Prediksi pertandingan FA Cup, Chelsea vs Newcastle United.

Juara bertahan Liga Primer Inggris musim lalu yaitu Chelsea dipastikan akan kembali menjalani pertandingan yang cukup berat di FA Cup. Pada pertandingan yang berjalan di Stamford Bridge, Chelsea dipastikan akan menjamu tim kuda hitam Newcastle United.

Pada pertandingan nanti, Chelsea dipastikan akan bermain dengan terbuka dan tidak akan mengingat kembali kekalahan yang membuat mereka tersingkir dari Carabao Cup dan gagal melaju ke partai final. Dan tentu pertandingan FA Cup melawan Newcastle nanti dipastikan bisa menjadi pertandingan yang cukup penting bagi Chelsea untuk bisa mendapatkan gelar dimusim ini.

Sementara itu, sang tamu Newcastle United juga dipastikan akan melupakan kekalahan mereka pada pertandingan sebelumnya di Liga Primer Inggris dimana mereka harus mengalami kekalahan 3-1 atas Manchester City. Dan tentu, meski begitu Newcastle United dipastikan akan bermain dengan tenang dan mencoba permainan terbuka ketika bertandang ke markas Chelsea pada pertandingan FA Cup nanti.

Pada 5 pertandingan terakhir Chelsea di semua kompetisi, mereka berhasil meraih hasil yang cukup bagus dengan berhasil meraih 2 kemenangan, 2 hasil imbang dan mengalami 1 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Liga Primer Inggris, Chelsea masih berhasil menempati posisi ke-3 klasemen dengan meraih 50 poin dari 24 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Sementara itu, pada 5 pertandingan terakhir Newcastle United di semua kompetisi. Mereka juga berhasil meraih hasil yang sama dengan Chelsea dengan mengamankan 2 kemenangan, 2 hasil imbang dan mengalami 1 kekalahan. Pada klasemen sementara Liga Primer Inggris sendiri, Newcastle United masih menempati posisi ke-15 klasemen dengan meraih 23 poin dari 24 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Chelsea sendiri dipastikan akan sangat diunggulkan pada pertandingan nanti. Meski begitu, Conte dipastikan tidak akan meremehkan Newcastle United yang merupakan tim yang tampil denga penuh kejutan dimusim ini. Meski tidak bisa bersaing dipapan atas klasemen, Newcastle United sendiri berhasil tampil beda ketika berhadapan dengan tim-tim besar di musim ini.

Pada 5 pertemuan terakhir kedua tim di Liga Primer Inggris, Chelsea berhasil mendominasi kemenangan dengan meraih 3 kemenangan, 1 pertandingan berakhir imbang dan 1 pertandingan berhasil dimenangkan oleh Newcastle United.

Perkiraan susunan pemain antara Chesela vs Newcastle United.

Chelsea:
Willy Caballero, Gary Cahill, David Luiz, Ampadu, Marcos Alonso, Bakayoko, Danny Drinkwater, Zappacosta, Pedro Rodriguez, Batshuayi, Ross Barkley.

Newcastle United:
Woodman, Dummet, Clark, Lascellas, Manquillo, Murphy, Shelvey, Merino, Ritchie, Perez, Gayle.

Usai kalah telak di Liga Champions Arsenal comeback

Emirates Stadium – Manchester City dan Arsenal terlebih dahulu memastikan diri lolos kebabak semifinal setelah kedua memenangkan pertandingan dini hari tadi 12 maret 2017, di Emirates Stadium anak-anak Arsene Wenger berhasil unggul atas Lincoln dengan score tebal 5-0, sementara Manchester City mempecundangi tuan rumah Middlesbrough di Riverside Stadium dengan score 0-2.

Kalah memalukan dengan aggregate 2-10 dari Bayern Munchen diajang Liga Champions membuat The Gunners kembali harus melupakan impian untuk memboyong piala bergengsi dipersaingan benua Eropa itu, tak ingin kritikan ditujukan kepada para pemainnya Arsene Wenger pun mengharapkan kepada para pengkritik untuk lebih realita dalam menilai jalannya sebuah pertandingan.

“Saya tidak melihat kesalahan kerja tim ini kala bertandingan melawa Bayern Munchen, mereka bermain dengan sangat antusias dan agresif dan saya tidak kecewa walaupun kami harus tersingkir dari kompetisi, ketika dilapangan pertandingan semuanya berjalan dengan begitu cepat dan saya rasa semua orang akan setuju kalau dikatakan hasil sebuah pertandingan tidak bisa diprediksi” ucap Wenger.

The Professor mengharap semua pihak untuk tidak perlu terlalu bereaksi keras dengan kekalahan diajang Liga Champions, yang sudah terjadi dan berlalu tidak perlu lagi disesali dan dibahas terlalu dalam, baginya konsentrasi disetiap pertandingan mendatang untuk memenangkan gelar tersisa adalah hal lebih penting untuk dibahas.

“Saya tidak ingin mencari kambing hitam, tapi saya yakin semua penonton yang menyaksikan baik langsung atau tidak langsung pasti dapat melihat apa yang terjadi dilapangan, bagi saya ada sesuatu yang sangat tidak wajar terkait keputusan wasit yang membuat segalanya menjadi neraka bagi kami, bagaimana kebijakannya ketika memberi hukuman sangat kontroversial menurut saya” kenang Wenger.

Wasit pemimpin pertandingan Anastasios Sidiropoulos asal yunani memberi hukuman kartu merah kepada Laurent Koscielny dimenit ke 53 ketika dianggap melakukan tekel untuk menjatuhkan Robert Lewandowski, keputusan yang menurut Wenger terlalu berlebihan ketika terlihat Lewandowski melakukan diving dan itu jelas terlihat menurutnya ketika dia memutar dan memutar kembali kejadian tersebut.

Tak ingin membicarakan lagi pertandingan yang sudah Arsenal kembali bangkit di ajang FA Cup ketika mereka terjadwalkan untuk hadapi perlawanan dari Lincoln, klub asal liga England Conference atau liga keempat dalam kasta persaingan di Barclay’s Premierships, walau menang besar tapi Arsenal tampak kesulitan dibabak pertama terlihat dari hanya 1 goal tercipta itupun dipenghujung menit pertandingan.

Theo Walcott membuka kemenangan untuk The Gunners dimenit ke 45, lantas Olivier Giroud menambah dimenit ke 53 dan Luke Waterfall menyumbangkan sebuah goal bunuh diri 5 menit kemudian, dua goal selanjutnya dicetak masing-masing oleh Alexis Sanchez simenit ke 72 dan Aaron Ramsey selang 3 menit kemudian.

Dengan pemain yang hampir sama percis ketika meladeni Bayern Munchen kecuali kiper David Ospina dan Kieran Gibbs yang diganti Arsene Wenger jalankan laga FA Cup, “Saya tak ingin lagi berspekulasi jalankan laga ini, karena ini adalah perjalanan kami menuju kebabak semifinal dan kemudian final, kami harus bermain dengan squad terbaik guna pastikan langkah kami memenangkan gelar FA Cup ini” tutur pria asal Francis itu.

 

 

Leicester City harus selamatkan FA Cup sebelum Premiership

King Power Stadium – Berada diposisi sulit saat ini Claudio Ranieri tak ingin mencari kambing hitam akar permasalahan yang kini dihadapi Leicester City, dirinya lebih fokus untuk memperjelas jati diri dan mencari kemana larinya kekuatan yang mereka miliki musim silam, 13 pertandingan tanpa kemenangan sudah cukup menjadi cambuk bagi seisi timnya.

Bermain imbang 2-2 di kandang Derby County di kancah FA Cup babak putaran keempat, dini hari nanti 9 February 2017 laga playoff balik kandang kembali harus mereka lakoni, semakin terpuruk di peta tangga klasemen sementara dimana mereka sudah berada dimulut zona degrarasi diposisi ke 16, tentunya Ranieri inginkan kemenangan dan tak ingin kehilangan asa yang masih tersedia diajang Piala FA.

Walau akan menghadapi tim penghuni kasta Championship boss asal Italiano itu tak berani memandang remeh bakal calon lawan mereka, bermain dikandang sendiri tentu saja The Foxes berada diatas angin dan lebih diunggulkan untuk memenangkan laga dan lolos, tapi hasil dipertandingan pertama membuat Ranieri mempersiapkan barisannya lebih matang jelang laga ini.

“Derby County bukan tim lemah, mereka bermain dengan penguasaan ball position yang cukup bagus dan bisa saja menyulitkan, walaupun mereka diliga Championship baru saja kalah dari Newcastle United tapi itu bukan ukuran kepastian bagi kami raih kemenangan dilaga nanti, saya yakin ini akan menjadi pertandingan yang cukup berat dan menyita energy lebih” ungkap pria berusia 65 tahun itu.

Tak perlu banyak goal untuk mengantarkan Si Rubah lolos kebabak selanjutnya dari FA Cup di King Power Stadium dini hari nanti, Claudio Ranieri hanya meminta 1 goal saja dari para pemainnya untuk memuluskan perjalanan mereka, namun menjaga gawang mereka dari kebobolan lebih diprioritaskannya.

“Sebenarnya sepakbola tidak terlalu rumit, hanya perlu satu kesempatan membuat goal maka semua persoalan akan teratasi, harus diakui akhir-akhir ini kami sedang kesulitan mendapatkan apa yang dibutuhkan dalam sepakbola yaitu goal, tapi masih ada  14 laga tersisa bagi kami untuk perbaiki keadaan, kami harus mengamankan dulu FA Cup sebelum kemudian berbenah untuk ajang kompetisi lainnya yang tersisa” imbuh Ranieri.

Diposisi ke 16 kini The Foxes hanya berselisih 1 point dengan Hull City diurutan ke 17 dan 2 point dari Suderland yang saat ini mendekam dianak tangga ke 18, beredar berita kalau kini Claudio Ranieri mulai kehilangan wibawanya diruang ganti, kabar menyebutkan kalau gerombolan Rubah dari Leicester City ini kini sudah tidak lagi rukun.

Tanggapi rumor miring ini Schmeichel kiper utama The Foxes asal Denmark memberikan klarifikasi, dikatakan kalau dirinya dan keseluruh squad siap berkerjasama untuk mengembalikan pamor mereka, sebagai tim juara bertahan posisi saat ini sungguh tidak dapat diterima dan memalukan.

“Tidak benar berita murahan itu, yang ada kami semua saat ini sedang menggalang kekuatan, jika dikatakan kalau kami kehilangan kepercayaan diri itu adalah wajar, tapi kami tidak pernah menyerah dan terus berupaya untuk kembali bangkit keperform terbaik seperti yang pernah kami perlihatkan” ujar putra dari matan kiper utama Manchester United Peter Schmeichel.

“Tidak ada satupun dari kami yang inginkan tim ini terdegrarasi itu saya jamin, kami semua siap berjuang hingga kepenghujung musim pertarungan, ini bukanlah kondisi nyaman bagi kami saat ini, kami menjuarai kompetisi musim lewat dan kami akan berikan  yang terbaik untuk tim ini” tutup Schmeichel.

 

 

Louis Van Gaal puas dengan persembahan trophy pertamanya

Wembley – Akhirnya trophy FA Cup berpindah penghuni dimusim ini ketika sudah menjadi penghias di Emirates Stadium bersama Arsenal untuk dua musim kompetisi, kemenangan melalui drama perpanjangan waktu 2×15 menit membawa Manchester United keluar sebagai pemenang atas Crystal Palace dengan hasil akhir 1-2.

Setengah babak pertandingan berlalu tanpa goal dimana kedua tim terlihat bermain dengan hati-hati, adalah Jason Puncheon dari Crystal Palace terlebih dahulu membuka kemenangan melalui goalnya dimenit ke 78 namun Juan Mata mengembalikan keadaan 3 menit kemudian melalui goalnya dan akhiri pertandingan 90 menit normal dengan score 1-1.

Dimasa perpanjangan waktu ketika pertandingan berjalan paro waktu Manchester United terpaksa harus kehilangan Chris Smalling akibat akumulasi 2 kartu kuning, kalah berebut bola dengan  Yannick Bolasie bek Setan Merah tersebut mencoba untuk menahan langkah Bolasie yang siap lancarkan serangan balik, wasit Mark Clattenburg pun tak memberi ampun dan mencabut kartu kuning dilanjut dengan kartu merah.

Memasuki paro babak 15 menit terakhir dengan kekurangan 1 pemain Van Gaal merubah taktik dengan merubah susunan menjadi 4-4-1, tak butuh bermain defensif lagi ketika pertandingan hidup mati hanya menyisakan paro babak terakhir, keputusa yang tepat dari Van Gaal diakhir 15 menit membuahkan hasil ketika pertandingan berjalan 5 menit.

Ketika Valencia berhasil lepas dari pengawalan bek Crystal Palace dan memasuki wilayah kotak penalty dia memberikan umpan ditujukan kepada Anthony Martial yang berdiri didepan gawang, namun bola operan berhasil dimentahkan pemain belakang kubu lawan yang menjaga wilayahnya, malang bola tepat jatuh kekaki Jesse Lingard yang langsung menempong bola dengan keras tepat kearah gawang dan hasilkan goal kemenangan untuk Manchester United.

Usai hasilkan score 1-2 pertandingan masih berjalan ketat dan Crystal Palace berusaha mati-matian untuk mengembalikan score keposisi berimbang, walau unggul jumlah pemain tapi upaya tak membuahkan hasil hingga pertandingan usai dan score tak berubah antarkan Louis Van Gaal dan pasukannya kepodium ceremoni penyerahan trophy FA Cup.

Semenjak Sir Alex Ferguson menyatakan diri untuk mundur dari tapuk kepemimpinan di Old Trafford ini adalah trophy pertama yang kembali menghiasi lemari prestasi The Red Devils, walau hanya sekelas FA Cup tapi inilah awal kebangkitan laskar Setan Merah, FA Cup yang ke 12 bagi Manchester United sejak terakhir sekali mereka raih pada musim kompetisi 2004 silam.

Usai pertandingan menner Belanda itu pun mendapatkan pertanyaan dari awak media tentang bagaimana perasaannya memenangkan trophy pertamanya untuk Manchester United dan tentang goal kemenangan yang dihadirkan Jesse Lingard, ’Fantastic’ inilah gambarannya tentang goal kemenangan dari Lingard, menangkan Piala FA baginya adalah awal kebangkitan pasukan Setan Merah yang akan berlanjut kemusim mendatang.

“Fantastic goal yang sangat bagus, saya rasa semua setuju tentang gambaran goal tersebut, suara di tribun penonton sangat luarbiasa menyambut goal kemenangan ini, saya harapkan dukungan dari fans tak pernah berhenti untuk klub ini disetiap pertandingan, saya puas dengan pencapaian ini terima kasih untuk semuanya” ucap Van Gaal.

 

 

Louis Van Gaal siap memboyong FA Cup di Wembley

Premier League – Musim pertama memimpin di Old Trafford sang pelatih hanya mampu membawa armadanya finish diposisi keempat tanpa satupun trophy menghias, dimusim kedua hal serupa tampaknya akan kembali terulang hanya saja bedanya dimusim ini satu trophy sudah menanti untuk diraih yaitu trophy FA Cup, Louis Van gaal dan pasukannya akan lakoni partai final melawan Crystal Palace di Wembley Stadium 28 mei 2016 mendatang.

Menyambut kesempatan raih trophy pertama untuk The Red Devils mantan pelatih timnas Belanda ini tak ingin kebablasan, dirinya dan para laskar Setan Merah sudah siap kan diri jauh-jauh hari untuk pertandingan penting memenangkan laga di Wembley Stadium, namun sebelum itu kenyataan yang tak kurang pentingnya adalah mempertahankan posisi Manchester United untuk finish kompetisi seburuk-buruknya diposisi kelima.

Tiga pertandingan lagi yang akan dijalankan di Premier League Van Gaal akan upayakan 9 point tambahan untuk memastikan pasukannya berlaga di persaingan Liga Eropa dan jika mungkin Liga Champions musim depan, mereka kini berselisih 4 point dengan Citizen yang berada diposisi keempat dengan satu pertandingan sisa ditangan.

Diawali akhir pekan ini Van Gaal akan membawa pasukannya menyeberang ke kandang Norwich City yang juga sedang berjuang untuk lepas dari zona degrarasi, lantas dua pertandingan lainnya Wayne Rooney dkk akan bertandang kemarkas West Ham United akhir pekan depan dan dipertandingan terakhir mereka akan menjamu Bournemouth.

 “Menang ataupun kalah itu adalah hasil pertandingan yang harus diterima, pastinya hasil yang saya inginkan ditiga pertandingan sisa adalah kemenangan, memang tuntutan untuk menang diakhir musim sangatlah tinggi, Norwich dalam misi kemenangan untuk hindari degrarasi begitu juga kami ingin pertahankan posisi zona Liga Champions yang masih terbuka” tutur si meneer Van Gaal.

Tak ingin kehilangan kesempatan terakhir dimusim ini Van Gaal utarakan keinginannya untuk memboyong pulang FA Cup ke Old Trafford, walaupun hanya piala liga domestik namun turnamen FA Cup tak dipungkiri mempunyai gengsi yang cukup tinggi dipersaingan britania raya, dapat menjuarainya menunjukkan sebuah prestasi yang bisa dibanggakan selama dua musim dirinya mengawal Manchester United.

“Target dimusim ini adalah finish diposisi keempat dan memenangkan FA Cup, tidak ada jalan lain untuk meraih itu semua kecuali memenangkan 4 pertandingan yang kini menanti untuk kami selesaikan, 3 pertandingan di Premier League dan satu pertandingan final di Wembley, saya optimis kalau tim ini dapat menyelesaikan tugas dengan baik” tambah Van Gaal.

Crystal Palace akhir lolos kefinal FA Cup bertemu MU

Wembley – Crystal Palace berhasil memastikan diri lolos kebabak final FA Cup usai menundukkan lawan mereka Watford di Wembley Stadium tadi malam, penampilan mereka di kancah Liga Utama Inggris memang mengecewakan ketika disisa 3 pertandingan terakhir menjelang finish mereka hampir saja terdepak dan berada diposisi ke 16 dalam tabel sementara EPL, satu-satunya harapan merebut trophy FA Cup  membuat Alan Pardew sedikit bangga dengan prestasi tim asuhannya dimusim ini.

Enam menit pertandingan berjalan Crystal Palace sudah membuka kemenangan melalui goal dari Yannick Bolasie, bertahan hingga babak pertama berakhir Watford baru dapat menetralkan kedudukan ketika pertandingan babak kedua berjalan 10 menit, namun sayangnya goal balasan dari Troy Deeney hanya bertahan 6 menit saja ketika Connor Wickham membukukan goal kemenangan untuk The Eagle.

Kemenangan dengan score 2-1 membawa armada Alan Pardew lolos dan akan bertemu dengan Manchester United dibabak final yang akan berlangsung pada tanggal 4 mei 2016 mendatang, hal ini membuat sang manager sedikit terhibur ketika di Liga Utama mereka tampil mengecewakan para pendukung dan hampir turun tahta kekasta Championship.

“Kami kurang beruntung di kompetisi Liga Utama, musim ini kami tidak tampil maksimal dan mengecewakan para pendukung kami, tapi kesempatan bertanding difinal FA Cup ini menjadi penawar kekecewaan kami dan semoga ini juga dapat mengobati kekecewaan para pendukung kami, kami akan menyiapkan perlawanan terbaik dipartai final nanti” tutur pelatih berusia 54 tahun itu.

Buruknya rekord penampilan The Eagle dimusim ini bahkan ketika mereka bermain dikandang menjadi catatan pinggir dan pekerjaan rumah bagi Alan Pardew untuk memperbaiki squadnya dimusim mendatang, berada diposisi ke 15 dengan kumpulan 39 point dan berjarak 8 point dengan Norwich City yang berada satu tingkat dibawah mereka Palace dipastikan akan selamat dari degrarasi dan terus berlaga dikompetisi EPL tahun depan.

Lupakan sejenak EPL pelatih kelahiran Wimbledon ini siap untuk fokus disatu-satunya kompetisi terakhir yang memberi harapan juara kepada mereka, walaupun si raksasa Manchester United yang menanti mereka dipartai final namun haus trophy juara tak menyurutkan semangat mereka untuk berjuang.

Catatan dua pertemuan home away antara Crystal Palace dan Manchester United dimusim ini tak mencerminkan kalau armada Alan Pardew ini dapat memberikan perlawanan berarti, hasil imbang 0-0 ketika pertandingan berlangsung di Selhurst Park dan kekalahan 2-0 ketika mereka bertandang ke Old Trafford membuat mereka tak diunggulkan untuk meraih kemenangan dibabak final nanti.

 

Manchester United lolos kebabak final FA Cup 2015-16.

FA Cup – Akhirnya Manchester United mendapatkan satu tempat kehormatan masuk kebabak final FA Cup usai menundukkan Everton, laga yang berlangsung di Stadium Wembley hampir saja berakhir dengan score imbang 1-1 jika saja Anthony Martial tidak tampil sebagai pahlawan dimasa injury time dengan goal kemenangannya.

Anthony Martial pantas menyandang penghargaan sebagai man of the match bukan saja dikarenakan goal penentuan kemenangan darinya yang tercipta di detik-detik akhir pertandingan, banyak peluang dia ciptakan termasuk goal pertama yang dicetak oleh Marouane Fellaini dimenit ke 34 adalah hasil keterlibatan darinya, umpan matang darinya dari sayap kiri lapangan tepat menuju kekaki Fellaini yang langsung menaklukkan kiper Joe Robles.

Memasuki babak kedua Manchester United masih unggul dengan score 1-0 tak berubah, Everton memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan ketika Ross Barkley ditekel oleh Timothy Fosu Mensah didaerah kotak penalty dimenit ke 56, sayangnya Romelu Lukaku sebagai algojo gagal menaklukkan David De Gea yang mampu membaca dengan tepat arah bola dan menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Usai menyelamatkan sebuah tendangan penalty kembali kiper asal Spanyol ini berhasil menjinakkan sebuah serangan terarah dari Ross Barkley, dibabak kedua terlihat Everton bermain lebih baik dan mulai keluar menekan namun David De Gea terlalu sulit untuk dapat ditaklukkan, beberapa serangan yang dilancarkan Tom Cleverley dan Romelu Lukaku sedikit melenceng dari sasaran.

Pada prosesnya pertandingan dibabak kedua ini menuai kritikan tajam dari Louis Van Gaal ditujukan kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan, dia merasa dirugikan ketika beberapa keputusan kontroversial dari wasit dirasa merugikan timnya, salah satunya adalah sebuah tendangan penalty yang harusnya didapat kala Fellaini dalam sebuah upaya didepan gawang tendangan bolanya tertahan tangan Phil Jagielka.

Goal balasan akhir nya terjadi juga dimenit ke 75 ketika Chris Smalling bek MU lakukan kesalahan dalam mengantisipasi sebuah bola berbahaya yang dilancarkan Gerard Deulofeu, keinginan untuk mematahkan serangan malah membuahkan hasil goal kegawang sendiri, kedudukan 1-1 hampir saja menjadi hasil akhir pertandingan semifinal ini ketika didetik-detik terakhir Anthony Martial berhasil lolos dan dapat menaklukkan Joe Robles kiper Everton.

Kemenangan diujung waktu ini tentu saja disambut dengan penuh sukacita dari seluruh kru yang terlibat dalam pertandingan, namun tetap saja kekesalan Louis Van Gaal terhadap keputusan wasit menjadi penghias diakhir pertandingan, ditengah kegembiraannya masih saja dia sempat mengumpat cara wasit menangani pertandingan yang menurutnya kurang professional.

“Fantastis, semua orang dikubu Setan Merah pasti merasakan kegembiraan luarbiasa yang sama dengan kami, saya rasa semua setuju kalau saya katakan kami sepantasnya mendapatkan hadiah penalty dibabak kedua, wasit tidak bertindak netral dalam mengambil keputusan sangat disayangkan, jika semua berjalan sesuai peraturan saya yakin kalau goal lebih banyak akan kami dapat”  ucap meneer dari Belanda tersebut.

Stand by terlebih dahulu Pasukan The Red Devils siap menanti pemenang antara Crystal Palace yang akan berhadapan dengan Watford malam nanti 24 april 2016, partai final akan berlangsung pada tanggal 21 mei 2016 mendatang mengambil tempat di Wembley Stadium.

Delapan tim siap beradu untuk lolos ke semifinal FA Cup

Barclay’s – Tersingkir dari kompetisi Liga Champion membuat Chelsea harus fokus ke FA Cup satu-satunya harapan terakhir mereka untuk raih prestasi dimusim ini, di Stamford Bridge dini hari 9 maret 2016 Chelsea kembali dikalahkan Paris St-Germain untuk kedua kalinya setelah dileg pertama mereka dibekuk dengan score 2-1 dikandang Parc de Princes, score yang sama juga didapat dalam laga leg kedua membuat Aggregate 4-2 antarkan Paris St Germain lolos kebabak perempatfinal Liga Champion.

“Sudah pasti kami sangat kecewa dengan kekalahan, ketika kami harus tersingkir dari turnamen paling bergengsi di daratan Eropa seperti Liga Champion tentu adalah pukulan berat, begitulah sepakbola dengan resikonya dan kami sudah harus segera bangkit dalam dua hari usai kekalahan menyakitkan ini, ajang FA Cup sudah menanti kami” ungkap Guus Hiddink.

Ajang FA Cup sudah mencapai babak 8 besar atau perempatfinal dan Guus Hiddink dijadwalkan akan membawa pasukannya menyeberang ke Goodison Park dimana menanti Everton, Hiddink harapkan anak-anak asuhnya untuk segera persiapkan diri lupakan kekalahan di Liga Champion dan fokus untuk memenangkan laga dikandang Everton, tinggal satu-satunya kesempatan yang ada bagi mereka untuk meraih trophy dimusim ini.

Kapten kesebelasan Chelsea John Terry yang sudah menepi untuk kurun waktu kurang lebih satu bulan akibat cedera otot hamstring dipastikan akan memimpin rekan-rekannya menyerbu Goodison Park, jika saja John Terry tak berhalangan cedera dan absen sekian lama kemungkinan cerita The Blues di kompetisi Liga Champion akan menjadi lain.

“Sayang squad kami harus kehilangan John Terry disaat kami hadapi pertandingan teramat penting, adanya dia tentu hasil akan berbicara lain dia bisa mengatur dengan baik pasukannya dilapangan, kesehatannya sudah kembali normal dan dia sudah siap untuk ikut pertandingan, namanya dipastikan akan berada dalam squad kala bertandang ke Goodison esok” ucap Hiddink.

Delapan tim yang sudah memastikan tiket mereka untuk beradu dibabak perempatfinal kompetisi FA Cup akan saling berhadapan akhir pekan nanti, undian dilakukan untuk menentukan tim-tim yang akan saling berhadapan, Reading akan menjamu Crystal Palace dan saat ini keduanya sedang saling berhadapan, masih belum ada goal yang terjadi ketika berita ini diturunkan.

Dini hari esok 13 maret 2016 pertandingan antara Everton menjamu Chelsea akan berlangsung di Goosdison Park, kemudian pertandingan antara Arsenal dengan Watford dan Manchester United melawan West Ham United akan mengambil waktu pada malam hari esok.

 

 

 

 

Arsene Wenger dan The Gunners hadapi ujian penentuan

London – Meriam London diharapkan lebih sering lagi berdentum dan mengoyak gawang-gawang lawan, tidak seperti saat ini dimana mereka alami krisis produktifitas goal semenjak memasuki tahun baru 2016, sempat memimpin klasemen sementara Premiership hanya untuk sesaat kemudian mereka harus merelakan Leicester City kembali ambil alih pucuk pimpinan.

Tercatat 11 laga pertandingan dilalui sepanjang periode tahun 2016 hanya 5 kemenangan berhasil mereka raih dengan 2 kekalahan dan 4 hasil pertandingan imbang disegala ajang kompetisi yang dilakoni, khusus diajang EPL sebelum dua kemenangan beruntun terakhir yakni kala menang atas Bornemouth (0-2) dan Leicester (2-1) anak-anak London ini lewati 5 laga dengan hanya raih 1 kemenangan 1 kekalahan dan 3 hasil pertandingan imbang.

Dengan kondisi lemotnya lini depan Wenger saat ini  The Gunner akan jalankan pekan padat pertandingan, tercatat dalam 21 hari kedepan para laskar Gudang Peluru ini harus jalankan 7 laga kompetitif menentukan dalam 3 ajang kompetisi Premier League, FA Cup dan Liga Champion, mandulnya ujung tombak The Gunners saat ini tentunya membuat pusing The Professor terutama dalam persiapkan barisannya hadapi laga terdekat di Old Trafford akhir pekan esok.

Tercatat dalam 8 pertandingan terakhir Olivier Giroud lalui tanpa hasilkan goal, sementara Alexis Sanchez dan Theo Walcott masing-masing baru mencetak dua goal dalam kurun waktu tersebut,”Saya rasa permasalahan goal bukan hanya tanggung jawab individu ini adalah tanggung jawab secara keseluruhan tim, bagaiman tim ini bermain itu sangat berpengaruh” ungkap Arsene Wenger.

Kekalahan dari Barcelona di leg pertama Liga Champion beberapa hari lalu terasa menyakitkan ketika mereka harus kebobolan dikandang sendiri dengan 2 goal tanpa balas, tentunya pertandingan leg kedua di Camp Nou nanti hanya akan mengharapkan mukjijat bagi mereka untuk dapat membalas goal kegawang Barca sedikitnya dengan hasil sama 2 goal tanpa balas untuk dapat lolos kebabak perempatfinal.

“Saat ini kami sedang fokus untuk jalankan 7 pertandingan dalam 21 hari terakhir, 5 pertandingan premiership 1 laga FA Cup dan 1 laga Liga Champion yang kesemuanya adalah pertandingan penting untuk kami menangkan, untuk jaga prestasi kami harus menangkan semua pertandingan tanpa terkecuali” ucap pelatih Francis berusia 66 tahun itu.

Tak boleh kehilangan point lagi demi menjaga persaingan dengan Leicester City dan Tottenham Hotsour menuju puncak klasemen di Premiership, kemudian tak boleh juga membuang peluang menang dipertandingan ulangan melawan Hull City di ajang FA Cup dan terakhir tak lantas menyerah dari Barcelona dalam kesempatan mereka untuk lolos kebabak 8 besar Liga Champion.

“Inilah periode terpenting bagi kami dimusim kompetisi 2015-16 ini, saat-saat penentuan yang akan menjadi saat unjuk kemampuan squad ini untuk meraih prestasi dan titel dimusim ini, inilah saatnya bagi keseluruhan armada berkerja maksimal untuk wujudkan impian dan target” seru Wenger.

 

 

John Terry belum fit untuk jalankan laga lawan Citizen

Hiddink – John Terry masih belum fit dan siap untuk bantu Chelsea menangkan pertandingan ketika cedera otot hamstring yang hampirinya belum juga sembuh, cedera yang didapat kala lawan Newcastle United akhir pekan silam memaksa John Terry harus istirahat total bahkan ketika bertandang ke markas Paris St-Germain diajang Liga Champion beberapa hari lalu.

Kapten berusia 35 tahun ini dipastikan tidak akan perkuat timnya jelang pertandingan penting diajang FA Cup akhir pekan nanti hadapi tamu mereka Manchester City, Guus Hiddink memastikan ketika mendapatkan anak asuhnya ini masih merasakan rasa sakit saat jalankan sessi latihan bersama rekan-rekannya pagi tadi, menanti kesembuhan total John Terry masih harus jalankan terapi bersama tim medis untuk dapat fit dan kembali merumput.

“Terry masih belum siap untuk mengisi squad, semoga dia akan segera membaik dan siap untuk kembali kelapangan pertandingan, yang pasti akhir pekan esok dia tidak tersedia perkuat The Blues, tentunya kami semua kecewa tapi dengan keadaanya saat ini kami tidak ada pilihan lain selain mencari alternatif dengan mainkan pemain pengganti untuk sementara gantikan posisinya” ungkap mantan pelatih timnas Belanda ini.

Peran sosok John Terry memang sangat diperlukan, selain kemampuannya memimpin rekan-rekannya dan mengatur irama pertandingan, pengalamannya sangat dibutuhkan untuk membawa squad The Blues raih kemenangan, sepanjang musim ini bergulir Terry sudah jalankan 28 laga pertandingan disegala ajang kompetisi bersama timnya, 1 goal dengan 1 assist adalah hasil sumbangannya sejauh ini.

Guus Hiddink tidak terlalu meratapi kekalahan tim asuhannya di kandang Paris St-Germain beberapa hari lalu, setidaknya dia melihat tim asuhannya sudah jalankan pertandingan terbaik dengan hasil kekalahan 2-1 di Parc des Princes stadium, 1 goal penetral sempat hadir sebelum kemudian mereka terpaksa harus akui keunggulan PSG lalui goal penentu kemenangan dari Edison Cavan dimenit ke 78.

“Tim ini sudah bertanding dengan baik, tentunya kekalahan dari PSG sedikit bawa kecewa untuk saya, namun saya percaya dipertandingan balik kandang nanti kami memiliki peluang baik untuk memenangkan laga semoga saja, saya menilai semua pemain bermain dengan sangat baik dan minim kesalahan dikandang PSG, dan saya harapkan tim ini akan terus bermain seperti itu” jelas pelatih berusia 69 tahun ini.

Disaat bersamaan akhir pekan ini 16 tim terpilih yang lolos masuk keputaran kelima diajang FA Cup akan saling bertubrukan, beberapa tim besar seperti Arsenal, duo Manchester, Tottenham Hotspur, Chelsea, Everton masih berpeluang untuk lolos kebabak 8 besar atau perempatfinal, Arsenal adalah juara bertahan dua musim berturut kompetisi FA Cup tentunya mereka sangat berharap untuk meneruskan kiprah dikompetisi ini dengan kembali memboyong trophy dimusim ini.