan mulus, Mourinho The Special One sebagai peracik armada tak menampik kalau dia sedang menjalani tantangan yang cukup berat memimpin di Old Trafford, walau dia juga mengakui merasakan ketenangan layaknya berada dikampung halaman sendiri.
Didatangkan mengganti Luis Van Gaal yang dinilai gagal memimpin selama dua musim dengan target yang tak teraih, mantan pelatih Chelsea ini juga diberi mandat yang sama yakni untuk mengembalikan keperkasaan di Setan Merah seperti kala dipimpin oleh sang maestro Sir Alex Ferguson, selama ditinggal pensiun Sir Alex Ferguson The Red Devils tak lagi menakutkan dengan hanya finish musim kompetisi paling bagus diposisi keempat.
Sebagai klub dengan sejarah perjalanan sebagai ‘Raja’ di Premier League dalam hal perolehan gelar juara tentu saja hasil buruk ini menjadi momok dan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, pelatih pengganti yang ditunjuk langsung oleh Sir Alex Ferguson tak mampu bercakap manis bahkan dimusim pertamanya 2013-14 hingga diapun harus dipecat dan digantikan sementara oleh Ryan Giggs.
Kemudian upaya mendatangkan pelatih dunia lainnya sekelas Louis Van Gaal juga tak membuahkan hasil manis dimusim berikutnya (2014-16), upaya terus berlanjut Jose Mourinhopun terpilih sebagai pelatih utama guna mengatasi masalah, hampir setengah perjalanan sudah kompetisi bergulir namun Manchester United hanya mampu berada diposisi keenam dengan total perolehan nilai 30 point berselisih 13 point dengan pemuncak sementara Chelsea.
“Banyak kendala dilapangan, para pemain belum kembali ke form terbaik mereka dan persaingan diklub kini kian tajam dan rumit, semua klub saya lihat saat ini dalam formasi terbaik baik dari struktur pemain juga pelatih, tantangan yang sangat berat tapi saya menikmati itu semua, yang paling penting saya merasakan kenyamanan selama memimpin di Old Trafford, walau tekanan dalam level sangat tinggi tapi saya enjoy menjalankannya” tutur Mou.
Sejauh 17 pekan berlalu The Special One baru mempersembahkan grafik 8 kali kemenangan dengan 6 hasil pertandingan imbang dan 3 kali kekalahan, walau diperkuat salah satu gelandang termahal didunia saat ini Paul Pogba namun kinerja yang diperlihatkan masih jauh dari pengharapan, sementara sang kapten Wayne Rooney juga belum bermain maksimal sejauh ini.
“Kami masih belum berada dalam posisi ideal walau pun tidak terbilang buruk, grafik hasil pertandingan yang terlihat masih belum stabil menandakan masih banyak yang harus saya koreksi, tapi saya berani katakan disini kalau kami masih belum kehabisan gairah untuk itu, kenyamanan yang saya rasakan disini membuat saya betah untuk terus membawa tim ini keluar dari permasalahan, masih ada setengah babak musim kompetisi yang harus kami jalankan dan saya akan perlihatkan yang terbaik” tambah Mourinho.

Henrikh Mkhitaryan siap mencuri perhatian Jose Mourinho

Old Trafford – Gelandang serang asal Armenia Henrikh Mkhitaryan katakan kalau kepindahannya ke Old Trafford dari Signal Iduna Park bukan karena materi, walau tak dipungkirinya uang adalah salah satu yang kesekian dari kepentingan yang membuatnya hijrah ke Premier League, ditegaskannya kalau alasan yang lebih utama adalah merasakan pengalaman bersaing di liga utama Inggris yang terkenal sulit dan penuh tantangan.

Lahir di kota Yerevan Armenia (pecahan Uni Soviet) 27 tahun silam  Mkhitaryan memulai karier bersama klub lokal Pyunik dimusim 2006-09, beranjak kemudian dirinya bermain untuk Metalurh Donetsk diliga utama Belarusia untuk masa 1 musim dan FC Shakhtar Donetsk untuk 3 musim sebelum diboyong ke Bundesliga oleh Borussia Dortmund dimusim 2013.

Pada bursa transfer musim panas ini prestasi dan ketajaman nalurinya bersama Dortmund dalam mencetak goal membuat pihak Manchester United terpicuk untuk mendapatkan tenaganya, memiliki nilai transfer sebesar £ 27 juta dengan gaji sebesar £ 200 ribu perminggu dimana adalah 3 kali lebih besar dari pendapatannya bermain untuk Dortmund.

Walaupun demikian di Old Trafford gelandang berusia 27 tahun ini belum mendapatkan peran rutin didalam squad Jose Mourinho, sejauh musim baru bergulir dirinya baru dipercaya untuk melakoni 7 laga pertandingan disegala kesempatan ajang pertandingan dan baru 1 kali dipercaya menjadi starter di pentas Premier League.

So far mantan gelandang serang/winger Borussia Dortmund ini optimis akan jalankan musim cemerlang dalam perjalanan kariernya bersama para laskar Setan Merah di rumput Inggris, namun dirinya sadar kalau tidak akan mudah bersaing dengan para pemain-pemain berkelas yang menjadi penghuni Old Trafford, kesabarannya sedang diuji diawal-awal musim kompetisi dimana dirinya harus terlebih dahulu memberikan pembuktian kalau dia pantas mendapat peran dalam barisan inti Mourinho.

“Sejak memulai karier hingga kini banyak sudah pengalaman saya dapat, berpindah sari satu liga keliga lainnya pada akhirnya saya berlabuh disebuah klub raksasa Inggris yang memiliki perjalanan sejarah luarbiasa, dapat menjadi bagian dari Manchester United adalah impian sejak lama walau Dortmund juga adalah sebuah klub yang tak kalah memiliki nilai sejarah yang pernah saya singgahi selama tiga musim” ucap Henrikh Mkhitaryan.

“Saya sudah terbiasa sejak kecil mendapat didikan dari orang tua saya untuk siap menghadapi tantangan dimanapun saya berada, perjalanan karier dan perkembangannya semua tergantung dari perjuangan saya sendiri, pengalaman adalah yang terpenting diatas segalanya itu sebabnya hari ini saya berada disini, sejarah klub, supporter fanatik, persaingan klub hingga kepelatih dan bagi saya Mourinho adalah salah satu sosok pelatih terbaik didunia” lanjut mantan winger Dortmund itu.

“Manchester adalah kota yang sangat menyenangkan dan saya betah tinggal disini, ramahnya orang-orang disini mempercepat saya untuk dapat beradaptasi, semuanya baik-baik saja selama saya pindah kesini, kini tinggal waktunya saya berkerja keras membuktikan diri dan merebut hati Mourinho untuk mendapat kesempatan bermain lebih, saya akan berjuang untuk itu dan saya yakin semuanya akan indah pada akhirnya” tutup Mkhitaryan