Prediksi English Premier League 2019-2020 : Crystal Palace vs Arsenal.

CMOBET.ORG – The Eagles akan melawan The Gunners di laga ke 22 dalam ajang English Premier League 2019-2020. Laganya nanti akan berlangsung pada tanggal 11 Januari 2020, jam 19.30 WIB di markas The Eagles “Selhurst Park”. The Eagles huni posisi 9 di kompetisi English Premier League 2019-2020. Di kompetisi English Premier League 2019-2020, The Eagles berhasil kumpulin 28 point.

The Eagles berhasil kumpulin 19 gol & kemasukkan 23 gol di kompetisi English Premier League 2019-2020. Di ajang English Premier League 2019-2020, The Gunners huni posisi 10. Di kompetisi English Premier League 2019-2020, The Gunners berhasil kumpulin 27 point. Di kompetisi English Premier League 2019-2020, The Gunners berhasil kumpulin 28 gol & kemasukkan 30 gol.

Jordan Ayew telah berhasil kumpulin 5 gol di kompetisi English Premier League 2019-2020 bersama The Eagles. CMOBET – Wilfried Zaha telah berhasil kumpulin 3 gol di kompetisi English Premier League 2019-2020 bersama The Eagles. Wilfried Zaha, James McArthur berhasil kumpulin 2 assists di ajang English Premier League 2019-2020 bersama The Eagles.

Prediksi Gila Bola – Pierre-Emerick Aubameyang telah berhasil kumpulin 13 gol di kompetisi English Premier League 2019-2020 bersama The Gunners. Alexandre Lacazette telah berhasil kumpulin 5 gol di kompetisi English Premier League 2019-2020 bersama The Gunners. Nicolas Pepe telah berhasil kumpulin 3 assists di kompetisi English Premier League 2019-2020 bersama The Gunners. Di kompetisi English Premier League 2019-2020 bersama The Gunners, Ainsley Maitland-Niles, Sead Kolasinac, Dani Cebalos berhasil kumpulin 2 assists.

5 laga terakhirnya, Crystal Palace vs Arsenal :

27 Oktober 2019               : Arsenal (2) vs (2) Crystal Palace.

21 April 2019                      : Arsenal (2) vs (3) Crystal Palace.

28 Oktober 2018               : Crystal Palace (2) vs (2) Arsenal.

20 Januari 2018                 : Arsenal (4) vs (1) Crystal Palace.

29 Desember 2017           : Crystal Palace (2) vs (3) Arsenal.

5 laga terakhirnya, Crystal Palace :

05 Januari 2020                 : Crystal Palace (0) vs (1) Derby County.

02 Januari 2020                 : Norwich City (1) vs (1) Crystal Palace.

28 Desember 2019           : Southampton (1) vs (1) Crystal Palace.

26 Desember 2019           : Crystal Palace (2) vs (1) West Ham United.

21 Desember 2019           : Newcastle United (1) vs (0) Crystal Palace.

5 laga terakhirnya, Arsenal :

07 Januari 2020                 : Arsenal (1) vs (0) Leeds United.

02 Januari 2020                 : Arsenal (2) vs (0) Manchester United.

29 Desember 2019           : Arsenal (1) vs (2) Chelsea.

26 Desember 2019           : AFC Bournemouth (1) vs (1) Arsenal.

21 Desember 2019           : Everton (0) vs (0) Arsenal.

Prediksi skor : Crystal Palace (0) vs (2) Arsenal.

Prediksi English Premier League 2019-2020 : Southampton vs Crystal Palace.

CMOBET.ORG – The Saints akan melawan The Eagles di laga ke 20 dalam ajang English Premier League 2019-2020. Laganya nanti akan berlangsung pada tanggal 28 Desember 2019, jam 22.00 WIB di markas The Saints “St. Mary’s Stadium”. The Saints huni posisi 14 di ajang English Premier League 2019-2020. The Saints berhasil kumpulin 21 point di ajang English Premier League 2019-2020. Southampton berhasil kumpulin 23 gol, kemasukkan 37 gol di ajang English Premier League 2019-2020.

Di ajang English Premier League 2019-2020, The Eagles huni posisi 8. Di ajang English Premier League 2019-2020, The Eagles berhasil kumpulin 26 point. Di ajang English Premier League 2019-2020, The Eagles berhasil kumpulin 17 gol dan kemasukkan 21 gol. Daniel William John Ings berhasil kumpulin 11 gol di ajang English Premier League 2019-2020 bersama The Saints – CMOBET.

James Ward-Prowse bersama The Saints di ajang English Premier League 2019-2020 berhasil kumpulin 4 gol. James Ward-Prowse, Sofiane Boufal telah kumpulin 2 assists bersama The Saints di ajang English Premier League 2019-2020. Di kompetisi English Premier League 2019-2020, Jordan Ayew sukses kumpulin 4 gol bersama The Eagles.

Prediksi Liga Inggris – Dazet Wilfried Armel Zaha berhasil kumpulin 3 gol di kompetisi English Premier League 2019-2020 bersama The Eagles. Di kompetisi English Premier League 2019-2020 bersama The Eagles, James McArthur berhasil kumpulin 2 assists. Joel Ward, Andros Townsend, Gary Cahill, Jeffrey Schlupp lagi cedera jadi tidak bisa dimainkan oleh Roy Hodgson. Roy Hodgson ialah managernya The Eagles.

5 laga terakhirnya, Southampton vs Crystal Palace :

31 Januari 2019                 : Southampton (1) vs (1) Crystal Palace.

01 September 2018         : Crystal Palace (0) vs (2) Southampton.

03 Januari 2018                 : Southampton (1) vs (2) Crystal Palace.

16 September 2017         : Crystal Palace (0) vs (1) Southampton.

06 April 2017                      : Southampton (3) vs (1) Crystal Palace.

5 laga terakhirnya, Southampton :

26 Desember 2019           : Chelsea (0) vs (2) Southampton.

21 Desember 2019           : Aston Villa (1) vs (3) Southampton.

15 Desember 2019           : Southampton (0) vs (1) West Ham United.

08 Desember 2019           : Newcastle United (2) vs (1) Southampton.

05 Desember 2019           : Southampton (2) vs (1) Norwich City.

5 laga terakhirnya, Crystal Palace :

15 Desember 2019           : Crystal Palace (2) vs (1) West Ham United.

13 Desember 2019           : Newcastle United (1) vs (0) Crystal Palace.

08 Desember 2019           : Crystal Palace (1) vs (1) Brighton & Hove Albion FC.

05 Desember 2019           : Watford FC (0) vs (0) Crystal Palace.

01 Desember 2019           : Crystal Palace (1) vs (0) AFC Bournemouth.

Prediksi skor : Southampton (1) vs (2) Crystal Palace.

Prediksi pertandingan Liga Primer Inggris, Everton vs Crystal Palace.

Everton dipastikan akan menjalani pertandingan yang cukup krusial bagi mereka di Liga Primer Inggris pekan ke-27. Pada pertandingan yang berjalan di Goodison Park, Everton dipastikan akan menjamu tim papan bawah klasemen Crystal Palace. Dan tentu pertandingan di Goodison Park nanti dipastikan akan menjadi sangat ketat mengingat kedua tim yang sedang mengincar kemenangan demi bisa menjauhkan diri mereka dari papan bawah klasemen.

Menjelang pertandingan nanti, tuan rumah Everton dipastikan sedang dalam performa yang sangat mengecewakan dan beban yang cukup berat. Pasalnya mereka harus menjalani pertandingan nanti setelah mengalami kekalahan telak dipekan ke-26 lalu melawan Arsenal dengan skor 5-1. Dan tentu kekalahan tersebut dipastikan akan menjadi beban bagi Everton untuk bisa bermain terbuka diawal pertandingan melawan Crystal Palace.

Sementara itu, sang tamu Crystal Palace juga dipastikan akan menjalani pertandingan dengan beban yang cukup berat. Pasalnya mereka dipastikan akan menjalani pertandingan tandang dengan modal yang tidak begitu bagus. Hasil seri pada pertandingan terakhir mereka di Liga Primer Inggris dipastikan akan menjadi modal yang tidak begitu bagus mengingat lawan mereka pada pertandingan nanti sedang dalam performa yang memanas setelah mengalami kekalahan telak. Dan tentu meski begitu, Crystal Palace dipastikan akan berusaha untuk bisa tampil terbuka demi bisa meladeni permainan dari Crystal Palace.

Pada 5 pertandingan terakhir Everton di semua kompetisi, mereka harus meraih hasil yang kurang memuaskan dengan hanya berhasil meraih 1 kemenangan, 1 hasil imbang dan harus mengalami 3 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Liga Primer Inggris, Everton masih menempati posisi ke-10 klasemen dengan meraih 31 poin dari 26 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Pada 5 pertandingan terakhir Crystal Palace di semua kompetisi, mereka juga harus meraih hasil yang kurang memuaskan dengan hanya berhasil mengamankan 1 kemenangan, 2 hasil imbang dan mengalami 2 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Liga Primer Inggris, mereka masih harus berada diposisi ke-14 klasemen dengan meraih 27 poin dari 26 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Badai cedera dari kedua tim sendiri dipastikan akan menjadi kendala tersendiri bagi Everton dan Crystal Palace. Dan tentu pertandingan di Goodison Park nanti dipastikan akan berjalan dengan tempo rendah mengingat kedua tim dipastikan akan menurunkan skuat kedua mereka.

Perkiraan susunan pemain antara Everton vs Crystal Palace.

Everton:
Pickford, A. Williams, M. Keane, E. Mangala, J. Kenny, Scheniderlin, Gueye, Bolasie, Niasse, Theo Walcott.

Crystal Palace:
Hennessey, Tomkins, Kelly. Fosu Mensah, Van Aanholt, Y. Cabaye, McArthur, Townsend, Milivojevic, Zaha, Benteke.

Arsenal sukses atasi Crystal Palace dengan score 2 – 3

The Gunner berhasil membawa pulang kemenangan setelah mereka yang berhasil mengalahkan tim tuan rumah Crystal palace dengan score tipis 2 – 3 pada pertandingan yang di gelar pada dini hari tadi di mana Arsenal yang di jadwalkan untuk mengunjugi Selhurst Park

memulai pertandingan di mana kedua tim yang langsung memberikan pertandingan sengit dengan melancarkan ancaman ke lini pertahan lawan namun peluang demi peluang yang mereka ciptakan masih belum benar benar membahayakan dari kedua buah kubu

Arsenal pun mendapatkan peluang emas di menit ke 20 an di mana sebuah upaya yang di buat oleh Granit Xhαka dengan melancarkan tembakan dari dalam kotak pinalty tim tuan rumah namun upaya tersebut yang ternyata berhasil di antisipasi oleh pemain bertahan Crystal palace membuat usaha Arsenal masih sia sia

Arsenal terus melancarkan upaya untuk bisa menyarangkan bola ke gawang lawan dan usaha baru benar benar membuahkan hasil di menit ke 25 setelah sebuah tendangan yang di lepaskan oleh Mesut Oezil yang gagal di sempurnakan oleh Lacazette dan dengan sigap Shkodran Mustafi yang tampil sebagai pahlawan dengan memaksimalkan peluang tersebut menjadi sebuah goal bagi Arsenal dan membuat kedudukan menjadi 0 – 1

Unggul 1 goal yang tentunya membuar Arsenal semakin bersemangat untuk kembali memberikan perlawan kepada tim tuan rumah di mana dengan mengandalkan Alexandre Lacazette, Alexis Sanchez dan juga Mesut Oezil cukup membuat lini belakang Palace cukup kerepotan untuk meredam ancaman dari para pemain Arsenal

terus berada dalam penekanan namun di luar dugaan di mana Palace yang ternayata berhasil menciptakan goal penyeimbang di menit ke 49, berawal dari Wilfried Zaha yang berhasil melewati Chambers dan dengan sigap sebuah bola matang yang di berikan kepada Andros Townsend sukses membuat kedudukan menjadi 1 – 1

goal ke gawang Arsenal tersebut yang tampak nya membuat Arsenal langsung tersentak dan berusaha untuk melakukan serangan balasan dan goal yang di nanti nanti akhir nya datang bagi Arsenal di menit ke 62 di mana Sanchez yang memaksimalkan assist dari Lacazette sukses membawa Arsenal kembali memimpin dengan score 1 – 2

4 menit berselang, Sanchez lagi lagi kembali berhasil menyarangkan bola ke gawang Palace tentunya dengan melakukan finising setelah Umpan Jack Wilshere yang di terima oleh mantan pemain Barcelona tersebut dan membuat Arsenal memperbesar keunggulan menjadi 1 – 3 di menit ke 66

meski tertinggal 2 goal namun Palace masih belum menunjukan akan menyerah di sisa pertandingan ini dan di menit menit akhir pertandindingan 1 goal dari Tomkins berhasil memperkecil ketinggalan bagi Crystal Palace menjadi 2 – 3 dan menutup pertandingan ini dengan kemenangan bagi Arsenal

Liverpool mematahkan kutukan dari Crystal Palace di Anfield

Merseyside – Hampir saja Crystal Palace kembali mempercundangi Liverpool di Anfield Stadium sebagaimana berlaku dalam 4 musim kompetisi terakhir, pekan kedua Premier League yang bergulir tadi malam 19 agustus 2017 Liverpool baru mampu membobol gawang Crystal Palace yang dikawal oleh Wayne Hennessey pada menit ke 73 melalui aksi Sadio Mane.

Ketatnya barisan belakang The Eagles sempat membuat pasukan Jurgen Klopp merasa kewalahan, tercatat sepanjang menit pertandingan Sadio Mane dkk menghadirkan 18 upaya membobol gawang Palace yang 12 darinya tepat mengarah kearah gawang, bandingkan dengan kubu tamu yang cuma membuat 1 bola berbahaya ke gawan Simon Mignolet dari 3 kesempatan yang didapat.

Crystal Palace selalu membuat kesulitan di Anfield Stadium dan mencuri 3 point kemenangan semenjak musim kompetisi 2013-14, ketika itu mereka menang dengan membawa pulang score kemenangan 0-3 kemudian 1-2, 1-3 dan terakhir dimusim lalu dengan score 1-2, dengan kemenangan 1-0 kali ini Liverpool mampu memutus rantai kutukan terror di Anfield dari Si Elang Crystal Palace.

45 menit babak pertama tanpa goal tentunya sudah membuat ciut nyali para pemain The Reds yang terus mendapatkan hasil buruk dari Palace di empat musim terakhir dikandang mereka sendiri, beruntung satu kesempatan yang menciptakan goal dari Sadio Mane dapat membuyarkan semua keraguan mereka untuk mencatat kemenangan pertama mereka dimusim anyar ini.

Tak ada goal tercipta bagi kedua kubu setelah itu hingga pertandingan berakhir membangkitkan harapan Liverpool untuk melaju di tangga klasemen, “Kemenangan yang tidak mudah, kami bermain dengan sangat berhati-hati walau kami menguasai jalannya pertandingan, kami memiliki banyak kesempatan bagus namun tidak berakhir dengan hasil yang bagus pada awalnya, tapi dibabakkedua penantian kami tidak sia-sia dengan goal yang tercipta” ujar Jurgen Klopp untuk BBC.

“Satu kesempatan yang kami dapat dibabak kedua tercipta goal indah adalah sebuah kepuasan tersendiri saya rasa, dibabak pertama seharusnya ada goal tercipta tapi kami kurang beruntung, saya senang dengan proses terjadinya goal dimana adalah hasil upaya aksi solo dari Sadio Mane, ini menujukkan kelas darinya yang pantas didapatkannya” lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu.

Jurgen Klopp katakan kalau dia berharap goal-goal tambahan akan datang setelah goal pembuka kemenangan lahir dimenit ke 73, ketika bola-bola semakin lancar mengalir dimenit-menit pertandingan berikutnya namun dipenyelesaian akhir mereka selalu gagal menconvert serangan menjadikan goal tambahan, kuatnya tembok pertahanan yang dibangun Frank De Boer adalah salah satu penyebabnya.

Sementara dipertandingan lainnya Arsenal gagal memetik kemenangan kedua mereka ketika jalankan pertandingan tandang ke markas Stoke City di Bet365 stadium, satu-satunya goal dari sipendatang baru The Porter Jese Rodriguez dimenit ke 47 antarkan kemenangan untuk squad besutan Mark Hughes.

Manchester United mempermalukan tuan rumah Swansea City 0-4, begitu juga Watford yang datang bertandang kemarkas Bournemouth memenangkan pertandingan dengan score 0-2, Leicester City mengalahkan Brighton & Hove Albion 2-0 dan Southampton menang tipis 3-2 atas West Ham United, kemudian Burnley yang bermain dikandang sendiri takluk dari WBA dengan score 0-1.

 

 

 

Louis Van Gaal puas dengan persembahan trophy pertamanya

Wembley – Akhirnya trophy FA Cup berpindah penghuni dimusim ini ketika sudah menjadi penghias di Emirates Stadium bersama Arsenal untuk dua musim kompetisi, kemenangan melalui drama perpanjangan waktu 2×15 menit membawa Manchester United keluar sebagai pemenang atas Crystal Palace dengan hasil akhir 1-2.

Setengah babak pertandingan berlalu tanpa goal dimana kedua tim terlihat bermain dengan hati-hati, adalah Jason Puncheon dari Crystal Palace terlebih dahulu membuka kemenangan melalui goalnya dimenit ke 78 namun Juan Mata mengembalikan keadaan 3 menit kemudian melalui goalnya dan akhiri pertandingan 90 menit normal dengan score 1-1.

Dimasa perpanjangan waktu ketika pertandingan berjalan paro waktu Manchester United terpaksa harus kehilangan Chris Smalling akibat akumulasi 2 kartu kuning, kalah berebut bola dengan  Yannick Bolasie bek Setan Merah tersebut mencoba untuk menahan langkah Bolasie yang siap lancarkan serangan balik, wasit Mark Clattenburg pun tak memberi ampun dan mencabut kartu kuning dilanjut dengan kartu merah.

Memasuki paro babak 15 menit terakhir dengan kekurangan 1 pemain Van Gaal merubah taktik dengan merubah susunan menjadi 4-4-1, tak butuh bermain defensif lagi ketika pertandingan hidup mati hanya menyisakan paro babak terakhir, keputusa yang tepat dari Van Gaal diakhir 15 menit membuahkan hasil ketika pertandingan berjalan 5 menit.

Ketika Valencia berhasil lepas dari pengawalan bek Crystal Palace dan memasuki wilayah kotak penalty dia memberikan umpan ditujukan kepada Anthony Martial yang berdiri didepan gawang, namun bola operan berhasil dimentahkan pemain belakang kubu lawan yang menjaga wilayahnya, malang bola tepat jatuh kekaki Jesse Lingard yang langsung menempong bola dengan keras tepat kearah gawang dan hasilkan goal kemenangan untuk Manchester United.

Usai hasilkan score 1-2 pertandingan masih berjalan ketat dan Crystal Palace berusaha mati-matian untuk mengembalikan score keposisi berimbang, walau unggul jumlah pemain tapi upaya tak membuahkan hasil hingga pertandingan usai dan score tak berubah antarkan Louis Van Gaal dan pasukannya kepodium ceremoni penyerahan trophy FA Cup.

Semenjak Sir Alex Ferguson menyatakan diri untuk mundur dari tapuk kepemimpinan di Old Trafford ini adalah trophy pertama yang kembali menghiasi lemari prestasi The Red Devils, walau hanya sekelas FA Cup tapi inilah awal kebangkitan laskar Setan Merah, FA Cup yang ke 12 bagi Manchester United sejak terakhir sekali mereka raih pada musim kompetisi 2004 silam.

Usai pertandingan menner Belanda itu pun mendapatkan pertanyaan dari awak media tentang bagaimana perasaannya memenangkan trophy pertamanya untuk Manchester United dan tentang goal kemenangan yang dihadirkan Jesse Lingard, ’Fantastic’ inilah gambarannya tentang goal kemenangan dari Lingard, menangkan Piala FA baginya adalah awal kebangkitan pasukan Setan Merah yang akan berlanjut kemusim mendatang.

“Fantastic goal yang sangat bagus, saya rasa semua setuju tentang gambaran goal tersebut, suara di tribun penonton sangat luarbiasa menyambut goal kemenangan ini, saya harapkan dukungan dari fans tak pernah berhenti untuk klub ini disetiap pertandingan, saya puas dengan pencapaian ini terima kasih untuk semuanya” ucap Van Gaal.

 

 

Louis Van Gaal siap memboyong FA Cup di Wembley

Premier League – Musim pertama memimpin di Old Trafford sang pelatih hanya mampu membawa armadanya finish diposisi keempat tanpa satupun trophy menghias, dimusim kedua hal serupa tampaknya akan kembali terulang hanya saja bedanya dimusim ini satu trophy sudah menanti untuk diraih yaitu trophy FA Cup, Louis Van gaal dan pasukannya akan lakoni partai final melawan Crystal Palace di Wembley Stadium 28 mei 2016 mendatang.

Menyambut kesempatan raih trophy pertama untuk The Red Devils mantan pelatih timnas Belanda ini tak ingin kebablasan, dirinya dan para laskar Setan Merah sudah siap kan diri jauh-jauh hari untuk pertandingan penting memenangkan laga di Wembley Stadium, namun sebelum itu kenyataan yang tak kurang pentingnya adalah mempertahankan posisi Manchester United untuk finish kompetisi seburuk-buruknya diposisi kelima.

Tiga pertandingan lagi yang akan dijalankan di Premier League Van Gaal akan upayakan 9 point tambahan untuk memastikan pasukannya berlaga di persaingan Liga Eropa dan jika mungkin Liga Champions musim depan, mereka kini berselisih 4 point dengan Citizen yang berada diposisi keempat dengan satu pertandingan sisa ditangan.

Diawali akhir pekan ini Van Gaal akan membawa pasukannya menyeberang ke kandang Norwich City yang juga sedang berjuang untuk lepas dari zona degrarasi, lantas dua pertandingan lainnya Wayne Rooney dkk akan bertandang kemarkas West Ham United akhir pekan depan dan dipertandingan terakhir mereka akan menjamu Bournemouth.

 “Menang ataupun kalah itu adalah hasil pertandingan yang harus diterima, pastinya hasil yang saya inginkan ditiga pertandingan sisa adalah kemenangan, memang tuntutan untuk menang diakhir musim sangatlah tinggi, Norwich dalam misi kemenangan untuk hindari degrarasi begitu juga kami ingin pertahankan posisi zona Liga Champions yang masih terbuka” tutur si meneer Van Gaal.

Tak ingin kehilangan kesempatan terakhir dimusim ini Van Gaal utarakan keinginannya untuk memboyong pulang FA Cup ke Old Trafford, walaupun hanya piala liga domestik namun turnamen FA Cup tak dipungkiri mempunyai gengsi yang cukup tinggi dipersaingan britania raya, dapat menjuarainya menunjukkan sebuah prestasi yang bisa dibanggakan selama dua musim dirinya mengawal Manchester United.

“Target dimusim ini adalah finish diposisi keempat dan memenangkan FA Cup, tidak ada jalan lain untuk meraih itu semua kecuali memenangkan 4 pertandingan yang kini menanti untuk kami selesaikan, 3 pertandingan di Premier League dan satu pertandingan final di Wembley, saya optimis kalau tim ini dapat menyelesaikan tugas dengan baik” tambah Van Gaal.

Crystal Palace akhir lolos kefinal FA Cup bertemu MU

Wembley – Crystal Palace berhasil memastikan diri lolos kebabak final FA Cup usai menundukkan lawan mereka Watford di Wembley Stadium tadi malam, penampilan mereka di kancah Liga Utama Inggris memang mengecewakan ketika disisa 3 pertandingan terakhir menjelang finish mereka hampir saja terdepak dan berada diposisi ke 16 dalam tabel sementara EPL, satu-satunya harapan merebut trophy FA Cup  membuat Alan Pardew sedikit bangga dengan prestasi tim asuhannya dimusim ini.

Enam menit pertandingan berjalan Crystal Palace sudah membuka kemenangan melalui goal dari Yannick Bolasie, bertahan hingga babak pertama berakhir Watford baru dapat menetralkan kedudukan ketika pertandingan babak kedua berjalan 10 menit, namun sayangnya goal balasan dari Troy Deeney hanya bertahan 6 menit saja ketika Connor Wickham membukukan goal kemenangan untuk The Eagle.

Kemenangan dengan score 2-1 membawa armada Alan Pardew lolos dan akan bertemu dengan Manchester United dibabak final yang akan berlangsung pada tanggal 4 mei 2016 mendatang, hal ini membuat sang manager sedikit terhibur ketika di Liga Utama mereka tampil mengecewakan para pendukung dan hampir turun tahta kekasta Championship.

“Kami kurang beruntung di kompetisi Liga Utama, musim ini kami tidak tampil maksimal dan mengecewakan para pendukung kami, tapi kesempatan bertanding difinal FA Cup ini menjadi penawar kekecewaan kami dan semoga ini juga dapat mengobati kekecewaan para pendukung kami, kami akan menyiapkan perlawanan terbaik dipartai final nanti” tutur pelatih berusia 54 tahun itu.

Buruknya rekord penampilan The Eagle dimusim ini bahkan ketika mereka bermain dikandang menjadi catatan pinggir dan pekerjaan rumah bagi Alan Pardew untuk memperbaiki squadnya dimusim mendatang, berada diposisi ke 15 dengan kumpulan 39 point dan berjarak 8 point dengan Norwich City yang berada satu tingkat dibawah mereka Palace dipastikan akan selamat dari degrarasi dan terus berlaga dikompetisi EPL tahun depan.

Lupakan sejenak EPL pelatih kelahiran Wimbledon ini siap untuk fokus disatu-satunya kompetisi terakhir yang memberi harapan juara kepada mereka, walaupun si raksasa Manchester United yang menanti mereka dipartai final namun haus trophy juara tak menyurutkan semangat mereka untuk berjuang.

Catatan dua pertemuan home away antara Crystal Palace dan Manchester United dimusim ini tak mencerminkan kalau armada Alan Pardew ini dapat memberikan perlawanan berarti, hasil imbang 0-0 ketika pertandingan berlangsung di Selhurst Park dan kekalahan 2-0 ketika mereka bertandang ke Old Trafford membuat mereka tak diunggulkan untuk meraih kemenangan dibabak final nanti.

 

Pellegrini pasang ‘kacamata kuda’ fokus ke Crystal Palace

Premiership – Cedera dibagian betis yang menimpa Vincent Kompany kaptennya Citizen ternyata lebih serius dari yang diperkirakan semula, hal ini keruan membuat Kompany siempunya cedera merasa was-was dan kekhawatiran berlebih menanti kapan dia bisa kembali merumput, tentunya dengan beban cedera ini keterlibatannya dengan squad menjadi minim dimusim ini, musim kompetisi Premiership yang sudah berjalan sepanjang 21 pekan pun baru 8 kali saja dinikmatinya.

Semula diperkirakan kalau Kompany sudah siap untuk kembali comeback diakhir tahun 2015 ketika dia diijinkan untuk mengisi pertandingan dilaga Boxing Day saat menghadapu perlawanan dari Sunderland, berencana memberikannya permainan pemanasan Manuel Pellegrini tak langsung memasangnya dibarisan starter XI dia pun masuk sebagai pemain pengganti, namun ternyata Sembilan menit kemudian dia terpaksa ditarik kembali dari lapangan.

Kembali kapten Manchester City ini harus menjalani masa-masa terapi dan berurusan lagi dengan tim medis untuk mendapatkan kondisi pemulihan sempurna, berposisi sebagai bek sekaligus kapten ketidak hadirannya dilapangan tentu banyak mempengaruhi permainan tim seutuhnya, tim medis juga sudah mengupayakan segala cara dengan hadirkan beberapa dokter specialis guna mempercepat kesembuhannya.

Pellegrini ungkapkan kalau bek asal Belgia ini sudah mulai tidak betah dengan keadaannya dan tak sabar ingin segera kembali kelapangan, namun hal ini tak bisa dipaksakan sebelum dia benar-benar terbebas dari rasa Sakit dibagian betisnya,”Kompany sudah tidak sabar menanti kesembuhan, dia terlihat khawatir dan ingin mengetahui penyebab dirinya tak kunjung-kunjung sembuh dari perasaan sakit yang menyiksanya” ungkap pelatih asal Chile ini.

“Saya mendukungnya untuk segera sembuh, kami semua tetap menantinya kembali memimpin dilapangan pertandingan, ban kapten akan tetap menjadi miliknya saya pastikan itu dan dukungan moril dari rekan-rekan semua mengharapkannya segera sembuh dan terbebas dari rasa sakitnya selama ini, dia memiliki keinginan segera sembuh dengan aktif mencari solusi untuk cederanya” tambah Pellegrini.

Sementara Manuel Pellegrini terpaksa harus melupakan Vincent Kompany dan fokus untuk mengembalikan posisi Manchester City kepuncak klasemen sementara, saat ini Citizen berada diposisi ketiga tertinggal 3 point dari pemuncak klasemen Arsenal  dan Leicester City yang kini berada diatas mereka, malam nanti di Etihad Stadium Pellegrini akan memimpin barisannya untuk mencoba memetik 3 point dari Crystal Palace yang datang bertandang.

Kesempatan bagus untuk menyalip ketika dipekan bersamaan Arsenal harus bertandang kemarkas Stoke City yang notabene sudah menumbangkan 3 klub raksasa dimusim ini yakni Chelsea dan duo Manchester, terlebih pertandingan akan berlangsung di Britannia Stadium Pellegrini menilai kalau Arsenal tidak akan memenangkan laga dengan mudah disana.

“Musim ini Stoke City bermain sangat bagus, saya rasa Arsenal tidak akan mudah memetik kemenangan disana, tapi itu bukan masalah yang menjadi fokus saya adalah memangkas jarak dengan rival kami, mengalahkan Crystal Palace adalah target utama saya pekan ini, tak perduli dengan apa hasil rival kami dipekan ini saya tidak akan terganggu” ungkap Pellegrini.

Dini hari nanti 17 january 2016 partai yang juga akan menjadi penentu persaingan Manchester City adalah lawatan Leicester City ke Stadium Villa Park markasnya Aston Villa, hasil pertandingan ini juga akan berpengaruh jika saja The Foxes mampu mencuri point penuh dikandang Villa Park, namun Pellegrini sudah memasang kacamata kuda untuk tidak melihat kesamping tapi fokus kepertandingan yang akan dihadapinya.

 

Guus Hiddink membuka kemenangan pertama diawal tahun

Selhurst Park – Tahun 2015 bisa jadi adalah tahun tidak bersahabat untuk The Blues ketika mereka malalui musim kompetisi terburuk sepanjang sejarah, Mourinho diberhentikan ditengah perjalanan musim kemudian Guus Hiddink pun didatangkan untuk menjadi juru selamat untuk mengembalikan keperkasaan si Juara Premier League musim silam, dua pertandingan pertama Si Biru dibawah kepemimpinan mantan pelatih timnas Belanda ini hanya berakhir dengan hasil imbang saja.

Seiring pergantian tahun diharapkan peruntungan Chelsea pun sudah mulai kembali kejalur terbaik sebagaimana layaknya sebuah klub juara, dalam lawatan kemarkas Crystal Palace tadi malam 3 January 2016 barisan Hiddink pun meraup kemenangan pertama mereka dengan hasil 3 goal tanpa balas, adalah Oscar (29’) Willian (60’) dan Diego Costa (66’) tiga serangkai yang memberikan kemenangan pertama untuk The Blues diawal 2016 ini.

Sayangnya dalam pertandingan ini Eden Hazard harus keluar dari lapangan pertandingan pada menit ke 16 ketika rasa sakit di pangkal pahanya memaksa dia untuk menepi, belum diketahui seberapa parah cedera dan seberapa lama dia akan absen dari pertandingan dengan cederanya kali ini, Pedro Rodriguez pun kemudian ditunjuk oleh Hiddink untuk mengisi posisi Hazard dan menyelesaikan pertandingan.

Raport buruk mengiringi langkah Eden Hazard mengisi musim kompetisi 2015-16 ini dimana belum satupun goal dilahirkannya hingga kini dan hanya 3  assist didapat, beberapa kali alami cedera menjadi salah satu penyebabnya, masa depannya di Stamford Bridge pun menjadi taruhan ketika kini cedera kembali menjadi penghalang produktifitasnya dibawah bendera Chelsea, sementara persaingan intern kian beragam dengan adanya Pedro Rodriguez, Willian kemudian Oscar dan Diego Costa.

John Terry selaku kapten kesebelasan tentunya senang dengan hasil kemenangan telak dikandang lawan ini, beginilah seharusnya tim ini berkerja dan menjadi patron sebagai sebuah tim juara dimusim silam, Diego Costa yang seperti mati suri ketika Jose Mourinho masih memimpin barisan Si Biru sudah terlihat kembali kepermainan dengan melahirkan 1 goal dan 1 assist untuk Oscar dalam mengisi kemenangan atas Crystal Palace.

Tampil menguasai jalannya pertandingan armada Guus Hiddink memimpin pertandingan dengan grafik 61:39 dan 9 kali mereka menciptakan bola bahaya kegawang Wayne Hennessey dengan 5 diantaranya berstatus on target dengan 3 bola berujung goal, sedang pasukan Alan Pardew membuat 7 bola bahaya kegawang Thibaut Courtois yang mana 4 diantaranya mengenai bidang sasar.

“Sudah lama saya tidak melihat tim ini berkerja sebagaimana dimusim kompetisi lalu, hari ini kami sudah kembali dan saya yakin kami akan kembali memanjat tangga klasemen disisa paruh musim kompetisi, kami akan baik-baik saja walau saya akui kami mengalami masa sulit diparuh musim pertama, sekarang masa sulit itu sudah berlalu dan kami siap kembali” tutur Terry.

Kini dengan tambahan 3 point kemenangan posisi Chelsea sudah mulai kembali terangkat, dipenghujung tahun 2015 mereka terpuruk diposisi ke 16 dengan hasil 20 point kini mereka memanjak 2 anak tangga menuju perbaikan dengan menduduki posisi ke 14 menyimpan 23 point.