6 goal antarkan Barcelona memimpin sementara La Liga

Mendizzoroza – Pesta 6 goal kegawang Alaves dalam lanjutan kompetisi di La Liga tadi malam membuat Barcelona menyalip Real Madrid untuk sementara, babak pertama ditutup dengan keunggulan 2 goal yang dicetak masing-masing oleh Luis Suarez dimenit ke 37 dan Neymar dimenit ke 40, kemudian 4 goal lainnya yang terjadi dibabak kedua dicetak oleh Lionel Messi dimenit ke 59, dilanjut goal bunuh diri dari Alexis dimenit ke 63 kemudian Ivan Rakitic dan Luis Suarez menambah keunggulan di menit ke 65 dan 67.

Menanti hasil pertandingan Real Madrid yang akan bertandang kemarkas Osasuna dini hari nanti Blaugrana untuk sementara menduduki puncak klasemen dengan 48 point unggul 2 point dari Los Galacticos.

Menyeberang ke Stadium de Mendizorroza pasukan Luis Enrique yang dipimpin oleh Lionel Messi mendominasi jalannya pertandingan dengan perbandingan persentase 70:30, tercatat ada 15 kali upaya membidik gawang dilakukan anak-anak didik Luis Enrique dengan 9 tembakan tepat sasar dan 6 darinya membuahkan hasil goal.

Alaves yang tak berkutik dalam pertandingan ini tercatat membuat 7 percobaan tembakan yang membahayakan dengan 4 darinya on target, catatan yang tak berimbang dari kedua tim yang kebetulan akan saling bertemu kembali dibabak final Copa del Rey bulan mei mendatang.

Ada beberapa catatan record turut tercipta usai pertandingan ini, Neymar dengan goal ke 95 yang diciptakannya dimenit ke 40 dalam laga ini menggeser record Ronaldinho yang memiliki catatan 94 goal selama berseragam Los Cules, lantas Luis Suarez dengan 2 goal dimenit ke 37 dan 67 juga berhasil menyamai record yang pernah diukir sang pelatih Luis Enrique dengan total 109 goal ketika bermain untuk Barcelona dulu.

Sepanjang 22 pekan pertandingan berlalu nama Luis Suarez tercatat sebagai sosok paling tajam dikompetisi La Liga dengan koleksi 18 goal satu goal lebih banyak dari rekannya Lionel Messi, sayangnya dalam pertandingan ini Barcelona harus kehilangan Aleix Vidal winger bek kanan yang terpaksa harus meninggalkan lapangan pertandingan karena cedera.

Tampaknya Aleix Vidal harus istirahat cukup lama akibat cedera dibagian engkel Kanan yang cukup parah, walau belum dipastikan seberapa parah cedera yang dialaminya namun melihat gelagat dilapangan dimana ketika kejadian dirinya sempat ditandu keluar lapangan pertandingan, sepertinya cukup serius permasalahan yang dihadapi bek 27  tahun ini.

“Saya belum mendapat kabar lebih lanjut dari tim medis, semoga saja cederanya tidak terlalu serius dan tidak akan menyita waktu lama penyembuhan, saya ikut merasa menyesal atas kejadian ini dan berharap semuanya cepat kembali membaik” ucap Luis Enrique usai pertandingan.

 

 

Luis Enrique kecewa ketika hasil tidak maksimal

El Madrigal – Barcelona mulai menjauh dari puncak klasemen ketika mereka tak mampu membawa pulang 3 point penuh dari kandang Villarreal dini hari tadi, bertempat di Stadium El Madrigal pasukan Luis Enrique memimpin dalam hal dominasi namun mereka harus tertinggal terlebih dahulu melalui goal dari Nicol Sansone dimenit ke 50, baru kemudian dimenit jelang bubaran Lionel Messi tampil sebagai pahlawan menyelamatkan Blaugrana dari kekalahan.

Tambahan 1 point dari hasil pertandingan imbang membuat klub asal Catalunya ini terpaksa untuk sementara mendekam diposisi ketiga dengan jumlah perolehan 35 point tertinggal 5 point dari Real Madrid yang masih menyimpan 1 kali pertandingan ekstra, sementara Sevilla (36 point) beranjak naik menyalip ketika mereka sukses menambah point kemenangan dari kandang Real Sociedad dipekan bersamaan.

Ini adalah hasil pertandingan imbang keempat dalam 6 laga terakhir Barcelona di ajang La Liga, ada sesuatu yang berbeda dari sang juara bertahan yang bermain tidak seperti biasanya, jarak persaingan dengan Real Madrid pun semakin terbentang lebar, sementara Lionel Messi dkk melemah hal sebaliknya berlaku bagi Ronaldo dkk yang sedang merajut prestasi 39 pertandingan tak terkalahkan.

Tim yang bermarkas di Camp Nou ini harus segera bangkit dan perbaiki permainan jika tidak ingin habiskan musim tanpa prestasi, perjalanan masih panjang itu kata Luis Suarez yang menyadari kalau dia harus melakukan ‘sesuatu’ bersama Messi dan Neymar, trio MSN harus kembali ‘mempercantik diri’ dengan goal-goal dipertandingan mendatang dan itu tak bisa ditawar lagi.

“Akhir-akhir ini kami banyak membuang point, saya sendiri menilai kalau kami tidak bermain buruk, kami banyak melahirkan kesempatan dengan bola-bola berbahaya kegawang lawan, hanya saja penyelesaian akhir yang tidak akurat dan kami harus memperbaiki ini semua, masih ada 21 laga pertandingan sisa yang harus kami menangkan di La Liga” ucap mesin goal asal Uruguay itu.

Gagal lagi raih kemenangan membuat Luis Enrique kecewa untuk kesekian kalinya, walau menguasai bola dan juga lapangan pertandingan dimana tercatat mereka mendominasi dengan perbandingan 70:30 namun pasukannya tak mampu menebus tembok pertahanan Villarreal, 17 tembakan dihasilkan dengan 10 darinya tepat sasar mereka harus takluk dari Villarreal yang hanya lahirkan 5 bola berbahaya dengan 4 darinya yang on target.

“Sepakbola memang susah diprediksi bukan? Jika melihat dari statistic pertandingan jelas kami berada diatas tapi hasil yang berbicara berbeda, dengan permainan yang dipertontonkan dimana kami menguasai lapangan saya rasa tidak ada kata yang bisa saya sampaikan lagi untuk para pemain saya, mereka sudah berkerja keras hanya keberuntungan belum berpihak jadi kami harus bersabar untuk pertandingan mendatang” ucap Enrique.

Josep Bartomeu pastikan Luis Suarez tak akan dijual

Catalan – Berhembus kabar angin kalau Jose Mourinho ingin membeli Luis Suarez dari Barcelona untuk memperkuat barisan depannya, striker Uruguay ini disebut akan ditawarkan nilai transfer yang menggiurkan dari kubu Old Trafford, £ 135 juta adalah nilai yang berani dikeluarkan The Special One untuk memboyong bomber Barcelona jika bursa transfer kembali dibuka nanti.

Namun dengan tegas presiden Blaugrana Josep Bartomeu menolak jika saja berita ini memang betul adanya, dikatakan sang presiden kalau Luis Suarez adalah pemain inti dan tulang punggung kekuatan Barcelona saat ini yang tak mungkin dijualnya, Bartomeu katakan kalau itu hanya kabar gossip murahan saja yang tidak bisa dipastikan dari mana sumbernya.

Bahkan Josep Bartomeu katakan kalau pihaknya sedang menggodok kontrak kerja baru untuk tetap mempertahankan Luis Suarez di Camp Nou, “Kami sudah mendengar kabar tak jelas itu, tak heran banyak yang menginginankannya itu adalah wajar, tapi saat ini Luis Suarez sangat senang menjadi bagian dari tim sukses Barca, kami sedang menyusun anggaran untuk memperpanjang waktu Suarez di Catalunya”.

Ditambahkan Bartomeu kalau Luis Suarez adalah salah satu penyerang terbaik didaratan Eropa yang tak kalah kelas dibanding bahkan dengan 2 pemain terbaik dunia pelanggan Ballon d’Or Lionel Messi dan Cristiano Ronaldom, bahkan tak kalah dibanding dengan Neymar Jr salah satu rekan nya di Blaugrana, dia akan terus dipertahankan dan dia sangat berambisi untuk menjadi pemain terbaik yang diakui dunia dimasa keemasan karirnya saat ini.

Trio MSN takkan mungkin berpisah terlebih dimasa keemasan mereka saat ini, ketiganya sedang berada dalam masa puncak ketenaran dibawah tangan dingin pelatih Luis Enrique, dini hari nanti Barcelona akan bertandang ke markas Manchester City di Etihad Stadium untuk menjalankan laga lanjutan away, pertengahan pekan silam Barcelona berhasil menang atas Citizen di Camp Nou dengan membobol gawang City untuk 4 kali tanpa mampu dibalas.

Berkesempatan bermain dikandang sendiri Pep Guardiola optimis akan menangkan pertandingan, Manchester City sudah lama menanti masa kesuksesan di ajang Liga Champions dimana mereka hanya mampu raih prestasi tertinggi mencapai babak Semifinal saja dimusim silam ketika klub masih dipimpin Manuel Pellegrini.

Dengan memiliki pasukan yang cukup mumpuni seperti Sergio Aguero, Ilkay Guendogan, John Stones, Leroy Sane dan masih banyak lagi pemain berkelas lainnya The Citizen diharapkan akan raih sukses dipentas Liga Champions kali ini bersama Pep Guardiola, setidaknya mereka diprediksikan akan lolos dibabak penyisihan group menuju kebabak 16 besar.

Namun untuk memenangkan pertandingan atas Barcelona adalah sebuah pekerjaan sulit ketika trio MSN masih terus eksis sebagai trio terbaik di La Liga saat ini, dengan pernyataan Josep Bartomeu terkait perpanjangan kontrak Luis Suarez sepertinya Jose Mourinho harus mengubur impiannya untuk berharap mendapatkan jasa Luis Suarez ditransfermarket musim dingin nanti.

Mario Kempes, Luis Suarez sayangkan keputusan Lionel Messi

Bueno Aires – Gagal lagi di Copa America Centenario 2016 membuat Lionel Messi benar-benar frustrasi dengan tim Tanggo, dirinya pun mengambil keputusan untuk gantung sepatu dan tak ingin lagi bermain dengan jersey Biru Putih Argentina, tentu saja keputusan ini sontak membuat banyak pihak terkejut dan tak percaya dengan keputusan yang diambil La Pulga.

Bahkan Legenda abadi Argentina Mario Kempes menyayangkan apa yang telah diucap Leo usai kegagalan yang kesekian kali dirasakannya bersama squad Tanggo, Kempes sang pahlawan yang pernah hantarkan Piala Dunia untuk Argentina di tahun 1978 ini merasa Messi terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan dan dia mengharap Messi mempertimbangkan kembali.

“Sungguh sayang jika dia tinggalkan timnas dalam keadaan kegagalan, tidak seharusnya dia menyerah diusianya saat ini yang baru menginjak angka 29 itu, dia masih sangat berpeluang untuk wujudkan impiannya dengan prestasi dan skill yang dimilikinya, masih banyak kompetisi menanti dan masih banyak peluang untuk Argentina mengangkat Piala Juara didepan” ucap Mario Kempes.

Menurut legenda dunia ini kalah menang dalam sebuah kompetisi adalah sebuah perjuangan dan adalah hal yang sangat wajar,bagaimanapun Lionel Messi bukanlah superman yang selalu sempurna dia selalu penuh emosional ketika tim yang dibelanya kalah dalam satu kompetisi, dia bukanlah makhluk luar angka yang selama ini diumpamakan karena kehebatannya berseragam Barcelona.

Tak hanya Kempes, rekan satu tim Leo yakni Luis Suarez juga mengaku kaget dan tak menyangka kalau rekan sepermainannya akan mengambil sikap untuk pensiun dari timnas, dia pun sangat mengharapkan rekannya yang dia tau memiliki talenta luar biasa ini dapat mengambil waktu untuk menenangkan diri dan kembali mempertimbangkan keputusannya tersebut.

“Saya harap Leo akan berubah pikiran, mungkin dia hanya emosi dan kekecewaan sesaat yang membuat dia melontarkan kata-kata tersebut, saya yakin dia akan mempertimbangkan lagi dan akan berubah pikiran, dia sangat menyesal ketika gagal eksekusi penalty disaat penentuan dan itu manusiawi sekali jika dia akan menyesali dan menyalahkan diri sendiri”  tutur striker Uruguay tersebut.

Selain itu Suarez juga meminta kepada semua pihak untuk tidak terlalu banyak berkomentar tentang kegagalan Messi, semua pemain tak terkecuali seberapa hebat dia tidak akan luput dari kegagalan disuatu kesempatan tak ada yang sempurna begitu juga Messi, dia yakin Messi sendiri tak harapkan kegagalan ini terjadi dan dia sangat ingin memenangkan gelar untuk Argentina karena itu adalah satu impiannya yang belum terujud.

“Adalah sulit untuk tak menyalahkan diri sendiri ketika goal penentu tak berhasil dia lakukan dari sebuah eksekusi penalty yang tak semestinya gagal dia lakukan, semua boleh berpendapat dan komentar tentang Messi tapi perlu diketahui dia adalah salah satu striker yang mengukir namanya dengan tinta emas disepanjang sejarah dunia sepakbola” tambah Suarez.

Untuk mengharapkan si bocah sakti La Pulga menarik kembali ucapannya untuk pensiun dari kancah Internasional bersama tim Tanggo, para supporter dan juga rakyat bahkan pemerintah Argentina di Bueno Aires membangun sebuah patung perunggu dipersembahkan untuk menghargai Lionel Messi, Horacio Larreta Rodriguez sebagai walikota samapi memohon kepada messi untuk membatalkan keputusan yang sudah dilepasnya.

Patung Leo dipajang di Rio de la Plata didaerah Paseo de la Gloria dipusat kota diletakkan bersama beberapa legenda atlit olahraga lainnya seperti Emanuel Ginobili (Basket) Luciana Aymar (Hockey) Juan Manuel Fangio (pembalap F1) Hugo Porta (Rugby), niatan seluruh rakyat Buenos Aires ini akankah membawa hasil untuk meluruhkan kerasnya hati Messi atau tidak semua ada ditangan La Pulga.

 

Copa America Centerino 2016 akan berlangsung 3-26 juni 2016

USA – Tak mau kalah dengan pesta EURO 2016 turnamen Copa America Centenario 2016 juga akan digelar diawal bulan juni 2016 mendatang, mengambil tempat di 10 kota terpisah di Amerika Serikat turnamen akan dimulai pada tanggal 3 juni dan akan berakhir pada tanggal 26 juni 2016 dimana partai final akan berlangsung di MetLife Stadium dikota East Rutherford New Jersey.

Adapun ke 10 kota yang akan dijadikan tempat berlangsungnya babak penyisihan mulai dari group hingga ke babak selanjutnya adalah Seattle, SantaClara, Philadelphia, Pasadena, Orlando, Houston, Clendale, Foxborough, East Rutherford, Chicago, sedangkan 16 timnas negara yang terlibat dalam kompetisi dibagi menjadi 4 group antara lain….

Group A tergabung  : tuan rumah USA, Colombia, Costa Rica, Paraguay.
Group B  tergabung : tim Samba Brazil, Ecuador, Haiti, Peru.
Group C tergabung  : tim Mexico, Uruguay, jamaica, Venezuela.
Group D tergabung  : tim tanggo Argentina, Chile (juara bertahan), Panama, Bolivia.

Kembali kali ini La Pulga atau Lionel Messi si pemain terbaik dunia peraih Ballon d’Or 2015 yakinkan kemenangan untuk tim tanggo Argentina, setelah dua kali gagal berturut di World Cup 2014 Brazil dan Copa America 2015 Messi tak ingin kegagalan kembali dirasakannya,  Albiceleste gagal dipartai final World Cup 2014 lalu dari Jerman lantas di Copa America 2015 kembali mereka gagal ketika hadapi Chile dibabak final.

Tim Tanggo sudah lama berpuasa prestasi semenjak terakhir sekali mereka raih sukses di pentas Copa America ditahun 1993, sebagai negara paling panas dan banyak memproduksi pemain berkelas dunia timnas Argentina terlihat tak pantas jika jauh dari prestasi juara, La Pulga yang perkasa bersama klub nya dengan segudang prestasi raihan tak mampu berbicara banyak kala membela negaranya.

Namun kabar tak sedap kembali menghadang Messi ketika dalam laga pertandingan persahabatan pagi tadi 28 mei 2016 dirinya harus meninggalkan lapangan pertandingan akibat cedera menimpa, hadapi perlawanan timnas Honduras,setelah terjadi tubrukan keras dimenit ke 64 Messi terpaksa dipapah keluar lapangan dan tak dapat meneruskan pertandingan ketika bagian tulang rusuk dan punggungnya kesakitan.

Belum bisa dipastikan seberapa serius cedera yang menimpanya, diharapkan Messi tidak akan berhalangan untuk berada bersama squad jalankan kompetisi nanti, Argentina dalam jadwal pertandingan akan berhadapan dengan sang juara musim lalu Chile pada tanggal 6 juni 2016 membuka pertandingan kualifikasi group D, sementara Panama dan Bolivia juga akan saling berhadapan dihari bersamaan.

“Semoga saja La Pulga tak alami cedera berat, sangat disayangkan kalau dia sampai melewatkan even ini, dia sangat antusias untuk memenangkan turnamen kali ini bersama kami, saya harap semua akan baik-baik saja dan kami dapat bermain bersama dan raih juara bersama kali ini” tutur Gonzalo Higuain pencetak goal kemenangan atas Hinduras dalam laga ujicoba ini.

Banyak timnas lain juga adakan pertandingan ujicoba tadi pagi sebelum berangkat ke Amerika Serikat jalankan turnamen, Chile sang juara musim lalu terpaksa harus mengakui keunggulan lawan mereka Jamaika yang datang bertandang dengan kekalahan score 1-2, Uruguay tanpa simesin goal Luis Suarez yang masih dibekap cedera menang 3-1 atas Trinidad&Tobago.

Luis Suarez belum yakin bisa bermain bersama rekan-rekan ketika cedera otot hamstring dibagian paha kanannya masih membutuhkan waktu penyembuhan, cedera didapat ketika membela Barcelona dipartai final Copa Del Rey melawan Sevilla, cukup serius cedera yang didapat dan terapi awal sudah dilakukan tim medis dari klub Barcelona sebelum kemudian tim medis Uruguay mengambil alih.

Rencananya Luis Suarez akan ikut serta dengan rombongan timnas La Celeste menuju ke Amerika Serikat sambil berobat jalan bersama tim medis Uruguay yang mengharapkan Luis Suarez akan lebih cepat sembuh dari perkiraan, jika tak ada halangan Luis Suarez diperkirakan akan bergabung dengan squad inti Uruguay jika La Celeste berhasil tembus kebabak perempatfinal nantinya.

Turnamen akan mulai digelar pada tanggal 3 juni 2016 dibuka dengan pertandingan antara tuan rumah USA dengan Colombia bertempat di Stadium Levi’s di Santa Clara California, Uruguay dijadwalkan akan membuka pertandingan hadapi timnas Mexico pada tanggal 5 juni 2016 bertempat di Stadium University Of Phoenix dikota Glendale.

 

 

 

 

Barcelona akhirnya berhasil pertahankan piala La Liga

Catalan – Antarkan Barcelona meraih gelar La Liga dengan hat-trcknya Luis Suarez juga mengukir namanya sebagai peraih gelar El Pichichi atau top scorer, dengan total mengoleksi 40 goal berikut 16 assist Luis Suarez bahkan kalahkan reputasi dua maha bintang yang selama ini mendominasi persaingan top scorer La Liga yakni Lionel Messi dan Cristian Ronaldo.

Bermain dikandang Granada trio MSN berhasil mengatasi ketertekanan mereka ketika Cristian Ronaldo terlebih dahulu sudah memastikan kemenangan untuk El Real melalui goal cepatnya dimenit ke 7, baru dimenit ke 22 mesin goal asal Uruguay Luis Suarez memecah kebuntuan dengan goal pertama darinya yang kemudian berlanjut dimenit ke 38 dan 86.

Walau pada akhirnya Ronaldo berhasil menambah keunggulan dimenit ke 25 dan memenangkan pertandingan dikandang La Coruna dengan 2 goal tak berbalas, persaingan sudah berakhir dan Los Blancos harus puas mengakhiri musim kompetisi La Liga dimusim ini sebagai penghuni posisi runner-up, belum habis perjuangan armada Zidane ketika mereka masih menyisakan satu trophy untuk diperjuangkan yakni trophy Liga Champions.

Sedangkan Luis Enrique yang kecewa diajang Liga Champions ketika mereka terlempar dibabak perempatfinal oleh pasukan Diego Simeone pastinya merasa puas kala tim besutannya dapat pertahankan piala La Liga yang sudah mereka rebut musim silam, menyisakan satu partai final Spanyol Cup dimana menanti Sevilla pelatih berusia 46 tahun ini optimis kalau timnya akan mampu mengawinkan kedua trophy domestik tersebut.

“Saya senang anak-anak mampu atasi tekanan dan berhasil petik kemenangan dan pertahankan Piala La Liga, kami sempat sedikit menurun jelang akhir musim tapi kami juga kembali dapat mengembalikan keadaan, tapi perjuangan belum berakhir kami masih memiliki satu tugas penting lagi dibabak final Spanyol Cup, kami baru akan pesta jika kedua trophy ini sudah berhasil kami bungkus” ucap Luis Enrique.

Dalam 8 tahun terakhir semenjak Real Madrid merajai kompetisi La Liga dimusim 2007-08, El Real hanya mampu kembali mengulang sukses dimusim kompetisi 2011-12 saja, sisa 6 musim kompetisi lainnya La Liga Dikuasai oleh kekuatan anak-anak Catalan, 6 kali sudah Barcelona berhasil meggondol piala La Liga dan mendominasi persaingan di La Liga.

Bek asal Brazil Marcelo Vieira menyayangkan terlambatnya pihak management Madrid lakukan manuver kala tim sedang dalam grafik menurun, diberhentikannya Carlo Ancelotti adalah kesalahan awal dari pihak petinggi di Santiago Bernabeu, kemudian datangnya Rafael Benitez adalah kesalahan kedua  dan terlambat mengambil keputusan mencopot mantan pelatih Napoli itu adalah kesalahan selanjutnya.

“Sayang kami jalankan awal musim yang tak konsisten, kami sempat tertinggal 13 point dari Barcelona dan kami semua sudahtidak lagi memikirkan untuk menjadi juara, tapi apa yang terjadi kemudian, kami berhasil akhiri musim menduduki posisi runner-up denganhanya tertinggal 1 point saja dari Barcelona, itu menandakan klub ini sedikit terlambat bereaksi” ucap Marcelo.

 

 

 

Barcelona, Atletico Madrid, Real Madrid terus bersaing

Spanyol – Sempat mempersulit keadaan dengan 4 pertandingan tanpa kemenangan khususnya di La Liga Barcelona bangkit kembali, di Riazor Stadium kandang Deportivo La Coruna trio MSN mengamuk dengan mencetak 8 goal kegawang lawan tanpa balasan, 4 goal dicetak oleh striker asal Uruguay Luis Suarez masing-masing dimenit ke 11, 24, 53, 64 sisa 4 goal lainnya dihasilkan oleh Ivan Rakitic (47’) Lionel Messi (73’) Marc Bartra (79’) Neymar (81’).

Kebangkitan luarbiasa ditunjukkan anak-anak Catalan setelah tiga pekan mereka terpuruk dan membuat posisi dipersaingan La Liga mereka menjadi terancam, kemenangan ini adalah moment-moment menegangkan yang dinanti oleh sang pelatih Luis Enrique, ketika tim sedang dirudung persoalan kepercayaan diri tak jarang pertandingan gampang akan berubah menjadi sulit.

Teraphy shock kekalahan beruntun membuat seisi armada Blaugrana berjuang habis-habisan semenjak menit awal pertandingan, “Beginilah seharusnya tim ini berkerja, kami sudah kehilangan moment-moment kemenangan beberapa pekan terakhir, tidak ada waktu untuk bersantai lagi saya harap kemenangan akan terus didapat dalam 4 pertandingan sisa” tutur Luis Enrique.

Walaupun kini Barcelona dalam posisi terjepit ketika perselisihan point menjadi tipis, mantan gelandang Los Cules Hristo Stoichkov tetap yakin kalau klub yang pernah dibelanya dulu akan keluar sebagai juara walau dalam keadaan kepepet, “Saya yakin Trio MSN akan kembali bersinar dan membawa Barcelona kembali menjadi juara dimusim ini, mereka masih yang terbaik saat ini kita lihat saja nanti diakhir persaingan.

Treble winners sudah tak mungkin lagi diraih dimusim ini, mereka sudah berlalu dari kompetisi Liga Champions ketika dikandaskan Atletico Madrid dibabak perempatfinal, hanya tersisa dua trophy domestic yang siap untuk mereka kejar yakni kejuaraan La Liga dan Copa Del Rey.

Di La Liga mereka kini ditempel ketat Atletico Madrid yang disaat bersamaan juga menang atas Athletic Bilbao, dengan 79 point sama Barcelona yang unggul selisih goal tetap memimpin klasemen untuk sementara, sementara di ajang Copa Del Rey mereka sudah tiba dipartai final dimana menanti Sevilla untuk mereka kalahkan.

Persaingan di La Liga menjadi semakin kompleks dan seru ketika Real Madrid yang berada diposisi ketiga dengan hanya ketinggalan 1 point juga terus menempel ketat, di Bernabeu Stadium kawanan Ronaldo juga baru saja berhasil memastikan kemenangan melalui 3 goal kemenangan tanpa balas atas Villarreal, Karim Benzema membuka kemenangan dimenit ke 41, Lucas Vazquez menambah kemenangan dimenit ke 69 kemudian Luka Modric menutup kemenangan dengan goalnya dimenit ke 76.

34 pekan kompetisi sudah berlalu di La Liga Barcelona (79 point) Atletico Madrid (79 point) dan Real Madrid (78 point) terus bersaing ketat dan saling menanti lawan-lawan mereka terpeleset, drama seru persaingan akan terus berlanjut dan menghias hingga keakhir pekan kompetisi 15 mei 2016 mendatang.

 

 

 

 

 

 

 

 

Luis Enrique ingin putus kutukan di Anoeta Stadium

La Liga – Bomber asal Uruguay Luis Suarez kembali dapat kritikan ketika dia yang dianggap sebagai biang keladi keributan justru selamat dari hukuman, dalam laga yang berlangsung di Camp Nou di ajang Liga Champions pertengahan pekan lewat Luis Suarez  dituduh membuat ulah dengan menendang Juanfran dalam sebuah aksi perebutan bola, aksi yang menurut pihak Atletico Madrid seharusnya mendapatkan ganjaran kartu akan tetapi striker Barca asal Uruguay ini malah lolos murni dari hukuman.

Laga tersebut berkesudahan dengan score 2-1 untuk kemenangan anak-anak Catalan walau mereka terlebih dahulu menelan kekalahan oleh goal dari Fernando Torres dimenit ke 25, namun 10 menit sesudah Torres membuka kemenangan dirinya mendapat ganjaran kartu merah akibat akumulasi kartu kuning kedua dimenit ke 35 ketika dia lakukan pelanggaran atas Sergio Busquets.

Dua goal dari Luis Suarez hadir masing-masing dimenit ke 63 dan 74 membawa Barcelona unggul dan membalikkan keadaan usai Atletico Madrid bermain dengan 10 pemain, tak sependapat dengan tuduhan yang dilontarkan Luis Enrique berbalik membela pemainnya dan balik memnuji kecerdasan pemain depannya itu.

“Inilah kelebihan yang dimiliki Luis Suarez, karakternya bermain memang seperti itu dan saya menyukai kecerdasannya memantau kondisi dilapangan dan lakukan apa yang harus dilakukannya untuk memenangkan pertarungan dalam berebut bola, tak ada yang salah dalam hal itu hanya saja ketika seorang striker melakukan upaya dengan menendang itu membuat lawan merasa kesal” bela Enrique.

Menanti pertandingan balik kandang ke Vicente Calderon dini hari 14 april 2016 mendatang Barcelona yang sedang seret goal kemenangan kembali akan jalankan jadwal pertandingan La Liga dini hari nanti, misi pertahankan posisi dipuncak klasemen La Liga saat ini Barcelona menyimpan 76 point akan bertamu ke Stadium Anoeta markas Real Sociedad yang tampaknya angker untuk anak-anak Catalan.

Dari catatan 5 pertandingan terakhir kedua tim yang berlangsung di Anoeta Stadium khususnya La Liga tak sekalipun Barcelona raih kemenangan, 4 kekalahan dan 1 hasil pertandingan imbang menjadi catatan pinggir prestasi buruk anak-anak Barcelona ketika bermain dimarkas Real Sociedad, dalam masa miskin kemenangan itu sudah 4 era pelatih bergantian yakni Pep Guardiola, Tata Martino, Tito Vilanova dan sekarang Luis Enrique.

Kutukan ini yang ingin dihentikan oleh sang pelatih Luis Enrique dan dijadikan misi dan target jelang pertandingan dini hari nanti, segudang prestasi yang ditorehkan Barcelona dengan menjuarai La Liga bahkan kejuaraan-kejuaraan bertaraf international dan juga Eropa seperti Liga Champions tak membuat mereka bisa menaklukkan sebuah klub papan tengah yang hanya tampil dengan armada ‘biasa-biasa’saja.

Luis Enrique sudah sekali dibuat penasaran ketika dia memimpin armadanya bertandang ke Anoeta Stadium januari 2015 silam, kekalahan dengan goal bunuh diri saat itu terasa menyakitkan dimana kala itu Jordi Alba ‘menghadiahkan’ kemenangan untuk Sociedad melalui goal darinya, sepanjang rantai kegagalan anak-anak Catalan di Anoeta Stadium sebelum juga pernah terjadi dua goal bunuh diri masing-masing oleh Gerard Pique *2012-13 dan Alex Song *2013-14.

 

 

 

 

Luis Suarez antar Blaugrana kefinal Piala Dunia antarclub

Catalan – Luis Suarez mengantar Los Cules masuk kepartai final ajang Piala Dunia antar club dengan hat-trick nya mengalahkan GuangZhou Evergrande, pertandingan yang mengambil tempat di stadium Yokohama Jepang ini berlangsung dengan ketat pada awalnya, pasukan Luis Enrique kesulitan membongkar pertahanan lawan sepanjang 30 menit pertama.

Goal pertama baru lahir ketika pertandingan sudah berjalan 39 menit dimana percobaan tembakan dilakukan Ivan Rakitic diluar kotak penalty, Shuai Li kiper klub wakil dari China ini berhasil menepis bola kiriman Rakitic namun bola liar hasil tepisan ini berhasil disambar oleh Luis Suarez dan tembakan kedua darinya tak lagi mampu diantisipasi oleh Shuai Li.

Tertinggal membuat Zhen Long berupaya untuk menetralkan keadaan dengan upayanya dua menit kemudian, sebuah free kick yang dieksekusinya dari luar kotak penalty hampir saja membuahkan hasil ketika Elkeson meneruskan dengan sebuah sundulan, namun sigapnya Bravo mampu menepis bola yang datang dan hanya menghasilkan sebuah corner kick saja untuk GuanZhou Evergrande.

Usai istirahat memasuki babak kedua Luis Suarez kembali menghadirkan goal keduanya jelang 5 menit pertandingan, goal cukup indah ini terjadi karena assist dari Andres Iniesta yang mengirim bola kedalam kotak penalty dimana Luis Suarez sudah menanti, menggunakan dada menahan dan mengontrol laju bola akhirnya Suarez berhasil melahirkan goal keduanya.

17 menit kemudian sebuah hadiah tendangan penalty didapat ketika Munir El Haddadi ditekel didalam wilayah kotak penalty oleh Huang Bowen, Luis Suarez ditunjuk untuk menjadi algojo tendangan 12 pass ini dan Suarez pun menyelesaikan tugasnya dengan sempurna, unggul 3-0 Barcelona tak mengendurkan permainan mereka hingga beberapa kesempatan kembali tercipta oleh Munir El Haddadi (71’) dan Sergio Busquet (84’).

Dua pemain depan andalan Luis Enrique yakni Neymar dan Lionel Messi tak bisa dihadirkan dilaga penting ini, jika Neymar tak dipasang karena cedera dipangkal pahanya sedangkan Lionel Messi baru diberitakan tidak ikut merumput karena gangguan rasa sakit pada bagian perutnya 2 jam sebelum pertandingan dimulai.

Kehilangan dua pentolan pendukung tak membuat Luis Suarez mati kutu, bahkan semakin membuatnya panas untuk unjuk kebolehan dan menonjolkan kalau dia memang pantas menjadi bagian dari klub asal Catalan ini, lolos memasuki babak final Barcelona kini siap menghadapi perlawanan dari River Plate tiga hari mendatang 20 dec 2015, belum dipastikan dipartai pamungkas apakah Lionel Messi dan Neymar siap menjalankan laga bersama anak-anak Catalan lainnya.

Barcelona tertahan 1-1 oleh Kelelawar Hitam Valencia

Mestalla – Walau ditahan imbang Valencia dan dipaksa berbagi point dengan tuan rumah sang pelatih Luis Enrique merasa puas dengan kinerja timnya, sedikit terhambat dengan hanya membawa pulang 1 point namun tak merubah keadaan dimana mereka tetap menduduki singgasana La Liga hanya saja Atletico Madrid dan Real Madrid yang berada dibawah mereka semakin mendekat ketika kedua menang disaat bersamaan.

Atletico Madrid yang tepat berada dibawah mereka membawa pulang 3 point dari rumah Granada CF membuat total nilai yang mereka kumpulkan menjadi 32 point tertinggal 2 point saja dari Blaugrana, sedangkan armada Rafael Benitez melaju mulus dengan kemenangan di Santiago Bernabeu Stadium mengalahkan Getafe dengan score telak 4-1.

Kini Real Madrid yang berada diposisi ketiga semakin mepet dengan dua rival mereka dimana kini mereka sudah menyimpan 30 point berbeda 2 point dengan squad Diego Simeone dan 4 point dari pasukan Luis Enrique, kompetisi pun menjadi semakin seru di La Liga dimana ketika penghuni tiga besar memiliki point kompetitif yang akan memacu mereka untuk tidak boleh lengah dan tidak boleh kehilangan point lagi.

Bertandang ke Mestalla Luis Enrique membawa serta trio dan prajurit lengkapnya untuk mencoba mencuri 3 point, babak pertama trio Catalan ini kesulitan membongkar barisan pertahanan Valencia yang tertata rapat dan rapi, kebuntuan usaha untuk membobol gawang masing-masing kubu tertahan hingga 45 menit pertandingan babak pertama usai.

Memasuki babak kedua Luis Suarez terlebih dahulu membuka goal kemenangan usai mendapatkan assist dari Lionel Messi pada menit ke 59, sayangnya kemenangan tak bisa dipertahankan ketika pertandingan tersisa 4 menit sebuah serangan balik cepat dibangun anak-anak Mestalla membuahkan hasil goal balasan dari Santi Mina dan menutup pertandingan dengan score 1-1.

Perbandingan secara keseluruhan Barcelona mendominasi penguasaan bola dengan catatan 68 persen berbanding 32 persen kesempatan yang dimiliki Valencia, 16 percobaan tembakan dengan 5 tepat sasar dicatat juga oleh rombongan Luis Enrique, sedang kubu tuan rumah hanya mencatat 10 shooting dan 3 diantaranya membidik sasaran.

Mantan bek sayap laskar Setan Merah Gary Neville walaupun sudah ditunjuk untuk menduduki kursi kepelatihan di Mestalla namun dirinya masih belum menjalankan debut selaku pelatih Valencia dan belum terlihat dibangku bench pelatih dan pemain, namun dia tidak melewati kesempatan untuk mengamati pertandingan dari tribun kursi penonton.

Pulang dengan 1 point memang tak disesali Enrique dimana menurut pandangannya anak-anak Catalan tidak bermain buruk tapi lawan mereka malam ini memang bermain luarbiasa, “Kami menghadapi lawan tangguh di Mestalla, mereka bermain rapat dan mampu membuat kami kesulitan, kami banyak mendapat kesempatan namun tidak berhasil mencetak goal, serangan balik mereka sangat efektif saya harus memuji mereka” tutup Enrique.

Dengan mncetak goal dikandang Mestalla Luis Suarez berhasil memperpanjang rentetan goal  disetiap pertandingannya bersama Blaugrana, tujuh pertandingan berturut sudah Suarez mencetak goal tak terputus dengan total 10 goal yang diraih, jika dienam pertandingan sebelumnya Luis Suarez mencetak goal dan membuat tim asungannya memenangkan laga kali ini goal darinya dapat dinetralkan oleh lawan mereka.