Liverpool mematahkan kutukan dari Crystal Palace di Anfield

Merseyside – Hampir saja Crystal Palace kembali mempercundangi Liverpool di Anfield Stadium sebagaimana berlaku dalam 4 musim kompetisi terakhir, pekan kedua Premier League yang bergulir tadi malam 19 agustus 2017 Liverpool baru mampu membobol gawang Crystal Palace yang dikawal oleh Wayne Hennessey pada menit ke 73 melalui aksi Sadio Mane.

Ketatnya barisan belakang The Eagles sempat membuat pasukan Jurgen Klopp merasa kewalahan, tercatat sepanjang menit pertandingan Sadio Mane dkk menghadirkan 18 upaya membobol gawang Palace yang 12 darinya tepat mengarah kearah gawang, bandingkan dengan kubu tamu yang cuma membuat 1 bola berbahaya ke gawan Simon Mignolet dari 3 kesempatan yang didapat.

Crystal Palace selalu membuat kesulitan di Anfield Stadium dan mencuri 3 point kemenangan semenjak musim kompetisi 2013-14, ketika itu mereka menang dengan membawa pulang score kemenangan 0-3 kemudian 1-2, 1-3 dan terakhir dimusim lalu dengan score 1-2, dengan kemenangan 1-0 kali ini Liverpool mampu memutus rantai kutukan terror di Anfield dari Si Elang Crystal Palace.

45 menit babak pertama tanpa goal tentunya sudah membuat ciut nyali para pemain The Reds yang terus mendapatkan hasil buruk dari Palace di empat musim terakhir dikandang mereka sendiri, beruntung satu kesempatan yang menciptakan goal dari Sadio Mane dapat membuyarkan semua keraguan mereka untuk mencatat kemenangan pertama mereka dimusim anyar ini.

Tak ada goal tercipta bagi kedua kubu setelah itu hingga pertandingan berakhir membangkitkan harapan Liverpool untuk melaju di tangga klasemen, “Kemenangan yang tidak mudah, kami bermain dengan sangat berhati-hati walau kami menguasai jalannya pertandingan, kami memiliki banyak kesempatan bagus namun tidak berakhir dengan hasil yang bagus pada awalnya, tapi dibabakkedua penantian kami tidak sia-sia dengan goal yang tercipta” ujar Jurgen Klopp untuk BBC.

“Satu kesempatan yang kami dapat dibabak kedua tercipta goal indah adalah sebuah kepuasan tersendiri saya rasa, dibabak pertama seharusnya ada goal tercipta tapi kami kurang beruntung, saya senang dengan proses terjadinya goal dimana adalah hasil upaya aksi solo dari Sadio Mane, ini menujukkan kelas darinya yang pantas didapatkannya” lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu.

Jurgen Klopp katakan kalau dia berharap goal-goal tambahan akan datang setelah goal pembuka kemenangan lahir dimenit ke 73, ketika bola-bola semakin lancar mengalir dimenit-menit pertandingan berikutnya namun dipenyelesaian akhir mereka selalu gagal menconvert serangan menjadikan goal tambahan, kuatnya tembok pertahanan yang dibangun Frank De Boer adalah salah satu penyebabnya.

Sementara dipertandingan lainnya Arsenal gagal memetik kemenangan kedua mereka ketika jalankan pertandingan tandang ke markas Stoke City di Bet365 stadium, satu-satunya goal dari sipendatang baru The Porter Jese Rodriguez dimenit ke 47 antarkan kemenangan untuk squad besutan Mark Hughes.

Manchester United mempermalukan tuan rumah Swansea City 0-4, begitu juga Watford yang datang bertandang kemarkas Bournemouth memenangkan pertandingan dengan score 0-2, Leicester City mengalahkan Brighton & Hove Albion 2-0 dan Southampton menang tipis 3-2 atas West Ham United, kemudian Burnley yang bermain dikandang sendiri takluk dari WBA dengan score 0-1.

 

 

 

Jurgen Klopp optimis akan kinerja Mohamed Salah

Merseyside – Mohamed salah akan kembali ke persaingan Premier League musim ini bersama Liverpool, tentu saja ada rasa was-was bagi semua hooligan The Reds terkait datangnya winger yang pernah gagal di Inggris bersama Chelsea dimusim 2014-15, namun tidak demikian dengan Jurgen Klopp sebagai penanggung jawab suksesnya Si Merah, dia optimis kalau anak Mesir ini akan mampu berbuat banyak bersamanya musim mendatang.

Selama berseragam si Biru satu musim pertama penyerang asal Mesir yang saat ini berusia 25 tahun itu hanya mampu mencetak 2 goal dengan 4 assist saja, keruan dia kemudian pun dipinjamkan ke Fiorentina dimusim selanjutnya (tidak penuh) dengan hasilkan 6 goal yang mana kemudian As Roma menjadi tempat pemberhentian selanjutnya bagi Salah, bersama Roma dirinya berhasil mencatat hasil lebih baik dengan 14 goal (2015-16) dan 15 goal (2016-17).

Total tercatat kalau Salah hanya pernah tampil sebanyak 13 kali dipentas Premier League kala masih menjadi bagian dari The Blues, Klopp katakan banyak kasus seperti itu terjadi dimana ketika seorang pemain bagus sulit beradaptasi dengan lingkungan barunya, banyak faktor yang bisa membuat keadaan menjadi sulit, salah satu pemain lain yang juga merasakan hal serupa adalah Kevin De Bruyne kala masih memperkuat Chelsea juga.

“Tidak selalu pemain yang mempunyai skill bagus akan dijamin sukses diklub barunya, rekan baru lingkungan baru dan mental selalu akan mendapat perhatian khusus bagi keberhasilan sipemain, saya tidak ragu dengan kemampuan Salah dia adalah pemain hebat menurut saya, dan saya akan mengoptimalkan dia nanti, bersama Liverpool saya yakin dia akan bersinar kembali” ucap Klopp.

Satu hal yang memicu rasa penasaran Klopp untuk mendapatkan service Klopp adalah kaki kidal yang dimiliki Salah sebagai salah satu senjata kelebihannya, Liverpool dan khususnya mantan pelatih Dortmund ini sebuat kalau dia membutuhkan kombinasi ini dalam barisannya yang saat ini masih belum ada pemain berkaki kidal.

“Dia hanya terlihat tidak cocok ketika bermain di Stamford Bridge, itu yang saya sebut kalau lingkungan akan sangat berpengaruh, lihat saja ketika dia bermain di Serie A bersama As Roma dengan hasil 15 goal adalah sebuah kemampuan yang tak bisa dibilang lemah, saya yakin dan itu terbukti ketika dia turun pertama kali bersama squad dilaga pramusim melawan Wigan dia berhasil mencetak goal pertamanya” tambah Klopp.

Beberapa hari lalu Liverpool sudah menjalankan pertandingan pramusim pertama dengan melawan Wigan Athletic, berkesudahan dengan hasil akhir berimbang 1-1 Klopp merasa cukup puas dengan penampilan Mohamed Salah yang berhasil mencetak goal untuk The Reds dilaga tersebut.

Didatangkan dari As Roma kubu Liverpool menguras kocek sebesar 42 juta Euro yang kemungkinan akan berkembang menjadi 50 juta kemudian jika saja permainannya memuaskan.

 

 

 

Jurgen Klopp dapatkan tandatangan Mohamed Salah

Anfield Stadium – Setelah deal panjang akhirnya tercapai juga kesepakatan antara kubu As Roma dengan Liverpool terkait Mohamed Salah, striker asal Mesir yang baru saja genap berusia 25 tahun pada tanggal 15 juni lalu resmi memakai seragam The Reds untuk musim kompetisi 2017-18 mendatang, tarik ulur terkait harga transfer terjadi dalam beberapa pekan terakhir baru hari ini 23 juni 2017 kedua kubu mencapai kesepakatan.

Tes medis sudah dilalui hingga nomor punggung pun sudah ditentukan dimana striker As Roma ini nantinya akan mengenakan nomor punggung 11 miliknya Roberto Firmino, dengan kesepakatan akhir nilai transfer sebesar € 50 juta Salah menandatangani kontrak kerja derdurasi panjang, jika nantinya penampilan Salah memuaskan dia akan mendapatkan tambahan pembayaran sekitar € 10 juta klausal ini tertulis dalam kontrak.

Bersama gerombolan Serigala ibu kota selama dua musim kompetisi pria kelahiran kota Basyoun Mesir ini menjalankan 83 laga kompetitif dengan hasilkan 34 goal, khusus dimusim yang baru berlalu Salah terlibat dalam 41 pertandingan dengan mengoleksi 19 goal disertai 15 assist.

Tidak asing dengan persaingan di Premier League dimana Salah pernah bermain untuk Chelsea dirinya pun dijadikan harapan Jurgen Klopp untuk mendongkrak daya gedor barisan depan The Reds, striker yang juga bagus bermain sebagai sayap dibarisan depan ini mendapat perhatian khusus dari klopp, pujianpun sempat dilontarkan Klopp terkait pemain serba bisa ini.

“Dia memiliki karakter permainan yang saya inginkan, dia memiliki perpaduan antara kemampuan naluri dan pengalaman yang sudah lama saya amati, dengan adanya dia didalam squad saya yakin perform tim akan meningkat. Juga dia tidak asing lagi diajang Premier League dia juga pernah berlaga dipentas Liga Champions saya rasa dia akan cepat beradaptasi” tutur mantan pelatih Dortmund itu.

Satu yang juga dipuja Jurgen Klopp adalah kemampuan berlarinya, dengan postur tubuh kecilnya semakin mendukung akselerasinya didepan gawang, Klopp pun semakin yakin kalau Salah akan memberikan warna beda untuk timnya dimusim nanti.

“Dia memiliki kecepatan luarbiasa, akan menjadi nilai positive kerja tim yang bakal mengancam lawan-lawan kami dimusim nanti itu pasti, hal terpenting bagi saya adalah rasa laparnya ketika didepan gawang untuk mencetak goal, dia sudah tau apa yang kami inginkan darinya dan dia sendiri sudah siap tampil didepan pendukung fanatic The Reds” utup Klopp.

Tak kurang dari kegembiraan Klopp menyambut Salah striker Roma ini juga merasakan hal serupa,”Kembali ke Premier League saya sangat antusias dan semangat, saya akan memberikan segalanya untuk Liverpool, menjadi bagian dari klub bersejarah dengan dukungan fans fanatik ala Hooligan sejati adalah penyemangat luarbiasa untuk saya” tutur Salah.

Target kembali menjuarai Premier League sudah membara usai mereka banyak upaya dilakukan, dari gonta ganti pelatih sampai rombak squad dengan menguras dana tidak sedikit, sepanjang sejarah Liverpool hanya tercatat pernah menjuarai Liga untuk 18 kali, tahun kompetisi 1990 adalah terakhir sekali mereka menjuarai liga dimana ketika itu masih dikenal dengan nama League First Division.

 

 

Liverpool memburu Virgil Van Dijk setelah Dominic Solanke

Merseyside – Masa istirahat kompetisi adalah juga masa klub-klub untuk berbenah dan ‘mempercantik’ armada mereka masing-masing, segala kegagalan dimusim baru lewat dijadikan pedoman untuk menambal segala kekurangan dengan mendatangkan tenaga baru yang kompeten dibarisan masing-masing.

Nama Virgil Van Dijk bek milik Southampton asal Belanda menjadi inceran banyak klub raksasa seperti Chelsea, Manchester City juga Liverpool, pria kelahiran Breda Betherland 25 tahun silam ini sudah 2 musim kompetisi menjadi andalan barisan pertahanan Southampton, berita yang beredar kalau kubu Southampton baru akan melepas salah satu palang pintu terbaik mereka dengan harga fantastis £ 60 juta.

Dari sekian klub peminat yang inginkan jasa Van Dijk tampaknya Liverpool lebih berpeluang untuk mendapatkan jasa mantan pemain belakang Gronigen dan Celtic itu, pendekatan agresif yang dilakukan Jurgen Klopp secara personal sempat membuat pihak managemen The Saints gerah dan meminta pihak penyelenggara Premier League untuk melakukan penyidikan dengan kecurigaan pendekatan tidak sehat dari Klopp.

Terlepas dari semua yang berlaku Steven Gerrard mantan kapten The Reds sangat mendukung langkah yang akan diambil Jurgen Klopp dalam hal merekrut Virgil Van Dijk, dirinya sudah menaruh perhatian besar terhadap pemain terkait bahkan ketika sedang bermain untuk Celtic, diapun penasaran dan sangat ingin melihat Van Dijk merumput di Anfield Stadium dikemudian hari.

“Dia adalah pemain yang saya kagumi sejak lama, ketika bermain untuk Celtic saya sudah melihat potensi darinya, saya yakin dia adalah kepingan pelengkap yang sedang dibutuhkan Jurgen Klopp untuk menyempurnakan kinerja klub dimusim mendatang, walau saya tidak lagi dapat bermain dengannya tapi saya yakin dia akan membawa banyak perubahan positive” tutur Gerrard.

Tampak Jurgen Klopp bergerak agresif dipasar jual beli pemain ketika dikabarkan kalau dirinya juga sudah mencapai kesepakatan dengan kubu Chelsea terkait striker muda Dominic Ayodele Solanke, lahir dikota Basingstoke England 14 september 1997 silam, Solanke adalah salah satu striker jebolan The Blues Academic yang tidak mendapat tempat di tim utama ketika dirinya bergabung sejak musim 2014 lalu.

Bahkan dirinya sempat dipinjamkan untuk mencari pengalaman bersama klub Vitesse di liga Eredivisi Belanda semusim setelah dirinya bergabung ketim inti (2015-16), ketika masih bermain untuk tim junior Chelsea tercatat dirinya sempat mencetak 30 goal dari 32 kali keterlibatannya dalam pertandingan kala itu, lantas ketika dipinjamkan ke Vitesse prestasi yang ditunjukkan tidak buruk ketika dia berhasil mengoleksi 7 goal dari 25 kali penampilannya disana.

Berakhirnya masa kontrak kerja Solanke dengan pihak Chelsea memudahkan pergelutan Jurgen Klopp untuk mendatangkan pria 19 tahun ini ke Merseyside, walau dengan kondisi bebas transfer kubu The Reds tidak mendapatkan tenaga Solanke secara Cuma-Cuma, ini lantaran Solanke masih berada dibawah usia 24 tahun sebagaimana dalam peraturan kalau klub yang menginginkannya harus membayar biaya kompensasi, kabarnya pihak Liverpool diharuskan untuk membayar mahar sebesar £ 3 juta untuk trnasaksi tersebut.

“Liverpool FC dengan bangga menyampaikan kalau sudah tercapai kata sepakat dengan Dominic Solanke striker muda harapan Inggris” kata ini yang tertulis disitus resmi klub Liverpool.

 

Peta Premier League dipekan ke 36

Barclay’s – Persaingan di ajang Premier League Inggris musim 2016-17 sudah mendekati garis finish, dipekan ke 36 Chelsea yang baru akan berlaga dini hari esok 9 mei 2017 sudah mengumpulkan 81 point berjarak 4 point dari Tottenham Hotspur yang terus berupaya untuk menyalip, masih ada 4 pertandingan lagi tersisa bagi The Blues untuk memastikan diri menjadi jagoan di Barclay’s musim ini.

Terpantau kalau langkah pasukan Antonio Conte untuk menjuarai kompetisi takkan terbendung lagi, satu demi satu pesaing terdekat mereka tersandung jelang akhir pekan penentuan, The Spurs dipertandingan terakhir tak mampu meraih point ketika mereka gagal petik kemenangan di Boleyn Ground markas West Ham United.

Kehilangan nilai membuat perburuan mereka dengan Chelsea sementara tertahan, jika Chelsea mampu membendung Middlesbrough di Stamford Bridge dini hari esok dan memetik angka kemenangan 3 point penuh, maka mimpi Mauricio Pochettino untuk memburu gelar juara bagi Tottenham Hotspur tampaknya sudah akan selesai.

Sementara Manchester City yang baru saja menang telak dikandang ketika berhasil mengkandaskan Crystal Palacce dengan score telak 5-0, terus menabur genderang perang dengan Liverpool yang dipekan bersamaan gagal menambah point kemenangan penuh ketika menjamu Southampton di Anfield Stadium.

Tambahan 1 point hasil laga imbang membuat Liverpool kini harus kembali berjuang demi bersaing dengan Manchester City memperebutkan tiket menuju kepanggung Liga Champions musim depan, keduanya kini menyimpain 69 point yang sama dan Liverpool harus mengalah untuk duduk diposisi keempat ketika perolehan selisih goal keduanya menjadi penentu.

Ketika Jurgen Klopp dihadapkan dengan kondisi saat ini dirinya tak lagi menampik kalau dia butuh suntikan beberapa pemain untuk mempertajam squad racikannya, sebelumnya dirinya pernah berucap kalau tidak lagi membutuhkan pemain-pemain baru untuk direkrut, namun ketatnya persaingan membuat dirinya berubah pikiran.

“Pada awalnya saya tidak tertarik untuk mendatangkan pemain jika mereka hanya mengincar Liga Champions dengan seragam The Reds, karena kami berkompetisi bukan hanya disatu gelanggang dan itu harus disadari sepenuhnya, saya hanya ingin mendapatkan tenaga yang siap untuk bertempur disegala medan tanpa terkecuali dan itu yang jadi prioritas saya sekarang” ucap mantan manager Dortmund itu.

Setelah menjalani satu musim kompetisi penuh, Klopp semakin siap untuk melangkah kejenjang yang lebih tinggi bersama armadanya, diapun sudah membuat list nama pemain yang ingin dia dapatkan dibursa transfer musim panas mendatang, kabarnya nama Cesc Fabregas (Chelsea), Alex Olade-Chamberlain (Arsenal), Isco ( Real Madrid), Virgil Van Dijk (Southampton) ada dalam daftar tersebut.

Bermuatan sama point kekuatan dua kubu antara pasukan yang dimotori Pep Guardiola dengan Jurgen Klopp akan terus menjadi sorotan penuh hingga kefinish musim kompetisi, siapakah diantara kedua tim yang akan lolos murni kepersaingan Liga Champions musim depan hanya akan ditentukan dalam 3 pertandingan tersisa.

Sementara diposisi kelima bertengger armada The Red Devils yang dipertandingan terakhir gagal memetik point tambahan dimarkas The Gunners, Jose Mourinho terpaksa harus mengakui kekuatan armada Arsene Wenger ketika gawang David De Ge harus kebobolan 2 kali oleh goal yang dicetak masing-masing oleh Granit Xhaka (54’) dan Danny Welbeck (57’).

Manchester United berada diposisi kelima dengan perolehan 65 point, walaupun gagal memetik kemenangan atas Arsenal mereka masih nyaman berada satu level diatas Arsenal yang baru mengumpulkan 60 point usai pertandingan terakhir.

 

Jurgen Klopp kesal dengan benteng pertahanan The Reds

Anfields Genk – Bertempat di Anfield Stadium dini hari tadi 6 april 2017 pasukan Merah tak mampu koleksi point sempurna, sempat tertinggal bahkan di 7 menit pertandingan baru berjalan oleh goal Benik Afobe kubu tuan rumah baru mampu balas ketika pertandingan berjalan 40 menit melalui goal balasan dari Philippe Coutinho, Divock Origi balikkan keadaan dimenit ke 59 kemudian Joshua King kembalikan keadaan jelang 3 menit pertandingan usai.

Satu hal yang mengganjil dihati Jurgen Klopp melihat jalannya pertandingan adalah barisan pertahanan Anfields genk, kesal setengah mati diapun merasa kecewa berat dengan barisan pertahanan anak-anak asuhnya yang dinilainya sangat rapuh, mendominasi jalannya pertandingan dengan perbandingan 67:33 Liverpool menciptakan 20 upaya tembakan bola kearah gawang yang hanya 8 darinya tepat sasaran.

Bournemouth yang tampil tertekan hanya mampu membuat 7 percobaan tembakan bola berbahaya, hanya 2 bola tepat sasar terjadi namun kedua darinya berhasil membobol gawang Simon Mignolet, dari hasil ini dapat dimengerti kenapa mantan pelatih Borussia Dortmund ini murung diam seribu bahasa, pekerjaan rumah yang akan menjadi issue utama baginya untuk membenahi kinerja tim yang saat ini menjadi tanggung jawabnya adalah tembok pertahanan.

“Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan disini terutama barisan pertahanan yang bobrok, konsentrasi buruk dan selalu telat merespons datangnya bola kami selangkah tertinggal, terus terang saya mual melihat terjadinya goal kedua hasil sebuah tendangan bebas dari kubu lawan, kami mampu menguasai lapangan tapi tidak menguasai pertandingan secara utuh” komentar sang pelatih.

Diantara para penghuni papan 5 besar di Premier League Liverpool yang saat ini menghuni anak tangga ketiga terdata sebagai tim yang paling banyak goal kebobolan, mereka memanen 39 goal kemasukkan lebih banyak dibanding Manchester City (34 goal) yang satu level berada dibawah mereka kemudian juga Arsenal (36 goal) diposisi kelima.

Dengan hanya menambah 1 point hasil pertandingan imbang ini Liverpool kembali membuka jarak dengan Tottenham Hotspur, dipekan bersamaan Spurs sukses bekuk Swansea City kala mereka bertandang ke Liberty Stadium, kini Spurs aman diposisi kedua dan terus menempel ketat dengan Chelsea yang memimpin sementara, keduanya menyisakan 8 laga pertandingan yang sama menuju ke finish musim.

“Persaingan dimusim ini memang agak berat, selain itu diperjalanan musim saya menemukan banyak kekurangan yang harus diperbaiki, saya dapat banyak masukan dan ide untuk memperbaiki kinerja tim dimusim mendatang agar hasil lebih maksimal didapat, kini kami harus menjaga asa berlaga di Liga Champions ketika gelar juara Premier League sudah tidak dalam jangkauan” Imbuh pelatih asal Jerman itu.

Akhir pekan mendatang pertandingan pekan ke 32 Premiership akan berlangsung, Jurgen Klopp kembali akan membawa pasukannya mengadu keberuntungan dengan menyeberang kemarkas Stoke City, kemenangan jelas adalah mutlak ketika ancaman dari Manchester City yang berada dibawah mereka dan masih menyimpan satu pertandingan tunda hanya tertinggal 2 point saja dari mereka.

 

Jurgen Klopp galau jelang laga dengan Arsenal

Premiership – Dini hari esok 5 maret 2017 laga panas di Premier League akan berlangsung di Anfield Stadium, Liverpool yang saat ini menempati anak tangga ke5 dalam klasemen sementara berisi 49 point akan menjamu Arsenal yang berada satu level diatas mereka dengan torehan 50 point, selisih satu point antara mereka menjamin pertandingan ini akan berjalan agresif dan seru untuk diikuti.

Dipertandingan pertama diawal putaran musim Liverpool memetik angka penuh kala bertandang ke Emirates Stadium dan pulang dengan membawa kemenangan 3-4, modal kemenangan ini seharusnya akan memberi semangat lebih kepada anak-anak asuh Jurgen Klopp jelang pertandingan, namun hasil buruk semenjak pergantian tahun membuat laga kali ini agak sulit untuk diprediksi.

Sebagaimana terjadi Liverpool sempat menguasai tangga klasemen sementara Premier League (pekan ke 11), namun hanya bertahan 1 pekan saja kemudian posisi The Reds terus naik turun akibat hasil pertandingan tak menentu, terlebih usai masa pergantian tahun hingga kini tercatat klub kota pelabuhan ini hanya berhasil merengut 2 kemenangan dari 8 laga yang terjadi (3 kali kalah, 3 kali imbang).

Sempat digadang-gadang sebagai kandidat juara dimusim ini, kini dengan hasil buruk belakangan ini klub asal Merseyside ini bahkan diragukan akan mampu ikut kompetisi antar klub didaratan Eropa musim mendatang, walau dihadapkan dengan permasalahan sulit mantan pelatih Dortmun Klopp tetap optimis kalau tim asuhannya akan mampu kejar target disisa 12 pertandingan menuju penutupan musim.

“Terus terang saat ini perasaan hati saya tidak sedang baik, ketika kami menang di Emirates Stadium dipertengahan bulan Agustus lalu ada rasa bangga dan itu tidak bisa dipungkiri, kami dapat mengalahkan sebuah klub raksasa dan legendaris di Premier League dikandang mereka, walaupun tipis tapi total 7 goal yang terjadi saat itu dapat menggambarkan seberapa serunya pertandingan berjalan” jelas Klopp.

“Perasaan itu seakan hilang akhir-akhir ini ketika tim ini sedang berada dalam fase buruk,kesan kemenangan yang menggebu kala itu sudah lama tidak saya rasakan lagi, perasaan yang tidak kalah gembira dengan memenangkan sebuah pertandingan final, setidaknya itulah perasaan galau dihati saya saat ini” ucap pria berusia 49 tahun itu.

Namun Jurgen Klopp kemudian menambahkan kalau dirinya tidak menyerah dengan keadaan, setidaknya kemenangan atas Tottenham Hotspur dua pekan lalu (2-0) sedikit banyak memberi harapan kepadanya, selama menangani klub sebagai pelatih persoalan naik turun perform tim adalah hal yang sangat wajar, tergantung bagaimana dia menyingkapi dan memberi suntikan semangat kepada armadanya untuk kembali kejalur kemenangan.

“Saya rasa tidak ada tim yang jalankan musim tanpa masalah, semua jalan tidak selalu mulus untuk dilalui, semangat menang adalah kunci utama dan awal dari sebuah perjuangan disetiap laga, saya tetap optimis dapat menaklukkan The Gunners dikandang kami esok, jika perasaan hati saya sedang galau itu adalah hal yang wajar saja” ucap Jurgen Klopp.

 

Liverpool tidak akan menyerah dengan keadaan

Anfield – Liverpool sedang diombang ambing gelombang hasil pertandingan tidak stabil di 7 penampilan terakhir mereka, dimana mereka hanya tercatat menang 1 kali kalah untuk 3 kali dan sisa 3 laga lainnya berakhir dengan hasil imbang, diakhir pekan mendatang dipekan ke 23 laga Premier League kembali The Reds akan ditantang sebuah pertandingan akbar melawan Chelsea Di Anfield Stadium.

Ingin cepat mengakhiri ini semua Jurgen Klopp segera berharap anak-anak didiknya untuk bangkit kembali dipertandingan mendatang, The Blues yang saat ini bertengger dipuncak klasemen sementara adalah sasaran baginya untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemainnya dengan kemenangan.

Sudah pasti Chelsea akan diunggulkan untuk menang dalam laga ini terlebih permainan tim Si Biru sedang dalam kondisi prima, baru kalah 1 kali dalam 14 pertandingan terakhir adalah salah satu yang membuat pasukan Antonio Conte lebih mencuri perhatian untuk dapat menjinakkan anak-anak Merseyside.

Tapi mantan pelatih Borussia Dortmund ini berjanji tidak akan membuat keadaan menjadi mudah bagi bakal calon lawan mereka dipekan ke 23 ini, “Saya pastikan kondisi kami akhir-akhir ini tidak akan berarti apa-apa buat mereka, tidak akan mempermudah langkah mereka untuk memenangkan pertandingan, saya akan persiapkan pasukan dan melibatkan semua yang terbaik untuk menyambut mereka”.

Jurgen Klopp sudah kehilangan 2 peluang raih trophy diajang laga domestic dimana mereka sudah tersingkir dari ajang perebutan Piala Liga Inggris saat disingkirkan Southampton dibabak semifinal beberapa hari lalu, lantas diajang FA Cup mereka juga sudah menyerah bahkan ketika dibabak putaran keempat kala dikalahkan Wolves.

Sempat menjadi pesaing terdekat Chelsea dalam tangga klasemen sementara Premier League hingga pekan ke 20 kompetisi, hanya dalam waktu 2 pekan kemudian Liverpool harus tergerus dari posisi runner-up ke posisi keempat disalip Arsenal dan Tottenham Hotspur, dengan perolehan total 45 point saat ini The Reds tertinggal 2 point dari Arsenal diposisi runner-up dan tertinggal 1 point dari Tottenham Hotspur diposisi ketiga.

Bulan January tidak bersahabat bagi pelatih asal Jerman ini setelah dia membawa armadanya mengawali musim kompetisi hingga menjalankan akhir tahun dengan hasil-hasil memuaskan, dia tidak menampik kalau ada sesuatu yang buruk sedang berlaku bagi armadanya, diapun siap-siap memperbaiki semuanya dan mengejar ketertinggalan disisa pertandingan musim ini.

“Saya pastinya tidak sedang dalam kondisi gembira melihat hasil pertandingan, tapi tidak cukup saya hanya dengan mengeluh dan emosi, harus ada perubahan strategi disaat-saat tim sedang dalam kondisi terpuruk, kami harus kembali tampil sebagaimana kami memulai musim kompetisi ini, saya yakin kalau kami akan kembali keposisi persaingan puncak kita akan lihat” ucap pria berusia 49 tahun itu.

Southampton siap jalankan final usai kalahkan Liverpool

Anfield Stadium – Gagal diajang Liga Inggris Cup Jurgen Klopp tak ingin menyalahkan armadanya ataupun mencari alasan untuk membenarkan kegagalannya, sebagai manager Klopp mengakui keunggulan lawan mereka dibabak semifinal Southampton yang dinilainya bermain jauh lebih baik, mendapatkan tiket ke babak final Southampton memenangkan kedua laga berbalik kandang dengan jumlah aggregate 2-0.

Dua pekan silam laga terlebih dahulu berlangsung di St Mary’s stadium dan berakhir dengan score tipis 1-0, adalah goal dari Nathan Redmond yang mempermudah dan meringankan langkah Southampton kala bertandang ke Anfield Stadium dini hari tadi 26 january 2017, mampu mengimbangi permainan anak-anak Merseyside goal kemenangan baru kemudian lahir dimasa injury time melalui kaki Shane long.

Liverpool pun harus kembali mengurungkan niat mereka untuk memenangkan gelar diajang Liga Inggris Cup untuk kedua kalinya dalam 3 musim akhir-akhir ini, jelas ada rasa kecewa tapi mantan pelatih Dortmund ini terus memberikan pujian kepada lawan mereka, “Mereka bermain lebih efisien, lebih terukur dan lebih baik dari apa yang sudah diperlihatkan tim kami yang bermain lebih mendominasi, jadi mereka pantas mendapatkan apresiasi”.

Menurut Klopp dalam sebuah pertandingan tidak cukup hanya memiliki peluang bagus akan tetapi eksekusi akhir adalah kuncinya, mereka membuat 7 bola berbahaya disepanjang pertandingan tapi tidak satupun darinya yang membuahkan hasil,  dia mengaku puas dengan cara bermain anak-anak didiknya tapi dia tidak puas dengan hasil pertandingan yang didapat.

Bagi Southampton ini adalah kali ketiga bagi mereka tembus hingga kebabak final diajang Piala Liga Inggris ini yaitu ketika diera 60an dan kemudian di musim 2003 lalu, tak heran jika Claude Puel sang manager sangat antusias untuk membawa armadanya memenangkan trophy untuk pertama kalinya dikejuaraan ini.

“Luar biasa ketika kami sudah berhasil memegang tiket untuk berlaga dipartai final di Wimbley nantinya, ini adalah kesempatan yang sangat langka dan kami sudah diambang walau siapapun bakal lawan kami kami sudah siap sepenuhnya, bermain di Wimbley adalah sebuah kehormatan apalagi kali ini kami terlibat langsung didalamnya untuk meraih sebuah trophy” ucap Puel.

Dini hari nanti 27 january 2017 laga semifinal lainnya kembali akan berlangsung dikandang Hull City, ketika di leg pertama dimana pertandingan berlangsung di Old Trafford dua pekan lalu pertandingan berakhir dengan kemenangan Manchester United 2-0, standing dengan 2 goal pasukan Jose Mourinho lebih berpeluang untuk lolos dan menjadi lawan Southampton di Wembley ketimbang Hull City.

 

Liverpool kembali akan diuji Manchester United

Merseyside – Liverpool yang galak sejak awal musim hingga kepenghujung tahun 2016 sedang menjalankan moment buruk semenjak memasuki tahun baru 2017, membuka tahun 2017 The Anfield’s Genk berhasil menekuk pasukan Citizen dengan score tipis 1-0 (1 january ’17), usai kemenangan tersebut The Reds tak lagi merasakan kemenangan dipertandingan selanjutnya dimana ketika mereka ditahan Sunderland 2-2, ditahan Plymouth Argyle dilaga FA Cup tanpa goal dan terakhir kalah dari Southampton 0-1 leg pertama semifinal ajang Piala Liga Inggris dini hari 12 januari 2017.

Akhir pekan esok 15 january 2017 kembali sebuah pertandingan akbar sudah menanti dimana mereka harus menyambangi kandang Setan Merah yang sedang membara dengan 9 kemenangan beruntun dilaga terakhir dan total 15 kali mereka tak tersentuh kekalahan, diawal musim ketika pertandingan berlangsung di Anfield kedua tim bermain dengan hasil sama kuat tanpa goal.

Dengan hasil konsistensi kemenangan belakangan ini Manchester United terus menempel ketat dipintu masuk keposisi 5 besar ditangga klasemen sementara Premiership berselisih 10 point dari Chelsea pemuncak klasemen, sedang Liverpool sebagai tim paling subur sepanjang memasuki musim kompetisi anyar 2016-17 dengan hasil lebih dari 60 goal disegala ajang kompetisi yang mana 48 darinya dirangkum khususu di Premier League masih berada diposisi aman runner- up tertinggal 5 point dari The Blues.

Ada masalah ditubuh armada Jurgen Klopp karena tidak biasanya mereka tidak membuat goal sepanjang 2 laga pertandingan, ini adalah kejadian pertama kali semenjak mantan pelatih Dortmund ini memimpin The Reds, dikatakan mantan gelandang Liverpool yang saat ini aktif berkomentat di station televisi mengawal siaran langsung sepakbola, kalau Liverpool bermain monoton dalam beberapa pertandingan terakhir.

Absennya Sadio Mane yang sedang mengemban tugas kenegaraan memperkuat timnas Senegal jalankan ajang Piala Afrika 2017 membawa pengaruh besar, begitu juga Joel Matip bek tengah armada Si Merah yang sedang pulang kampung membela Cameroon dalam kompetisi yang sama, kedua pemain ini dinilai sangat rajin menjemput bola dan selalu mampu membuat operan-operan cantik dan akurat dalam membantu kelancaran aliran bola dan serangan juga pertahanan.

“Kedua pemain ini sangat memberikan warna untuk permainan tim The Reds saat ini, sayang sekali mereka mungkin akan absen untuk beberapa pertandingan penting disini, tergantung seberapa jauh Senegal atau Cameroon akan bertahan diajang perebutan Piala Africa yang sedang mereka jalankan, tanpa mereka permainan tim pasti terganggu dan tidak bisa tampil maksimal, tapi saya tidak tau apakah Klopp memiliki strategi untuk menutup celah kehilangan ini” ucap Redknapp.

Menanggapi melemahnya tim asuhannya Klopp tak terlalu memberikan komentar dan dia lebih fokus untuk menjalankan laga selanjutnya dengan hasil terbaik itu saja, “Saya yakin tim ini sangat sensitive dan dapat memberikan reaksi ketika sedang dalam kondisi tidak sebagaiman biasanya, ketika kami membutuhkan aksi lebih maka semua akan siap dan saya yakin itu akan terjadi di Old Trafford nanti, saya yakin mereka akan bangkit ketika akan hadapi pertandingan besar”.

Usai pertandingan bigmatch kemarkas The Red Devils masih ada 4 pertandingan yang diatas kertas tidak terlalu berat untuk dijalankan The Reds menutup pertandingan dibulan January ini, balik kandang kemarkas Plymouth Argye (FaCup) hadapi Swansea City (Premier League) menjamu Southampton (leg 2 Piala liga Inggris) kemudian hadapi Wolves (Fa Cup).