Prediksi English Premier League 2019-2020 : Norwich City vs Wolverhampton Wanderers.

Prediksi Liga Inggris – The Canaries akan melawan Wolves di laga ke 18 dalam ajang English Premier League 2019-2020. Laganya nanti akan berlangsung pada tanggal 21 Desember 2019, jam 22.00 WIB di markas The Canaries “Carrow Road Stadium”. Di ajang English Premier League 2019-2020, The Canaries huni posisi 19. Di ajang English Premier League 2019-2020, The Canaries berhasil kumpulin 12 point. Di ajang English Premier League 2019-2020, The Canaries berhasil kumpulin 18 gol dan kemasukkan 35 gol.

Di ajang English Premier League 2019-2020, Wolves huni posisi 8. Di ajang English Premier League 2019-2020, Wolves berhasil kumpulin 24 point. Di ajang English Premier League 2019-2020, Wolves berhasil kumpulin 24 gol dan kemasukkan 21 gol. Teemu Pukki berhasil kumpulin 9 bersama  gol The Canaries di ajang English Premier League 2019-2020. Di ajang English Premier League 2019-2020 bersama The Canaries, Todd Cantwell berhasil kumpulin 4 gol.

Emiliano Buendia sukses kumpulin 5 assist di ajang English Premier League 2019-2020 bersama The Canaries – CMOBET. Teemu Pukki sukses kumpulin 3 assist di ajang English Premier League 2019-2020 bersama The Canaries. Raul Jimenez sukses kumpulin 6 gol di ajang English Premier League 2019-2020 bersama Wolves.

CMOBET.ORG – Adama Traore, Diogo Jota sukses kumpulin 3 gol di ajang English Premier League 2019-2020 bersama Wolves. Raul Jimenez sukses kumpulin 5 assist di ajang English Premier League 2019-2020 bersama Wolves. Joao Moutinho berhasil kumpulin 4 assist di ajang English Premier League 2019-2020 bersama Wolves.

5 laga terakhirnya, Norwich City vs Wolverhampton Wanderers :

22 Februari 2018               : Wolverhampton Wanderers (2) vs (2) Norwich City.

01 November 2017          : Norwich City (0) vs (2) Wolverhampton Wanderers.

21 September 2017         : Norwich City (3) vs (1) Wolverhampton Wanderers.

01 Oktober 2016              : Wolverhampton Wanderers (1) vs (2) Wolverhampton Wanderers.

14 Februari 2015               : Norwich City (2) vs (0) Wolverhampton Wanderers.

5 laga terakhirnya, Norwich City :

14 Desember 2019           : Leicester City (1) vs (1) Norwich City.

08 Desember 2019           : Norwich City (1) vs (2) Sheffield United.

05 Desember 2019           : Southampton (2) vs (1) Norwich City.

01 Desember 2019           : Norwich City (2) vs (2) Arsenal.

23 November 2019          : Everton (0) vs (2) Norwich City.

5 laga terakhirnya, Wolverhampton Wanderers :

15 Desember 2019           : Wolverhampton Wanderers (1) vs (2) Tottenham Hotspur.

13 Desember 2019           : Wolverhampton Wanderers (4) vs (0) Besiktas.

08 Desember 2019           : Brighton & Hove Albion (2) vs (2) Wolverhampton Wanderers.

05 Desember 2019           : Wolverhampton Wanderers (2) vs (0) West Ham United.

01 Desember 2019           : Wolverhampton Wanderers (1) vs (1) Sheffield United.

Prediksi skor : Norwich City (2) vs (1) Wolverhampton Wanderers.

Louis Van Gaal siap memboyong FA Cup di Wembley

Premier League – Musim pertama memimpin di Old Trafford sang pelatih hanya mampu membawa armadanya finish diposisi keempat tanpa satupun trophy menghias, dimusim kedua hal serupa tampaknya akan kembali terulang hanya saja bedanya dimusim ini satu trophy sudah menanti untuk diraih yaitu trophy FA Cup, Louis Van gaal dan pasukannya akan lakoni partai final melawan Crystal Palace di Wembley Stadium 28 mei 2016 mendatang.

Menyambut kesempatan raih trophy pertama untuk The Red Devils mantan pelatih timnas Belanda ini tak ingin kebablasan, dirinya dan para laskar Setan Merah sudah siap kan diri jauh-jauh hari untuk pertandingan penting memenangkan laga di Wembley Stadium, namun sebelum itu kenyataan yang tak kurang pentingnya adalah mempertahankan posisi Manchester United untuk finish kompetisi seburuk-buruknya diposisi kelima.

Tiga pertandingan lagi yang akan dijalankan di Premier League Van Gaal akan upayakan 9 point tambahan untuk memastikan pasukannya berlaga di persaingan Liga Eropa dan jika mungkin Liga Champions musim depan, mereka kini berselisih 4 point dengan Citizen yang berada diposisi keempat dengan satu pertandingan sisa ditangan.

Diawali akhir pekan ini Van Gaal akan membawa pasukannya menyeberang ke kandang Norwich City yang juga sedang berjuang untuk lepas dari zona degrarasi, lantas dua pertandingan lainnya Wayne Rooney dkk akan bertandang kemarkas West Ham United akhir pekan depan dan dipertandingan terakhir mereka akan menjamu Bournemouth.

 “Menang ataupun kalah itu adalah hasil pertandingan yang harus diterima, pastinya hasil yang saya inginkan ditiga pertandingan sisa adalah kemenangan, memang tuntutan untuk menang diakhir musim sangatlah tinggi, Norwich dalam misi kemenangan untuk hindari degrarasi begitu juga kami ingin pertahankan posisi zona Liga Champions yang masih terbuka” tutur si meneer Van Gaal.

Tak ingin kehilangan kesempatan terakhir dimusim ini Van Gaal utarakan keinginannya untuk memboyong pulang FA Cup ke Old Trafford, walaupun hanya piala liga domestik namun turnamen FA Cup tak dipungkiri mempunyai gengsi yang cukup tinggi dipersaingan britania raya, dapat menjuarainya menunjukkan sebuah prestasi yang bisa dibanggakan selama dua musim dirinya mengawal Manchester United.

“Target dimusim ini adalah finish diposisi keempat dan memenangkan FA Cup, tidak ada jalan lain untuk meraih itu semua kecuali memenangkan 4 pertandingan yang kini menanti untuk kami selesaikan, 3 pertandingan di Premier League dan satu pertandingan final di Wembley, saya optimis kalau tim ini dapat menyelesaikan tugas dengan baik” tambah Van Gaal.

Manchester United belum pasti finish diposisi lima besar

Barclay’s – Menyisakan 3 partai pertandingan lagi posisi Manchester United diurutan kelima dalam tabel klasemen sementara EPL masih belum aman, dengan berselisih 1 point saja West Ham United yang saat ini menempati posisi keenam siap menyalip, akhir pekan ini pasukan The Red Devils akan bertandang kemarkas Norwich City sedang West Ham United akan menjamu Swansea City.

Di pertemuan pertama ketika pertandingan berlangsung di Old Trafford pada bulan desember 2015 lalu, para laskar Setan Merah harus menerima kenyataan pahit dikalahkan Norwich City dengan score 1-2, berbalik kandang ke Carrow Road Stadium esok malam Ronney dkk bertekad membalas kekalahan dilaga pertama sekaligus menjaga posisi akhiri musim kompetisi diurutan lima besar.

Norwich City sedang dalam misi menyelamatkan posisi mereka dari terdegrarasi diakhir musim kompetisi, memenangkan 3 point dikandang akan membuka peluang mereka untuk kembali bersaing di Premier League musim mendatang, berada diurutan ke 19 kini Norwich City menyimpan total 31 point berselisi 2 point dengan Newcastle United yang berada diposisi ke 17 zona batas degrarasi.

Tentu saja Norwich City tak diunggulkan untuk menang atas Manchester United walau mereka bermain dikandang sendiri, apalagi dalam catatan lima pertandingan terakhir kedua tim tercatat kalau armada Louis Van Gaal tak tersentuh kekalahan dengan 4 kemenangan dan 1 hasil pertandingan imbang, sedang Norwich City mencatat 2 kali kemenangan dengan 3 kekalahan beruntun dipertandingan terakhir.

Menanggapi pertandingan ini pelatih The Red devils tidak berani gegabah dan tetap waspada, selalu ada sisi sulit ketika menghadapi tim yang sedang berusaha untuk melepaskan diri dari jeratan degrarasi, bermain dikandang lawan adalah sebuah tingkat kesulitan tambahan lainnya menurut Van Gaal yang tak berani sesumbar kalau mereka akan menang mudah di Carrow Road Stadium.

“Tidak akan menjanjikan kemudahan kala bermain dengan tim yang sedang berusaha keluar dari zona degrarasi, tapi bukan lantas kami akan beralasan untuk kalah dalam laga nanti, mereka menang dipertemuan pertama di Old Trafford setidaknya kami harus kembalikan harga diri kemenangan dilaga nanti” ucap Van Gaal.

Sedangkan West ham United yang bermain di Boleyn Ground lebih diunggulkan untuk memenangkan laga atas Swansea City, walaupun tidak buruk penampilan Swansea City dimusim ini namun catatan hasil buruk laga tandang mereka akhir-akhir ini membuat The Swans diragukan dapat memetik tambahan nilai dikandang The Hammers.

Pertandingan diakhir pekan depan diperkirakan akan menjadi pertandingan penentuan siapakah yang akan masuk keposisi lima besar diakhir musim nanti kala West Ham United dipembunuh raksasa dimusim ini akan hadapi Manchester United, jika The Hammers mampu raih 3 point kemenangan dalam laga ini bukan mustahil armada Van Gaal terpaksa harus melupakan berkompetisi diajang Liga Eropa musim depan.

 

Claudio Ranieri syukuri tim asuhannya puncaki klasemen

The Foxes – Manager The Foxes Claudio Ranieri tetap merendah walau tim asuhannya kini memimpin sementara klasemen Premiership, dikatakannya kalau Leicester City bukan tim unggulan di Premier League dan bukan yang terbaik, dia hanya akan berusaha untuk terus memenangkan sisa 12 pertandingan dan melihat posisi tim asuhannya diakhir musim kompetisi, menurutnya tentu nama Arsenal dan juga Tottenham Hotspur akan lebih difavoritkan untuk menjuarai kompetisi ketimbang mereka.

Semenjak datang mengisi kursi manager dimusim ini pelatih berdarah Italia ini bawa banyak perubahan untuk The Foxes, dengan armada warisan Nigel Pearson mantan pelatih Inter Milan, As Roma juga Juventus dan As Monaco ini berhasil perlihatkan kinerja 180 derajat perubahan untuk Leicester City, jika dimusim silam Leicester harus terseok-seok menghindar dari zona degrarasi dimusim ini mereka berbalik memimpin klasemen sejauh 26 pekan kompetisi berlalu.

Mengaku tanpa beban apalagi sebagai tim underdog Ranieri jalankan sisa pertandingan musim ini dengan kondisi nothing to loose, justru dengan keadaan seperti ini banyak kalangan pengamat yakini kalau The Foxes akan mampu raih prestasi dengan menjuarai kompetisi English Premier League, Ranieri hanya pastikan kepada seluruh armadanya untuk menikmati pertandingan dengan upaya memenangkan setiap laga tanpa memikirkan masalah juara.

“Saya tau kalau semua pendukung fanatik klub juga pihak management memiliki impian yang sama, yaitu melihat kami semua berdiri dipodium penyerahan trophy EPL musim ini, itu adalah hal yang bagus dan tentunya tak dipungkiri adalah impian saya pribadi juga, namun saya tidak memaksakan keinginan yang akan menimbulkan beban bagi keseluruhan armada ini” jelas Claudio Ranieri.

Fokus Ranieri kini hanya kepada Premiership ketika mereka sudah tersingkir dari ajang kompetisi Fa Cup, akhir pekan ini mereka pun mendapat jatah istirahat dan persiapkan diri lebih matang hadapi pertandingan diakhir pekan mendatang dimana mereka terjadwalkan untuk hadapi Norwich City di King Power Stadium dilanjutan kompetisi Liga Utama Inggris.

Bukannya Claudio Ranieri tak harapkan titel dimusim ini, awali musim memimpin di kota Leicester target yang dipasang tak terlalu berlebihan yaitu hindarkan klub arahannya dari zona tak nyaman degrarasi saja, namun ketika mengisi pertandingan demi pertandingan armada yang dibimbingnya dapat perlihatkan perform apik dan tancap gas lampaui ekspektasi bahkan menyingkirkan para pelanggan papan atas seperti duo Manchester juga Arsenal dan Chelsea penyandang juara EPL musim silam.

Banyak pengamat hampir tak pernah memperhitungkan hasil yang mereka capai, tak ada satupun pengamat yang menaruh nama Leicester City dalam perhitungan kandidat juara musim ini, bahkan Claudio Ranieri sendiri yang tak memasang target juarai kompetisi EPL hanya tanggapi keadaan diluar perhitungan ini dengan santai dan tak mengumbar nafsu untuk paksakan diri.

“Kami sudah tiba ditempat yang kami tak rencanakan, sebuah langkah awal yang baik untuk klub ini jalani musim-musim selanjutnya dengan enteng, padahal ini adalah rencana jangka panjang kami untuk menjuarai kompetisi, adalah baik jika kami bisa raih titel EPL musim ini ketika kami tak perlu menanti untuk masa 3 atau 4 tahun seperti yang direncanakan” tegas Claudio Ranieri senang.

Van Gaal dalam permasalahan serius jika tidak rubah taktik

Old Trafford – Kekalahan terus berlanjut dan Louis Van Gaal semakin terancam posisinya di Old Trafford jika tidak segera dia berbenah memperbaiki kinerja squad Setan Merah, kekalahan 1-2 di Old Trafford atas Norwich City akhir pekan baru lewat mengindikasikan lemahnya pengawasan Van Gaal terhadap kinerja squadnya, semakin melorot ditangga klasemen tak mustahil dapat berakibat lengsernya Van Gaal menyusul ‘muridnya’ Mourinho.

Satu goal yang tercipta oleh pasukan Setan Merah dihadirkan Anthony Martial, banyak pengamat mengkritik kebijakan Van Gaal dalam hal mengatur posisi armadanya yang dinilai kurang tepat, Anthony Martial seharusnya ditempatkan sebagai penyerang murni namun Van Gaal lebih memainkannya sebagai pemain sayap selama ini, begitu juga Memphis Depay yang murni adalah pemain sayap diposisi kanan lebih banyak dioperasikan sebagai pemain dibelakang penyerang murni.

Betul memang Martial dapat mencetak goal dalam pertandingan terakhir namun jika dia ditempatkan mengisi posisi striker murni hasil yang didapat tentunya akan semakin apik, sementara Memphis Depay yang hingga kini mati kutu tak produktif dinilai juga menjadi korban dari kesalahan Van Gaal memposisikannya dalam squad.

Entah apa yang ada dalam perencanaan Van Gaal dalam menata strategi untuk tim asuhannya, dia terlihat seperti kurang tajam dan jeli dalam hal mengamati kemampuan armada yang dimilikinya, Thierry Henry berkomentar dan berandai kalau dirinya berada diposisi Van Gaal maka dengan tanpa ragu dia akan menempatkan Anthony Martial sebagai striker murni untuk memaksimalkan kemampuannya.

“Saya yakin Martial jauh akan lebih baik jika dia diposisikan sebagai pemain berjersey 9, jika saya diharuskan memimpin pasukan dan memiliki pemain seperti dia itulah yang akan saya lakukan, Rooney akan lebih baik berkerja sebagai penyuplai kemudian Memphis harus dikembalikan sebagai pemain sayap kanan sebagaimana seharusnya jika Van Gal tidak inginkan masalah untuk Setan Merah” komentar mantan striker The Gunners itu.

Striker 20 tahun berdarah Francis ini memiliki naluri membunuh didepan gawang, adalah sayang jika dia ditempatkan tidak diposisi idealnya, dia sangat tenang ketika menjalankan aksinya diusia semuda itu dia mampu mengontrol emosi dan dapat menghadirkan ancaman serius bagi lawan-lawannya, tak heran jika Manchester United terus terpuruk dan kesulitan meraih kemenangan tuk menghasilkan goal jika Van Gaal tak peka terhadap kemampuan para panggawanya.

Pekan ke17 berlalu dan Manchester United harus kehilangan point dikandang sendiri ketika menghadapi tim papan bawah penghuni tangga ke 16 dalam klasemen sementara, dihari Boxing Day 26 december 2015 nanti Manchester United akan kembali dihadapkan dengan salah satu tim papan bawah Stoke City jalankan laga tandang, jika Van Gaal masih keras kepala dan ngotot dengan taktiknya bisa jadi dia akan segera menyusul Jose Mourinho dan istirahat lebih awal karena pemecatan.

Jelang laga Manchester United vs Norwich City

Old Trafford – Louis Van Gaal tak ingin ikutan dalam trend pemecatan pelatih dimusim ini oleh karena itu dia pastikan perbaikan untuk tim asuhannya, dalam lima pertandingan terakhir Manchester United mencatat 3 pertandingan imbang dan 2 kekalahan disegala ajang kompetisi termasuk kekalahan dari Wolfburg yang membuat mereka terlempar dari ajang Liga Champion, sepanjang 5 periode itu mereka pun tercatat baru menghasilkan 4 goal saja.

Gerah pastinya Van gaal menghadapi kondisi seperti ini, lini depan yang dimilikinya tak berkerja dengan baik sebagaimana diharapkan, tentu saja jabatannya menjadi taruhan kini walaupun para petinggi di Old Trafford saat ini masih memiliki kepercayaan kepadanya, jika saja dia belum bisa membawa tim asuhannya keluar dari paceklik kemenangan tidak mustahil kepercayaan terhadapnya akan berubah menjadi pemecatan.

Liga Champion sudah lewat kini harapan Manchester United hanya tersisa dikompetisi Liga Eropa kasta kedua dari persaingan klub-klub benua Eropa, di Premier League memang saat ini armada Van Gaal masih ikut dalam persaingan lima besar, namun kemenangan mutlak diperlukan jika tak ingin posisi mereka terus melorot.

Akhir pekan 19 december 2015 ini Van Gaal berkesempatan untuk memetik kemenangan ketika tim asuhannya akan menghadapi perlawanan dari Norwich City di Old Trafford, dari record 9 pertemuan mereka disegala ajang kompetisi Manchester United memiliki catatan bagus dengan 7 kali kemenangan sedang Norwich City hanya memiliki catatan 2 kali kemenangan saja.

Namun perform buruk Anthony Martial dkk akhir-akhir ini tentunya melahirkan sebuah situasi tekanan bagi Van Gaal dalam menghadapi partai pertandingan ini, apalagi rumah taruhan online setempat turut membuka bursa taruhan yang menempatkan nama Van Gaal teratas sebagai pelatih yang akan menjadi korban pemecatan selanjutnya usai Jose Mourinho.

“Pastinya saya tak ingin sejarah perjalanan karier saya dihiasi dengan pemecatan, ini adalah masalah kehormatan dan saya akan berusaha mati-matian untuk tidak terjebak dalam situasi pemutusan kerja dari pihak klub, bagi saya ini adalah tekan lebih besar ketimbang tekanan dari lawan kami dilapangan ataupun tekanan dari awak media dan fans fanatik Setan Merah” ujar Van Gaal.

Menyadari kalau masa depannya terantung dari hasil pertandingan positive dirinya mematok harga mati kemenangan atas Norwich City di Old Trafford malam nanti, saat ini Norwich City harusnya bukanlah lawan berarti bagi kekuatan kawanan Wayne Rooney, mereka kini berada di zona degrarasi diposisi ke 18 dengan 14 point saja.

Perkiraan Susunan pemain dan formasi yang akan diturunkan kedua pelatih masing-masing tim adalah sebagai berikut:

Manchester United : Louis Van gaal.

Kiper : David De Gea.

Bek : Phil Jones, Daley Blind, Chris Smalling, Guillermo Varela.

Gelandang : Memphis Depay, Juan Mata, Wayne Rooney, Michael Carrick, Morgan Schneiderlin.

Striker : Anthony Martial.

Formasi : 4-2-3-1.

Norwich City : Alex Neil.

Kiper : John Ruddy.

Bek : Russell Martin, Martin Olsson, Sebastian Bassong, Ryan Bennett.

Gelandang : Jonathan Howson, Wesley Hoolahan, Robert Brady, Graham Dorrans, Alexander Tettey.

Striker : Cameron Jerome.

Formasi : 4-4-1-1.