Jurgen Klopp optimis akan kinerja Mohamed Salah

Merseyside – Mohamed salah akan kembali ke persaingan Premier League musim ini bersama Liverpool, tentu saja ada rasa was-was bagi semua hooligan The Reds terkait datangnya winger yang pernah gagal di Inggris bersama Chelsea dimusim 2014-15, namun tidak demikian dengan Jurgen Klopp sebagai penanggung jawab suksesnya Si Merah, dia optimis kalau anak Mesir ini akan mampu berbuat banyak bersamanya musim mendatang.

Selama berseragam si Biru satu musim pertama penyerang asal Mesir yang saat ini berusia 25 tahun itu hanya mampu mencetak 2 goal dengan 4 assist saja, keruan dia kemudian pun dipinjamkan ke Fiorentina dimusim selanjutnya (tidak penuh) dengan hasilkan 6 goal yang mana kemudian As Roma menjadi tempat pemberhentian selanjutnya bagi Salah, bersama Roma dirinya berhasil mencatat hasil lebih baik dengan 14 goal (2015-16) dan 15 goal (2016-17).

Total tercatat kalau Salah hanya pernah tampil sebanyak 13 kali dipentas Premier League kala masih menjadi bagian dari The Blues, Klopp katakan banyak kasus seperti itu terjadi dimana ketika seorang pemain bagus sulit beradaptasi dengan lingkungan barunya, banyak faktor yang bisa membuat keadaan menjadi sulit, salah satu pemain lain yang juga merasakan hal serupa adalah Kevin De Bruyne kala masih memperkuat Chelsea juga.

“Tidak selalu pemain yang mempunyai skill bagus akan dijamin sukses diklub barunya, rekan baru lingkungan baru dan mental selalu akan mendapat perhatian khusus bagi keberhasilan sipemain, saya tidak ragu dengan kemampuan Salah dia adalah pemain hebat menurut saya, dan saya akan mengoptimalkan dia nanti, bersama Liverpool saya yakin dia akan bersinar kembali” ucap Klopp.

Satu hal yang memicu rasa penasaran Klopp untuk mendapatkan service Klopp adalah kaki kidal yang dimiliki Salah sebagai salah satu senjata kelebihannya, Liverpool dan khususnya mantan pelatih Dortmund ini sebuat kalau dia membutuhkan kombinasi ini dalam barisannya yang saat ini masih belum ada pemain berkaki kidal.

“Dia hanya terlihat tidak cocok ketika bermain di Stamford Bridge, itu yang saya sebut kalau lingkungan akan sangat berpengaruh, lihat saja ketika dia bermain di Serie A bersama As Roma dengan hasil 15 goal adalah sebuah kemampuan yang tak bisa dibilang lemah, saya yakin dan itu terbukti ketika dia turun pertama kali bersama squad dilaga pramusim melawan Wigan dia berhasil mencetak goal pertamanya” tambah Klopp.

Beberapa hari lalu Liverpool sudah menjalankan pertandingan pramusim pertama dengan melawan Wigan Athletic, berkesudahan dengan hasil akhir berimbang 1-1 Klopp merasa cukup puas dengan penampilan Mohamed Salah yang berhasil mencetak goal untuk The Reds dilaga tersebut.

Didatangkan dari As Roma kubu Liverpool menguras kocek sebesar 42 juta Euro yang kemungkinan akan berkembang menjadi 50 juta kemudian jika saja permainannya memuaskan.

 

 

 

Jurgen Klopp dapatkan tandatangan Mohamed Salah

Anfield Stadium – Setelah deal panjang akhirnya tercapai juga kesepakatan antara kubu As Roma dengan Liverpool terkait Mohamed Salah, striker asal Mesir yang baru saja genap berusia 25 tahun pada tanggal 15 juni lalu resmi memakai seragam The Reds untuk musim kompetisi 2017-18 mendatang, tarik ulur terkait harga transfer terjadi dalam beberapa pekan terakhir baru hari ini 23 juni 2017 kedua kubu mencapai kesepakatan.

Tes medis sudah dilalui hingga nomor punggung pun sudah ditentukan dimana striker As Roma ini nantinya akan mengenakan nomor punggung 11 miliknya Roberto Firmino, dengan kesepakatan akhir nilai transfer sebesar € 50 juta Salah menandatangani kontrak kerja derdurasi panjang, jika nantinya penampilan Salah memuaskan dia akan mendapatkan tambahan pembayaran sekitar € 10 juta klausal ini tertulis dalam kontrak.

Bersama gerombolan Serigala ibu kota selama dua musim kompetisi pria kelahiran kota Basyoun Mesir ini menjalankan 83 laga kompetitif dengan hasilkan 34 goal, khusus dimusim yang baru berlalu Salah terlibat dalam 41 pertandingan dengan mengoleksi 19 goal disertai 15 assist.

Tidak asing dengan persaingan di Premier League dimana Salah pernah bermain untuk Chelsea dirinya pun dijadikan harapan Jurgen Klopp untuk mendongkrak daya gedor barisan depan The Reds, striker yang juga bagus bermain sebagai sayap dibarisan depan ini mendapat perhatian khusus dari klopp, pujianpun sempat dilontarkan Klopp terkait pemain serba bisa ini.

“Dia memiliki karakter permainan yang saya inginkan, dia memiliki perpaduan antara kemampuan naluri dan pengalaman yang sudah lama saya amati, dengan adanya dia didalam squad saya yakin perform tim akan meningkat. Juga dia tidak asing lagi diajang Premier League dia juga pernah berlaga dipentas Liga Champions saya rasa dia akan cepat beradaptasi” tutur mantan pelatih Dortmund itu.

Satu yang juga dipuja Jurgen Klopp adalah kemampuan berlarinya, dengan postur tubuh kecilnya semakin mendukung akselerasinya didepan gawang, Klopp pun semakin yakin kalau Salah akan memberikan warna beda untuk timnya dimusim nanti.

“Dia memiliki kecepatan luarbiasa, akan menjadi nilai positive kerja tim yang bakal mengancam lawan-lawan kami dimusim nanti itu pasti, hal terpenting bagi saya adalah rasa laparnya ketika didepan gawang untuk mencetak goal, dia sudah tau apa yang kami inginkan darinya dan dia sendiri sudah siap tampil didepan pendukung fanatic The Reds” utup Klopp.

Tak kurang dari kegembiraan Klopp menyambut Salah striker Roma ini juga merasakan hal serupa,”Kembali ke Premier League saya sangat antusias dan semangat, saya akan memberikan segalanya untuk Liverpool, menjadi bagian dari klub bersejarah dengan dukungan fans fanatik ala Hooligan sejati adalah penyemangat luarbiasa untuk saya” tutur Salah.

Target kembali menjuarai Premier League sudah membara usai mereka banyak upaya dilakukan, dari gonta ganti pelatih sampai rombak squad dengan menguras dana tidak sedikit, sepanjang sejarah Liverpool hanya tercatat pernah menjuarai Liga untuk 18 kali, tahun kompetisi 1990 adalah terakhir sekali mereka menjuarai liga dimana ketika itu masih dikenal dengan nama League First Division.

 

 

Manchester City, Liverpool, Arsenal berebut posisi 3 besar

Premier League – Sama sama menyisakan satu laga pertandingan lagi Manchester City dan Liverpool akan berusaha mati-matian untuk akhiri musim diposisi 3 besar, Chelsea sudah umumkan kepada dunia kalau mereka adalah kampiun Premier League untuk musim kompetisi 2016-17 kemudian Spurs juga sudah mengunci posisi sebagai tim kedua terbaik dalam kompetisi.

Berada diposisi ketiga saat ini dengan hasil 75 point pasukan Pep Guardiola sedang bersaing dengan Liverpool yang berada satu level dibawah mereka berselisih 2 point, dilaga pamungkas Liverpool akan kedatangan Middlesbrough sedang Manchester City akan menyeberang kemarkas Watford, diatas perhitungan matematik kedua tim tak kan kesulitan untuk memenangkan pertandingan ketika keduanya bertemu lawan yang levelnya jauh berada dibawah mereka.

Tak ketinggalan Arsenal juga masuk dalam persaingan ketat yang sedang berlaku, saat ini The Gunners berada diposisi kelima dengan hasil perolehan 72 point sedikit tertinggal dari The Reds dan Citizen, inilah peta persaingan yang akan menghias pekan terakhir di ajang Premier League musim ini.

Laga terakhir yang akan dilalui pasukan Arsene Wenger cukup berat ketika mereka terjadwalkan akan kedatangan The Toffees Everton, tanggapi keadaan ini Pep Guardiola dengan timnya yang berada diposisi paling diuntungkan tak lantas melihat pertandingan terakhir itu mudah.

“Saya rasa kami tidak bisa bermain santai dipertandingan walau kami hanya perlu mencari 1 point saja untuk mengamankan posisi kami ditempat 3 besar, Arsenal dan Liverpool tentunya tidak akan main-main dilaga layaknya final akhir pekan nanti, semua masih belum berakhir dan kami akan berjuang untuk memastikan tiket Liga Cchampions ditangan” tutur Pep Guardiola.

Saat ini memang selisih goal ketiga tim yang sedang berkompetisi ini dimenangkan oleh pasukan Pep Guardiola, mereka mencatat perolehan selisih goal sebanyak 36 sedang ditempat kedua adalah Liverpool dengan perolehan selisih 33 goal baru kemudian Arsenal ditempat paling bontot dengan selisih 31 goal.

Kemenangan adalah satu-satunya jalan bagi pasukan biru langit Citizen untuk memastikan siri lolos murni kepersaingan Liga Cahampions musim mendatang, jika saja mereka gagal memetik point tambahan dipekan terakhir dan disisi lain Liverpool berhasil amankan 3 point di Anfields Stadium kala menjamu Watford, maka Liverpool lah yang akan mendapatkan kesempatan lolos mengikuti kompetisi Liga Champions sebagai wakil dari Premiership.

Arsenal? Mereka adalah tim yang berada diposisi paling lemah untuk lolos murni dan akhiri musim tempati urutan 3 besar, walaupun menang mereka harus menang dengan banyak goal untuk melampaui perolehan selisih goal Liverpool dan Manchester City, Arsene Wenger hanya bisa pasrah saja melihat hasil pertandingan, setidaknya mereka sudah pasti akhiri musim kompetisi diposisi 5 besar.

Arsenal tak ingin Liverpool menang dan menjauh

Barclay’s – Antonio Conte berhasil memastikan Chelsea menjuarai kompetisi Premier League musim ini dipekan ke 36, perolehan 87 point jelang 2 pertandingan tersisa The Blues tak terkejar lagi ketika Tottenham Hotspur sebagai rival terdekat mempunyai selisih 10 point dengan 3 pertandingan sisa, Spurs baru akan bertandingan malam ini menjamu pasukan Jose Mourinho di White Hart lane.

Tak ada lagi persaingan merebut gelar disisa 2 pekan terakhir yang ada hanya persaingan merebut tiket keajang persaingan Liga Champions musim mendatang, Chelsea dan Spurs sudah memastikan diri memegang tiket ketika keduanya sudah jauh meninggalkan para pesaing dipapan 3 besar, tinggal Manchester Ciy, Liverpool dan Arsenal yang masih memiliki peluang untuk bersaing memastikan diri.

Arsenal baru saja membawa pulang kemenangan dari kandang Stoke City dipertandingan terakhir tadi malam, kemenangan yang terus menjaga asa The Gunners berkompetisi memperebutkan jatah mereka bertandingan di pentas Liga Champions, begitupun Manchester City dipekan ini berhasil menambah point kemenangan usai kalahkan Leicester City 2-1.

Tinggal kini Liverpool kemudian Manchester United yang akan dinanti hasil pertandingan malam nanti 14 mei 2017, apakah mereka akan mampu petik kemenangan dan jaga asa persaingan untuk merebut tiket panas menuju kepersaingan antar klub paling bergengsi didaratan Eropa musim depan.

Liverpool akan jalankan laga tandang keBoleyn Ground markas West Ham United, perselisihan point yang sangat tipis membuat sisa musim di Premiership akan menjadi seru, Manchester City diposisi ketiga dengan 72 point masih rentan dari pengejaran Liverpool yang berada satu level dibawah mereka dengan 70 point, sementara Arsenal berada diurutan kelima dengan hasil perolehan 69 point.

Bek ‘Meriam London’ Rob Holding pun kemudian sangat berharap kalau Liverpool akan tersandung dan gagal peroleh nilai tambahan dilaga nanti malam, “Pastinya kami semua hanya bisa berharap Liverpool tidak berhasil menang dikandang The Hammers, saya sendiri akan berada ditribun penonton dan menjadi pendukung West Ham United” ujar mantan bek Bolton Wanderers itu.

Menyadari waktu yang tidak banyak lagi tersisa Arsene Wenger juga tidak ingin banyak komentar kecuali berkerja maksimal, 6 point tambahan disisa musim adalah priortasnya tanpa mengandai-andai dan tanpa melihat hasil pertandingan lain, Sunderland dan Everton adalah dua tim yang akan dihadapi jelang berakhirnya musim.

“Saya tidak memusingkan dimana posisi kami diakhir kompetisi, tugas kami adalah maksimalkan pertandingan sisa dengan point penuh, dengan ilustrasi 6 point tambahan kami akan akhiri musim dengan total perolehan 75 point, jika semua berjalan mulus maka kami baru bisa memastikan diposisi mana kami berada, apakah dizona Liga Champions atau zona Liga Eropa” tutur Wenger.

Semangat kemenangan ditiga laga terakhir kiranya dapat memompa gelora api para pejuang The Gunners untuk trus memetik kemenangan hingga kepenghujung pertandingan nanti, 4 goal dipertandingan terakhir dicetak masing-masing oleh Olivier Giroud (42’, 80’) Mesut Oezil (55’) Alexis Sanchez (76’).

Peta Premier League dipekan ke 36

Barclay’s – Persaingan di ajang Premier League Inggris musim 2016-17 sudah mendekati garis finish, dipekan ke 36 Chelsea yang baru akan berlaga dini hari esok 9 mei 2017 sudah mengumpulkan 81 point berjarak 4 point dari Tottenham Hotspur yang terus berupaya untuk menyalip, masih ada 4 pertandingan lagi tersisa bagi The Blues untuk memastikan diri menjadi jagoan di Barclay’s musim ini.

Terpantau kalau langkah pasukan Antonio Conte untuk menjuarai kompetisi takkan terbendung lagi, satu demi satu pesaing terdekat mereka tersandung jelang akhir pekan penentuan, The Spurs dipertandingan terakhir tak mampu meraih point ketika mereka gagal petik kemenangan di Boleyn Ground markas West Ham United.

Kehilangan nilai membuat perburuan mereka dengan Chelsea sementara tertahan, jika Chelsea mampu membendung Middlesbrough di Stamford Bridge dini hari esok dan memetik angka kemenangan 3 point penuh, maka mimpi Mauricio Pochettino untuk memburu gelar juara bagi Tottenham Hotspur tampaknya sudah akan selesai.

Sementara Manchester City yang baru saja menang telak dikandang ketika berhasil mengkandaskan Crystal Palacce dengan score telak 5-0, terus menabur genderang perang dengan Liverpool yang dipekan bersamaan gagal menambah point kemenangan penuh ketika menjamu Southampton di Anfield Stadium.

Tambahan 1 point hasil laga imbang membuat Liverpool kini harus kembali berjuang demi bersaing dengan Manchester City memperebutkan tiket menuju kepanggung Liga Champions musim depan, keduanya kini menyimpain 69 point yang sama dan Liverpool harus mengalah untuk duduk diposisi keempat ketika perolehan selisih goal keduanya menjadi penentu.

Ketika Jurgen Klopp dihadapkan dengan kondisi saat ini dirinya tak lagi menampik kalau dia butuh suntikan beberapa pemain untuk mempertajam squad racikannya, sebelumnya dirinya pernah berucap kalau tidak lagi membutuhkan pemain-pemain baru untuk direkrut, namun ketatnya persaingan membuat dirinya berubah pikiran.

“Pada awalnya saya tidak tertarik untuk mendatangkan pemain jika mereka hanya mengincar Liga Champions dengan seragam The Reds, karena kami berkompetisi bukan hanya disatu gelanggang dan itu harus disadari sepenuhnya, saya hanya ingin mendapatkan tenaga yang siap untuk bertempur disegala medan tanpa terkecuali dan itu yang jadi prioritas saya sekarang” ucap mantan manager Dortmund itu.

Setelah menjalani satu musim kompetisi penuh, Klopp semakin siap untuk melangkah kejenjang yang lebih tinggi bersama armadanya, diapun sudah membuat list nama pemain yang ingin dia dapatkan dibursa transfer musim panas mendatang, kabarnya nama Cesc Fabregas (Chelsea), Alex Olade-Chamberlain (Arsenal), Isco ( Real Madrid), Virgil Van Dijk (Southampton) ada dalam daftar tersebut.

Bermuatan sama point kekuatan dua kubu antara pasukan yang dimotori Pep Guardiola dengan Jurgen Klopp akan terus menjadi sorotan penuh hingga kefinish musim kompetisi, siapakah diantara kedua tim yang akan lolos murni kepersaingan Liga Champions musim depan hanya akan ditentukan dalam 3 pertandingan tersisa.

Sementara diposisi kelima bertengger armada The Red Devils yang dipertandingan terakhir gagal memetik point tambahan dimarkas The Gunners, Jose Mourinho terpaksa harus mengakui kekuatan armada Arsene Wenger ketika gawang David De Ge harus kebobolan 2 kali oleh goal yang dicetak masing-masing oleh Granit Xhaka (54’) dan Danny Welbeck (57’).

Manchester United berada diposisi kelima dengan perolehan 65 point, walaupun gagal memetik kemenangan atas Arsenal mereka masih nyaman berada satu level diatas Arsenal yang baru mengumpulkan 60 point usai pertandingan terakhir.

 

Jurgen Klopp kesal dengan benteng pertahanan The Reds

Anfields Genk – Bertempat di Anfield Stadium dini hari tadi 6 april 2017 pasukan Merah tak mampu koleksi point sempurna, sempat tertinggal bahkan di 7 menit pertandingan baru berjalan oleh goal Benik Afobe kubu tuan rumah baru mampu balas ketika pertandingan berjalan 40 menit melalui goal balasan dari Philippe Coutinho, Divock Origi balikkan keadaan dimenit ke 59 kemudian Joshua King kembalikan keadaan jelang 3 menit pertandingan usai.

Satu hal yang mengganjil dihati Jurgen Klopp melihat jalannya pertandingan adalah barisan pertahanan Anfields genk, kesal setengah mati diapun merasa kecewa berat dengan barisan pertahanan anak-anak asuhnya yang dinilainya sangat rapuh, mendominasi jalannya pertandingan dengan perbandingan 67:33 Liverpool menciptakan 20 upaya tembakan bola kearah gawang yang hanya 8 darinya tepat sasaran.

Bournemouth yang tampil tertekan hanya mampu membuat 7 percobaan tembakan bola berbahaya, hanya 2 bola tepat sasar terjadi namun kedua darinya berhasil membobol gawang Simon Mignolet, dari hasil ini dapat dimengerti kenapa mantan pelatih Borussia Dortmund ini murung diam seribu bahasa, pekerjaan rumah yang akan menjadi issue utama baginya untuk membenahi kinerja tim yang saat ini menjadi tanggung jawabnya adalah tembok pertahanan.

“Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan disini terutama barisan pertahanan yang bobrok, konsentrasi buruk dan selalu telat merespons datangnya bola kami selangkah tertinggal, terus terang saya mual melihat terjadinya goal kedua hasil sebuah tendangan bebas dari kubu lawan, kami mampu menguasai lapangan tapi tidak menguasai pertandingan secara utuh” komentar sang pelatih.

Diantara para penghuni papan 5 besar di Premier League Liverpool yang saat ini menghuni anak tangga ketiga terdata sebagai tim yang paling banyak goal kebobolan, mereka memanen 39 goal kemasukkan lebih banyak dibanding Manchester City (34 goal) yang satu level berada dibawah mereka kemudian juga Arsenal (36 goal) diposisi kelima.

Dengan hanya menambah 1 point hasil pertandingan imbang ini Liverpool kembali membuka jarak dengan Tottenham Hotspur, dipekan bersamaan Spurs sukses bekuk Swansea City kala mereka bertandang ke Liberty Stadium, kini Spurs aman diposisi kedua dan terus menempel ketat dengan Chelsea yang memimpin sementara, keduanya menyisakan 8 laga pertandingan yang sama menuju ke finish musim.

“Persaingan dimusim ini memang agak berat, selain itu diperjalanan musim saya menemukan banyak kekurangan yang harus diperbaiki, saya dapat banyak masukan dan ide untuk memperbaiki kinerja tim dimusim mendatang agar hasil lebih maksimal didapat, kini kami harus menjaga asa berlaga di Liga Champions ketika gelar juara Premier League sudah tidak dalam jangkauan” Imbuh pelatih asal Jerman itu.

Akhir pekan mendatang pertandingan pekan ke 32 Premiership akan berlangsung, Jurgen Klopp kembali akan membawa pasukannya mengadu keberuntungan dengan menyeberang kemarkas Stoke City, kemenangan jelas adalah mutlak ketika ancaman dari Manchester City yang berada dibawah mereka dan masih menyimpan satu pertandingan tunda hanya tertinggal 2 point saja dari mereka.

 

Philippe Coutinho mendapat pujian dari Jurgen Klopp

Merseyside – Kembali memenangkan pertandingan derby atas Everton Jurgen Klopp pun memuji kinerja pasukannya, peran Philippe Coutinho Gelandang serang The Reds asal Brazil ini mendapat pujian special dari Jurgen Klopp, selain mencetak satu goal atas namanya (menit 31) dirinya juga terlibat kala Divock Origi mencetak goal (60’) sebelum Sadio Mane membuka kemenangan diawal pertandingan (menit 8’).

Sempat memudar diawal musim kompetisi usai kembali dari cedera engkel Coutinho terus mendapat kepercayaan dari Klopp walau dia tidak tampil maksimal, sempat digossipkan kalau dia menjadi target perburuan Barcelona gelandang serang 24 tahun ini buktikan kalau dirinya tetap memilih untuk menjadi bagian dari ‘Si Merah’ dengan menandatangani perpanjangan kontrak kerja.

Kesabaran Jurgen Klopp yang terus memberinya kesempatan tak sia-sia, bahkan kabarnya demi pentingnya point kemenangan dilaga derby ini kubu Anfields rela menjemput kedua pemain Philippe Coutinho dan Roberto Firmino dari Brazil ketika keduanya jalankan tugas kenegaraan bersama tim Samba akhir pekan lalu, keduanya berhasil memastikan keikut sertaan Brazil menuju ke pesta Piala Dunia 2018 yang akan diselenggarakan di Russia.

Jurgen Klopp dikesempatan ketika pertandingan sudah usai dan 3 point sudah ditangan memuji sekaligus memberi selamat kepada timnas Brazil, tak lain pengaruh kedua pemain yang dimilikinya Brazil dapat memastikan diri lolos kepentas Piala Dunia sebagai wakil dari zona CONMEBOL.

“Kami segenap kru Liverpool turut bergembira ketika Brazil raih sukses lolos keputaran final Piala Dunia 2018 mendatang, mereka kembali dalam kondisi bugar dan membuat segala sesuatu berjalan lancar dipertandingan tadi, saya senang dengan permainan mereka yang sudah menyuguhkan permainan berkelas dunia dan sangat fantastis” ucap Klopp kepada para kuli tinta.

Bermain 73 menit Philippe Coutinho kemudian diganti Trent Alexander-Arnold, dalam masa bermain Coutinho memperlihatkan akurasi operan bola dengan presentase 87 persen, dalam pada itu dia membuat dua tembakan tepat sasaran yang satu darinya membuahkan goal, keruan mantan pelatih Dortmund itu memberi Aplause atas upaya pria kelahiran Rio De Jeneiro itu.

Sempat terlihat kurang puas ketika Klopp menyuruhnya keluar lapangan pertandingan dimenit ke 73, namun itu tak mengurangi rasa kagum Klopp untuk memberikan pujian terhadap permainan gelandang serang asal Brazil ini,”Dia bermain sangat baik malam ini, dia mencetak goal dan membuat assist, malam ini saya puas dengan kerja tim yang berkolaborasi dengan sangat baik” tutur Klopp menutup percakapan.

Untuk sementara posisi Liverpool dalam tangga klasemen sementara Premier League sedikit terdongkrak keposisi ketiga usai kemenangan, sementara Manchester City yang malam nanti akan bertanding melawan Arsenal untuk sementara tergeser, jika Citizen dapat mencuri 3 point kemenangan dikandang Arsenal malam nanti maka mereka kembali akan menggeser Liverpool.

 

Liverpool dan Everton berpacu raih point

Anfield Stadium – Berada diposisi keempat dengan hasil 56 point Liverpool berpeluang untuk memperbaiki posisi dipekan ke 30 ini, membuka kompetisi Premier league dengan menjamu Everton armada Jurgen Klopp bertekad untuk memetik 3 point penuh dipertandingan, kembali bangkit di 3 pertandingan terakhir menjadi motivasi bagi anak-anak Merseyside untuk segera bangkit.

Kedua tim adalah sama-sama berasal dari kota pelabuhan Liverpool, terakhir sekali Everton mampu raih kemenangan kala bertandang ke Anfield Stadium adalah ketika dimusim kompetisi 1999-2000 dengan score tipis 0-1, 16 musim kompetisi berlalu sudah tanpa pernah sekalipun The Toffees berjaya menang dalam laga derby yang berlangsung dikandang The Reds.

Jelang pertandingan ini Everton yang kala ini dibesut pelatih asal Belanda Ronald Koeman juga dalam kondisi terbaik didua laga terakhir dimana mereka menang atas West Ham United 3-0 kemudian Hull City dengan score tak kalah telak 4-0, namun bertandang ke Anfield Stadium kali ini Koemen tidak diperkuat Seamus Coleman bek kanan yang alami patah kaki kala perkuat Rep.Irlandia ketika ditekel Neil Taylor (Wales).

Keduanya mengimpikan kemenangan 3 point jika Liverpool berharap untuk masuk kezona Liga Champions lantas Everton mengincar kompetisi Liga Eropa musim mendatang, secara keseluruhan Everton tidak pernah menang atas The Reds semenjak musim 2010-11 hingga kini.

Dimusim ini dipertemuan pertama kala pertandingan berlangsung di Goodison Park pasukan Klopp berhasil mencuri kemenangan berkat goal dari Sadio Mane ketika pertandingan jelang bubar (94 menit), selama ditangani Jurgen Klopp The Reds Sudah jalankan dua laga pertandingan derby kota Liverpool dan menangkan kedua pertandingan tersebut.

Jika kembali menang dipertandingan nanti Klopp akan mencatat sukses 3 kali kemenangan beruntun atas The Toffees dan menjadi manager pertama yang lakukan hal ini, sebelumnya tidak ada satupun mantan manager Si Merah mampu mencatat prestasi 3 kemenangan dilaga derby atas Everton, kedua tim yang menganut filosofi total football dipastikan akan bermain sengit dan tak ingin kehilangan point.

Selain Coleman yang dipastikan tidak bisa bermain masih ada dua nama lainnya yang juga terbelit permasalahan cedera yakni Funes Mori dan Bolasie, selain ketiga pemain nama Schneiderlin dan Besic juga Mc Charthy diragukan dapat tampil ketika ketiganya terlihat tidak fit.

Sementara dikubu tuan rumah kendala yang sama juga didapat ketika Philippe Coutinho yang baru perkuat timnas Brazil dalam kualifikasi Piala Dunia bersama Roberto Firminho juga belum pasti bisa perkuat squad Klopp dalam laga nanti, sementara Adam Lallana juga Jordan Henderson yang masih berurusan dengan tim medis dipastikan tidak bisa tampil, Daniel Sturridge yang sudah tampil dalam sessi latihan belum juga dipastikan apakan akan diturunkan Klopp dalam laga nanti.

Dalam laga ini Liverpool diprediksi akan kembali memenangkan pertandingan, selain catatan apik mereka selama ini bermain di Anfield Stadium adalah salah satu penyebabnya, namun susunan pemain yang akan diturunkan nanti juga diperkirakan akan membawa dampak dalam perkiraan, duet Firminho dengan Coutinho adalah harapan besar kemenangan bagi The Reds, jika kedua nya berhalangan tampil hasil pertandingan kemungkinan besar akan berakhir sama kuat.

 

 

 

 

 

Jelang bigmatch Manchester City vs Liverpool

Etihad Stadium – Untuk kesekian kalinya Manchester City harus terjengkal dibabak 16 besar dan keluar dari kompetisi Liga Champions, didebut musimnya Pep Guadiola gagal membuat perubahan dan sejarah baru bagi Citizen di kancah Eropa, sebagai sesama manajer Jurgen Klopp menilai kalau klub kota Manchester itu memiliki kendala di armada yang dinilainya kurang berkualitas.

City dibawah kawalan Manuel Pellegrini dalam beberapa musim terakhir terus gagal raih prestasi, pihak management pun mengambil langkah dengan mendatangkan sosok Pep Guardiola yang gemilang dengan prestasi, sukses membawa Barcelona dan Bayern Munchen gemilang ketika melatih disana Pep pun diharapkan akan dapat melakukan sesuatu perubahan berarti terkait prestasi.

Di kompetisi Premier League sendiri Manchester City harus puas sementara diposisi ketiga tertinggal 10 point dari Chelsea yang memuncaki klasemen saat ini, menyimpan perolehan 56 point yang sama dengan Spurs Pep Guardiola harus mengalah akibat selisih goal yang kalah dibanding dengan pasukan Mauricio Pochettino itu.

Jadwal pertandingan dipekan ke 29 esok malam 19  Maret 2017 pasukan ‘Biru Langit’ akan jalankan laga bigmatch, mereka ditantang The Anfields Genk nya Jurgen Kloop yang akan datang bertamu ke Etihad Stadium, tak heran jika mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut sedikit berkomentar terkait kegagalan Pep Guardiola melangkah jauh diajang Liga Champions.

“Saya rasa kenyataan yang mudah dilihat dengan kasat mata adalah tidak adanya pemain sekelas Lionel Messi atau Andres Iniesta dalam armada sebagaimana ketika dia sukses melatih Barcelona dulu, bukan berarti saya meremehkan para pemain yang menjadi tulang punggung Citizen saat ini, Aguero-Sterling-De Bruyne juga sangat bagus tapi mereka tidak bisa disejajarkan dengan Messi dan Iniesta itu tidak bisa dibantah” ucap Klopp.

Tidak ingin membandingkan kekuatan sosok pemain Klopp hanya ingin memberikan komentar kalau kegagalan diajang Liga Champions tak lepas dari peran para pemain dan bukan pelatih semata, dia sendiri menilai kalau Pep Guardiola adalah sosok pelatih yang sangat berpengaruh dan tidak bisa diremehkan.

“Untuk memenangkan setiap pertandingan yang kami jalankan diajang kompetisi apapun, selain strategi dilapangan hijau tentunya hal paling vital adalah tersedianya pemain yang bisa dijadikan andalan, tanpa dukungan itu seberapa bagusnya penerapan dilapangan akan sia-sia saja” tambah pria asal Jerman itu.

Jelang bigmatch esok Jurgen Klopp mengaku tak berani bermain-main dengan tim Biru Langit nya Pep Guardiola, walau dia sendiri mengawali percakapan dengan komentar kegagalan armada Pep dan penyebabnya menurut versi dia, namun secara utuh City masih musuh yang perlu diwaspadai dengan para penyerang yang mereka miliki saat ini.

Dilaga pertama musim ini kala keduanya bertemu di Anfield Stadium awal bulan January 2017 baru lewat, The Reds memenangkan pertandingan dengan score tipis 1-0 saja, jika melihat grafik perform kedua tim akhir-akhir ini Manchester City masih terlihat sedikit lebih baik ketimbang Liverpool, terdepak dari Liga Champions mereka pun hanya kalah goal tandang saja dari As Monaco (aggregate 5-5).

Dari jejak 10 pertemuan terakhir kedua tim disegala pentas pertandingan Liverpool masih mendominasi dengan 5 kali kemenangan, sedang Manchester City tercatat hanya pernah menang 2 kali saja dan 3 laga lainnya berakhi dengan hasil score berimbang, tampaknya pertandingan bigmatch ini berpeluang besar akan berakhir dengan score sama kuat saja.

 

 

Jurgen Klopp galau jelang laga dengan Arsenal

Premiership – Dini hari esok 5 maret 2017 laga panas di Premier League akan berlangsung di Anfield Stadium, Liverpool yang saat ini menempati anak tangga ke5 dalam klasemen sementara berisi 49 point akan menjamu Arsenal yang berada satu level diatas mereka dengan torehan 50 point, selisih satu point antara mereka menjamin pertandingan ini akan berjalan agresif dan seru untuk diikuti.

Dipertandingan pertama diawal putaran musim Liverpool memetik angka penuh kala bertandang ke Emirates Stadium dan pulang dengan membawa kemenangan 3-4, modal kemenangan ini seharusnya akan memberi semangat lebih kepada anak-anak asuh Jurgen Klopp jelang pertandingan, namun hasil buruk semenjak pergantian tahun membuat laga kali ini agak sulit untuk diprediksi.

Sebagaimana terjadi Liverpool sempat menguasai tangga klasemen sementara Premier League (pekan ke 11), namun hanya bertahan 1 pekan saja kemudian posisi The Reds terus naik turun akibat hasil pertandingan tak menentu, terlebih usai masa pergantian tahun hingga kini tercatat klub kota pelabuhan ini hanya berhasil merengut 2 kemenangan dari 8 laga yang terjadi (3 kali kalah, 3 kali imbang).

Sempat digadang-gadang sebagai kandidat juara dimusim ini, kini dengan hasil buruk belakangan ini klub asal Merseyside ini bahkan diragukan akan mampu ikut kompetisi antar klub didaratan Eropa musim mendatang, walau dihadapkan dengan permasalahan sulit mantan pelatih Dortmun Klopp tetap optimis kalau tim asuhannya akan mampu kejar target disisa 12 pertandingan menuju penutupan musim.

“Terus terang saat ini perasaan hati saya tidak sedang baik, ketika kami menang di Emirates Stadium dipertengahan bulan Agustus lalu ada rasa bangga dan itu tidak bisa dipungkiri, kami dapat mengalahkan sebuah klub raksasa dan legendaris di Premier League dikandang mereka, walaupun tipis tapi total 7 goal yang terjadi saat itu dapat menggambarkan seberapa serunya pertandingan berjalan” jelas Klopp.

“Perasaan itu seakan hilang akhir-akhir ini ketika tim ini sedang berada dalam fase buruk,kesan kemenangan yang menggebu kala itu sudah lama tidak saya rasakan lagi, perasaan yang tidak kalah gembira dengan memenangkan sebuah pertandingan final, setidaknya itulah perasaan galau dihati saya saat ini” ucap pria berusia 49 tahun itu.

Namun Jurgen Klopp kemudian menambahkan kalau dirinya tidak menyerah dengan keadaan, setidaknya kemenangan atas Tottenham Hotspur dua pekan lalu (2-0) sedikit banyak memberi harapan kepadanya, selama menangani klub sebagai pelatih persoalan naik turun perform tim adalah hal yang sangat wajar, tergantung bagaimana dia menyingkapi dan memberi suntikan semangat kepada armadanya untuk kembali kejalur kemenangan.

“Saya rasa tidak ada tim yang jalankan musim tanpa masalah, semua jalan tidak selalu mulus untuk dilalui, semangat menang adalah kunci utama dan awal dari sebuah perjuangan disetiap laga, saya tetap optimis dapat menaklukkan The Gunners dikandang kami esok, jika perasaan hati saya sedang galau itu adalah hal yang wajar saja” ucap Jurgen Klopp.