Lionel Messi loloskan Argentina ke Worldcup 2018 Russia

Worldcup – Lionel Messi pada akhirnya berhasil menjadi pahlawan kemenangan bagi tim Tanggo La Albiceleste untuk lolos kepanggung Worldcup 2018 di Russia, menyisakan satu pertandingan terakhir dibabak kualifikasi group Argentina masih berada diluar zona aman untuk dapat lolos kepesta rutin 5 tahunan paling bergengsi didunia sepakbola itu.

Tri goal dari maha bintang Barcelona ini sekaligus membawa Argentina lolos dengan finish diposisi ketiga group zona CANMEBOL  dibawah Brazil dan Uruguay, bertandang ke markas Equador dilaga penentuan terakhir dini hari tadi 11 oktober 2017, tiga goal dari Lionel Messi bersarang kegawang Equador yang dikawal oleh Maximo Banguera (11′, 18′, 62′) menjadi penentu melenggangnya Argentina ke Russia.

Hal sebaliknya Chilli sang juara bertahan CONMEBOL 2 musim berturut harus berganti posisi dengan Argentina dan tidak lolos kebabak putaran final, dilaga terakhir dini hari tadi 11 oktober 2017 Alexis Sanchez dkk tak berhasil mencuri point kala mereka bertandang keBrazil, 3 goal dari Paulinho (55′), Gabriel Jesus (57′, 90′) memembus pertahanan timnas Chilli dan merobek gawang Claudio Bravo.

Tentu saja Lionel Messi girang bukan kepalang ketika berhasil berjuang dan mempersembahkan yang terbaik untuk tanah airnya, tak bisa dibayangkannya jikalau tim Tanggo sampai gagal mengikuti turnamen yang paling dinanti kali ini, apalagi dilaga penting tadi tim tuan rumah sempat membuat geger dengan goal cepat dimenit kesatu dari Romario Ibara, mengaku sempat panik namun pada akhirnya Messi berhasil mengamankan posisi  Argentina 10 menit kemudian dan berbalik memenangkan pertandingan.

“Gila aja jika Argentina sampai harus keluar dari pesta persaingan Piala Dunia kali ini, kami tidak seharusnya berada dalam posisi diujung tanduk dibabak kualifikasi, adalah hal yang tidak wajar ketika kami harus melalui sebuah proses panjang yang mencemaskan, tim ini akan terus berkembang dan saya harap akan ada penyelesaian yang lebih baik di turnamen Russia nanti” kata Messi untuk ESPNFC.

Ini adalah statemen pertama dari jagoan Barcelona ini ketika dia menyatakan aksi mogok bicara semenjak bulan November 2016 silam, kemenangan dan lolos dari ujung jarum yang sempit membuat Messi menyudahi sumpahnya untuk diam, kebahagiaannya tak bisa disembunyikan dan Messi pun tak menolak ketika kuli tinta mewawancarainya usai pertandingan.

“Beruntunglah kami dapat menyelesaikan babak penyisihan ini dengan hasil yang memuaskan, dan kami kemudian mendapatkan tiket ke Russia untuk kembali mencoba keberuntungan di Worldcup 2018 kali ini, selama ini saya irit bicara karena tidak ingin terlalu membuat banyak statemen, kini kami sudah kembali kejalur dimana kami harus berada dan kami semua siap untuk itu” tambah Leo.

 

 

Jamie Vardy tak merasa bersaing dengan Harry Kane

The Three Lions – Performa dari Harry Kane terbilang sempurna bagi Tottenham Hotspur, dimana dalam laga akhir-akhir ini dia bsa meyakinkan timnas Inggris sebagai salah satu pemain andalan bagi timnas Inggris. Tidak lama ini dia menjadi pilihan utama sebagai striker tunggal bagi Inggris, nama Harry Kane menjadi sorotan bagi tim-tim raksasa Inggris.

Nama Jamie Vardy kemudian dipandang menjadi pelapis dari Harry Kane, di usianya yang sudah masuk 30 tahun Vardy tidak mau dirinya dilihat sebagai pemain pelapis timnas utama Inggris. Performanya yang krusial di Leicester City menjadikannya sebagai seorang mesin gol, dan kini walaupun dia duduk di kursi cadangan dia tidak ingin dirinya dipandang sebelah mata dan hanya menjadi seorang pemain pengganti bagi Harry Kane.

“Saya pelapis Kane? tidak seperti itu. kami bermain tergantung pada keputusan dari Gareth Southgate, dan Kane memang berada dalam performa terbaiknya belakangan ini saya tidak heran dia menjadi pemain utama sebagai striker utama,” ungkap Kane.

“saya tetap bekerja keras untuk bisa berada di timnas membantu tim utama Inggris, ada banyak hal yang harus saya tingkatkan dari sisi penyerangan. Saya berencana untuk terus bermain di klub agar tetap ada di barisan utama tim ini, jika bisa berada di Timnas setidaknya ada kesempatan untuk bisa berjasa bagi Inggris,” Lanjut Kane lagi.

Saat ini The Three Lions sudah dalam perjalanan mereka untuk mengunci posisi lolos ke panggung Piala Dunia yang akan digelar di Russia tahun depan (2018), berada di group F saat ini pasukan Gareth Southgate sudah mengumpulkan total 20 point dari 8 laga kualifikasi yang sudah berlalu, mereka memimpin klasemen di group F dengan diikuti Slovakia diposisi kedua bermuatan 15 point.

Tersisa dua pertandingan lagi timnas Inggris hanya butuh tambahan 1 point saja untuk mengunci kepastian tiket ke Russia sebagai juara group F, dua tim yang akan mereka hadapi adalah Slovenia (5 oktober) kemudian Lithuania (8 oktober), Slovenia dan Scotlandia masih memiliki kesempatan untuk lolos dan bersaing dengan Slovakia ketika keduanya hanya berselisih 1 point perbedaan (14 point).

Dari 8 group yang masing-masing group terisi 6 timnas negara peserta kualifikasi hanya satu tim yang sudah memastikan diri lolos kebabak final pentas Piala Dunia di Russia 2018 mendatang, adalah timnas Belgia yang sudah mengumpulkan 22 point dan menjuarai group H yang siap melenggang ke pentas World Cup menanti tim tim lainnya.

 

Griezmann mencetak goal pertama di Wanda Metropolitano

Madrid – Setelah menjalankan hukuman kartu merah yang diterima dipekan pertama Antoine Griezmann kembali dini hari tadi dan memenangkan tim yang dibelanya, berlangsung di stadium baru Wanda Metropolitano markas baru Los Colchoneros satu goal dari Griezmann memenangkan pertandingan atas Malaga, goal indah ini menandakan kembalinya striker berdarah Francis ini membuka keran goalnya dimusim anyar 2017-18 ini.

“Senang sekali saya bisa kembali jalankan pertandingan diatas lapangan hijau bersama teman-teman, goal pertama yang indah terasa ketika keinginan mencetak yang tertunda karena larangan bermain sejak pekan pertama, tak mengapa saya akan berkerja keras untuk terus membuat yang terbaik bagi klub, saya harap kedepan akan semakin banyak goal dapat saya cetak lagi dan membawakan title juara dimusim ini” ungkap striker kelahiran kota Macon Francis ini.

Ada rasa yang istimewa dengan goal yang diciptakan kali ini dimana Griezmann mencatatkan namanya dalam sejarah stadium baru mereka, “Ada rasa khusus ketika saya mencatat sejarah untuk klub dan stadium baru kami ini dengan goal pertama yang tercipta, ada semangat baru disini yang membuat kami semua ingin mencetak sejarah baru dengan menjuarai La Liga dimusim ini” tambah nya.

Goal penentu kemenangan yang dicetak Griezmann kegawang Malaga dini hari tadi 17 sept 2017 baru lahir dimenit ke 60, menyambut satu umpan crossing dari Angel Correa yang terukur Antoine Griezmann berhasil menaklukkan gawang Malaga yang dikawal oleh Roberto, hingga kemudian pertandingan usai tak ada lagi goal tercipta bagi kedua pihak.

Memasuki musim 2017-18 Atletico Madrid tak lagi bermarkas di Vicente Calderon, berpindah ke Wanda Metropolitano Stadium dengan kapasitas 67.703 kursi pengunjung dan luas lapangan 105×68 Los Colchoneros akan menjadi pesaing serius untuk rival-rival sejati mereka, menempati lapangan baru tentu saja ada semangat baru yang turut serta didalamnya.

Usai menjalankan 3 pertandingan La Liga dan 1 pertandingan di ajang Liga Champions pembuka musim ini dini hari tadi adalah pertandingan pertama pasukan Diego Simeone dikandang baru mereka, tentu saja kemenangan dan goal pertama dari Antoine Griezmann ada tercatat dalam sejarah, musim lalu adalah musim perpisahan mereka dengan stadium Vicente Calderon yang sudah menjadi kandang mereka sejak tahun 1966.

Marcelo mengaku kesulitan jika berhadapan dengan Neymar

Madrid – Sebagai sesama pesepakbola asal Brazil Marcelo bek Real Madrid mengaku kesulitan mengawal Neymar Jr dilapangan pertandingan, sering berhadapan ketika keduanya berdiri berseberangan dalam laga El Clasico La Liga dimana Marcelo membela Real Madrid dan Neymar bersama Barcelona, menurut pengakuan Marcelo striker baru Paris St-Germain itu sangat ‘licin’ dan luwes ketika bergerak mengawal bola didepan gawang sehingga sangat sulit untuk menebak arah gerakannya.

“Saya pernah bermain dengan pemain-pemain dunia sekelas Cristiano Ronaldo, Ruud Van Nistelrooy juga Ronaldinho yang juga memiliki karakter permainan luar biasa, adalah berlainan ketika kita bermain bersama dengan ketika kita berhadapan berseberangan, saat bersama kita selalu berbagi waktu latihan bersama dan selalu membuat serangkaian latihan untuk merayakan goal-goal” ucap bek kiri yang sudah bergabung dengan Madrid sejak tahun 2007 lalu itu.

“Untuk Neymar saya pernah mempunyai pengalaman bermain bersama dengannya ketika kami tergabung di timnas, kami lalui masa latihan bersama dan saya lihat dia adalah penyerang yang sangat sulit untuk dikawal apalagi dihentikan, karena dia selalu bergerak dengan dinamis dan tak dapat diterka arah kemana dia akan melaju dengan bolanya, itulah kelebihan yang dia miliki dan saya rasa setiap bek yang berurusan dengannya akan menyerah” tambah Marcelo.

Setelah 4 musim bergabung dengan Barcelona akhirnya Neymar memilih untuk bergabung dengan Paris St-Germain dipergantian musim 2017-18 ini, selama berseragam Blaugrana maha bintang asal Brazil ini berhasil menorehkan 105 goal dengan 80 assist yang didapat dari 186 laga pertandingan disegala ajang kompetisi, dirinya turut mempersembahkan 2 trophy La Liga 3 trophy Copa del Rey dan 1 Piala Liga Champions.

Selama kurun waktu Neymar bergabung dengan Barcelona itulah Marcelo merasakan betapa sulitnya menahan gerakan rekan senegaranya itu, memang kini Neymar sudah tidak lagi meramaikan panggung La Liga yang mana itu berarti Marcelo sudah tidak lagi akan banyak berurusan dengan Neymar diatas lapangan pertandingan, namun kesempatan untuk bertemu dengannya masih terbuka dipentas Liga Champions.

Marcelo datang ke kota Madrid sejak tahun 2006 silam, klub terakhir tempatnya bermain sebelum Real Madrid adalah Fluminense, Dalam masa 11 tahun hingga kini bek kelahiran kota Rio De Janeiro 29 tahun silam itu sudah memainkan peran dalam 400 laga pertandingan kompetitif, sebagai pemain berposisi bek kiri dirinya berhasil mencetak 28 goal dengan 78 assist hinga kini.

 

 

Francis gagal memetik kemanangan atas Luxembourg

Toulouse – Didier Deschamp harus menelan kekecewaan ketika tim asuhannya gagal memetik kemenangan atas Luxembourg dipertandingan dini hari barusan (4 sept 2017), kendati Les Bleus mendominasi sepanjang jalannya pertandingan namun tak satupun goal berhasil tercipta, tercatat pasukan ‘Ayam Jago’ membuat 32 tembakan bola berbahaya mengarah gawang tamu mereka, namun ketatnya barisan pertahanan kubu lawan tak mampu ditembus.

Berlangsung di Stadium Municipal Toulouse bukan kesalahan kawanan Antoine Griezmann jika mereka tidak berhasil menaklukkan lawan mereka dikandang, upaya mebnagun serangan sudah dilakukan maksimal namun Luxembourg sebagai tim kuda hitam bermain sangat baik dalam pertandingan tersebut, walau berada diposisi kelima dalam tabel klasemen sementara group A dan tampaknya tidak ada harapan lagi bagi mereka untuk lolos kebabak final di Russia namun mereka tidak kendor dalam bermain.

Terdata mereka mampu menggagalkan 21 tembakan mengancam gawang yang dilesatkan Antoine Griezmann dkk sementara sisa tembakan lainnya meleset dari bidang sasaran, Deschamp pun tak bisa berkata-kata ketika pertandingan usai, dirinya hanya bisa pasrah dan berkomentar kalau timnya tidak beruntung sepanjang 90 menit pertandingan berlangsung.

“Memang kadang-kadang hasil sebuah pertandingan bisa diluar ekspektasi, hadapi tim yang diatas kertas adalah dibawah level kami dengan begitu banyak kesempatan yang lahir disana tapi kami gagal memetik kemenangan, hanya ada satu kemungkinan untuk untuk kegagalan ini yaitu tidak akuratnya tembakan yang terjadi” tutur Deschamps kepada kuli tinta ketika pertandingan usai.

“Setiap kesempatan mencetak goal akan menjadi sia-sia pabila ketajaman dan akurasi dari tembakan tidak terukur, sisanya adalah faktor keberuntungan yang akan mengambil alih, kami mendominasi jalannya pertandingan dengan begitu banyak peluang menembak dikotak penalti, tapi apa yang kami dapat adalah hasil nihil itulah sepakbola” tambahnya.

sementara Antoine Griezmann sang kapten kesebelasan yang juga adalah striker utama tim Les Bleus turut berkomentar atas kegagalan tim yang dibelanya, dirinya merasa seperti berhadapan dengan tim yang sedang dibelanya saat ini, gaya permainan yang disuguhkan Luxembourg dipertandingan barusan mengingatkannya dengan gaya bertahan yang diterapkan Diego Simeone pelatih Los Colchoneros.

Terlebih menurutnya tim Ayam Jago kelelahan usai menjalankan pertandingan keras melawan Belanda dua hari silam, kemenangan telak 4-0 atas Belanda dua hari lalu (1 sept 2017) tentunya banyak menguras tenaga mereka, dengan waktu istirahat yang kurang membuat konsentrasi mereka dipertandingan dini hari tadi sedikit terganggu.

“Saya harus mengakui kalau Luxembourg bermain sangat bagus hari ini, mereka mengingatkanku kepada Atletico Madrid dalam hal pertahanan, mereka tidak mengenal lelah dalam upaya menahan bola serangan yang kami bangun, kami berhadapan dengan 11 serdadu yang benar-benar disiplin dalam bermain, disamping itu efek permainan keras melawan Belanda juga menjadi faktor lainnya kegagalan kami hari ini” jelas striker andalan Diego Simeone itu.

 

 

 

Napoli sudah bosan gagal raih trophy disetiap musim

Neples – Semenjak musim kompetisi 2010-11 hingga kini Napoli tak pernah finish kompetisi berada diluar posisi 5 besar Serie A, itu pertanda kalau klub yang pernah besar namanya bersama Diego Maradona ini sudah mulai kembali memperlihatkan taring mereka, mereka hanya dua kali tercatat finish berada diposisi 3 besar yakni dimusim 2011-12 dan 2014-15, merekapun kini menjadi klub yang disegani di ajang Serie A walau pamor mereka masih belum bisa mengalahkan Juventus, Ac, Inter dipapan atas.

Beberapa pelatih berkelas dunia seperti Walter Mazzarri, Rafael Benitez sudah gonta ganti memberikan suntikan filosopi sepakbola yang mempengaruhi peta kekuatan squad yang kini dipimpin oleh Maurizio Sarri itu, Napoli pun kian garang dan solid dalam tampilan mereka disetiap pentas lomba yang mereka ikuti walau hampir disetiap pergantian musim jagoan mereka selalu saja diambil klub lain, namun selalu saja kubu managemen berhasil mebuat keseimbangan tim kembali disetiap musim anyar.

Sayangnya performa apik yang terus digaungkan masih belum berhasil membuat satu perubahan signifikan terkait peralihan trophy bergengsi, satukan tekad dimusim ini Maurizio Sarri ingin mengakhiri musim dengan suguhan sempurna akhiri catatan buruk sebagai tim ‘Juara tanpa Mahkota’,

Menjadi pelanggan kejuaraan didaratan Eropa sekelas Liga Champions dalam 10 musim terakhir Napoli sudah tentu mendapatkan masukkan cukup memuaskan dari kompetisi tersebut, sayangnya kepuasan financial tidak dibarengi dengan raihan trophy dikejuaraan yang diikuti, dalam satu dekade terakhir Partenopei hanya mampu menangkan 2 Piala Coppa Italia dan 2 piala Supercoppa Italia.

Bosan terus menerima ejekan Lorenzo Insigne striker 26 tahun asal Italia ini juga memiliki hasrat untuk mengembalikan keperkasaan Napoli baik dipentas Serie A ataupun diarena persaingan daratan Eropa.

“Kami semua sepakat untuk membuat perubahan dimusim ini, tidak cukup sekedar bermain bagus diatas lapangan tapi kami harus menjuarai kompetisi apapun yang kami ikuti, sudah cukup lama kami berada dalam pusaran persaingan tanpa hasil memuaskan, tahun ini target saya meraih trophy bersama Napoli dan meloloskan Italia kepentas persaingan Piala Dunia 2018” ungkap Insigne.

Sejauh ini tampaknya keinginan Lorenzo terpenuhi, dalam empat laga kompetitif yang sudah dilakoni tercatat mereka memenangkan keseluruhan pertandingan termasuk pertandingan play-off di Liga Campions kala mereka menundukkan wakil dari liga Francis Nice beberapa saat lalu.

Awal pergelutan yang baik untuk Napoli memulai perjuangan mereka memenangkan ajang kompetisi yang akan mereka jalankan dimusim baru ini, datang dan perginya para ‘jagoan’ mereka diharap takkan membuat kekuatan squad menjadi terganggu, Maurizio sarri diharap mampu menjaga keutuhan dan solidnya squad racikannya untuk mewujudkan impian Napoli dimusim 2017-18 ini.

Babak kualifikasi group pekan ke 7 Piala Dunia 2018

Kualifikasi – Pekan kualifikasi group menuju kepentas Piala Dunia 2018 Russia kembali datang diakhir pekan ini, beberapa negara peserta sudah terlebih dahulu bertanding baik zona Eropa ataupun zona CONMEBOL dan zona CONCACAF, beberapa negara seperti Jerman Belgia Mexico sudah memastikan tiket ditangan sebagai peserta lolos kualifikasi untuk berlaga dikejuaraan Piala Dunia yang berlaku setiap 5 tahun sekali itu.

Sebagai wakil dari zona CONCACAF Mexico terlebih dahulu memastikan diri lolos untuk mengikuti pesta Piala Dunia yang akan berlangsung di Russia tahun depan, dikandang sendiri di Stadium Azteca dini hari tadi 2 sept 2017 Javier Hernandez dkk walau harus bersusah payah berhasil menundukkan tamu mereka Panama dengan score tipis 1-0, adalah Hirving Lozano pencetak goal satu-satunya yang membawa Mexico unggul dimenit ke 53 usai meneruskan umpan dari Jesus Corona.

Dengan total 17 point Mexico berada dipuncak klasemen zona CONCACAF dan dipastikan akan berangkat ke Russia sebagai salah satu dari penghuni posisi 3 besar, sementara Costa Rica berada diposisi kedua dengan jumlah 14 point ketika mereka berhasil membawa pulang 3 point kemenangan dari markas USA disaat bersamaan (0-2), berada diposisi ketiga untuk sementara adalah USA dengan jumlah perolehan 8 point yang sama dengan Honduras.

Tim lain yang juga sudah memeastikan diri melangkah kepentas peraduan 5 tahunan itu adalah Iran, Jepang, Brazil, Jerman, Switzerland, Belgia selain tuan rumah Russia, Spanyol dan Italia yang tergabung di group G memimpin sementara dengan perolehan 16 point yang sama, keduanya baru akan menjalankan pertandingan dini hari nanti 3 sept 2017, Italia akan bertandang kemarkas Spanyol untuk beradu kekuatan menentukan siapa yang lebih pantas memimpin group.

Croatia, Islandia memimpin group I dengan 13 point yang sama sementara Turkey dan Ukraina yang juga tergabung digroup yang sama berada diposisi ketiga dan empat dengan hasil perolehan 11 point yang sama juga, Islandia akan bertandang ke Finlandia (posisi 5) sementara Croatia akan menjamu Kosovo (posisi 6) Ukraina akan beradu kekuatan menjamu Turkey.

The Three Lions walau memimpin sementara group F (17 point) namun posisi mereka masih belum nyaman ketika Slovakia yang berada dibawah urutan mereka hanya berselisih 2 point saja, ditiga pertandingan tersisa Inggris akan menjamu Slovakia (dini hari 5 sept 2017) kemudian Slovenia dini hari 6 okt 2017 dan terakhir kawanan Wayne Rooney akan bertandang kemarkas Lithuania pada tanggal 8 oktober 2017 mendatang.

Portugal yang tergabung di group B sementara berada diposisi runner up dibawah Switzerland yang memimpin dengan perolehan 21 point, dipertandingan terakhir 1 sept 2017 lalu Portugal menang telak 5-1 kala menjamu Faroe Islands, lagi-lagi pemain terbaik dunia anak Portugal Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick dalam kemenangan tersebut, kembali satu prestasi emas ditorehkan dimana dia tercatat sebagai pencetak goal terbanyak dengan 28 goal dibabak kualifikasi menumbangkan rekord sebelumnya yang dipegang Shevchenko, juga dia sekaligus menumbangkan rekord Pele diajang International (77 goal) dengan 78 goal yang dikemasnya selama berseragam nasional Portugal.

Tak berbeda jauh digroup D Serbia dan Irlandia memimpin diposisi teratas dan kedua dengan 12 point yang sama diikuti Wales dan Austria diposisi tiga dan empat juga dengan perolehan 8 point yang sama, masih ada tiga laga penentuan lagi yang akan menentukan nasib diantara para kontestan siapakah yang akan layak lolos keperaduan Piala Dunia Russia tahun depan.

Di group A Francis memimpin dengan hasil 16 point diikuti Swedia dengan perolehan 13 point kemudian Bulgaria diurutan ketiga dengan hasil 12 point menyusul Belanda diposisi keempat dengan 10 point, tampaknya berat sudah langkah Belanda untuk dapat lolos mengikuti kompetisi di ajang Piala Dunia 2018 ini.

Antonio Conte datangkan Drinkwater dan Zappacosta

Stamford Bridge – The Blues jelang penutupan bursa transfer kembali mendatangkan dua pemain yakni Davide Zappacosta dan Danny Drinkwater, nama terakhir yang disebutkan ditebus dari Leicester City dengan mahar sebesar 35 juta poundsterling untuk kontrak kerja berdurasi 5 musim kompetisi, sedang untuk Davide Zappacosta kubu Chelsea menghabiskan dana sebesar 28 juta poundsterling dengan masa kontrak 4 musim kompetisi.

Akhir pekan yang renggang ketika liga domestik didaratan Eropa libur karena kesibukan lanjutan kualifikasi group untuk Piala Dunia 2018 berlaku, membuat Antonio Conte sedikit memiliki waktu untuk merajut squadnya yang dalam tiga pertandingan awal tidak terlalu memperlihatkan hasil memuaskan, sebelumnya Si Biru baru merekrut 3 armada baru dimasa pergantian musim, adapun ketiga armada tersebut masing-masing adalah Antonio Ruediger, Tiemoue Bakayoko dan Willy Caballero.

Dengan demikian Danny Drinkwater kembali bertemu dengan rekannya di Leicester City kala bersama merebut trophy Premier League dua musim silam N’Golo Kante, gelandang kelahiran Paris 26 tahun silam ini terlebih dahulu meninggalkan Leicester City untuk bergabung dengan The Blues dimusim panas pergantian musim silam ketika The Foxes baru saja berhasil memboyong trophy liga utama Inggris untuk pertama kalinya kala itu.

“Pastinya saya merasa senang dan bangga kini dapat bergabung dengan klub yang memiliki nama besar dan perjalanan sejarah panjang seperti Chelsea, apalagi saya dapat kembali berkerjasama dengan N’Golo Kante tidak sabar rasanya menanti pertandingan pertama saya disini, semoga tidak sia-sia dan semoga saja saya dapat berbuat banyak untuk membantu klub memenangkan beberapa target trophy kejuaraan” tegas Drinkwater.

Sebagai sosok pemain diposisi gelandang Danny Drinkwater dan N’Golo Kante adalah dua sosok yang banyak memegang peranan penting kala Leicester City berhasil merebut trophy kejuaraan Premier League dimusim 2015-16 silam, kerjasama keduanya melahirkan kolaborasi harmonis dilapangan tengah yang solid dan selalu mampu membuat ketar ketir barisan pertahanan lawan disetiap pertandingan ketika itu, kini keduanya siap kembali menggoyang panggung liga utama Inggris dengan seragam biru yang berbeda.

Sementara itu untuk memperkuat barisan pertahanan Antonio Conte mendatangkan Davide Zappacosta, full bek milik Torino ini didatangkan dengan harapan memperkokoh tembok pertahanan Chelsea yang ditiga pertandingan lalu terlihat rapuh, tercatat mereka sudah kebobolan 4 goal adalah yang terbanyak dibandingkan dengan beberapa rival abadi mereka seperti Liverpool, duo Manchester dan Spurs walau mereka masih lebih baik dibanding Arsenal (kebobolan 8 goal).

 

Gagal gabung ke Juventus Patrik Schick merapat ke As Roma

Roma – Striker belia asal Czech Republik Patrik Schick sepertinya segera akan menemukan klub barunya usai Juventus menelantarkannya, dipergantian musim semestinya pria berusia 21 tahun ini sudah siap meninggalkan Sampdoria klub yang baru semusim dirinya bergabung, segala urusan transfer sudah selesai disepakati kedua belah pihak antara Juventus dengan Sampdoria.

Namun kala jalankan tes medis pihak Juventus kemudian membatalkan kesepakatan dengan kubu managemen Sampdoria setelah menemukan adanya sedikit permasalahan dijantung Patrik Schick, penasaran dengan hasil tersebut striker lulusan Sparta Prague inipun kemudian melakukan uji kesehatan ulang dan ternyata hasilnya adalah normal.

Bursapun kemudian kembali ramai ketika beberapa klub raksasa Serie A seperti Inter Milan, As Roma dan Napoli siap-siap untuk merayunya, namun striker kelahiran Prague Czech Republik ini lebih menjatuhkan pilihan bergabung ke klub asal ibukota As Roma untuk menjadi tempatnya melanjutkan perjalanan karier.

Tadi malam 28 agustus 2017 dikabarkan kalau young guns Sampdoria ini sudah tiba di airport Flumicino kota Roma dan siap akan menjalani proses terakhir perekrutan uji medis hari ini 29 agustus 2017, kesepakatan sudah tercapai antara kedua pihak dimana Schick berstatus sebagai pemain pinjaman untuk musim pertamanya di Roma, dimusim berikutnya kubu As Roma wajib mempermanenkan striker handal ini dengan mahar tebusan sebesar € 38 juta.

Presiden klub Sampdoria Massimo Ferrero menaruh harapan besar kalau Patrik Schick akan memiliki masa depan yang cerah diklub barunya tersebut, “Senang saya bisa menyerahkan dia untuk bergabung dengan As Roma, klub ibukota ini memiliki harapan besar bagi Schick untuk lebih mengembangkan prestasinya, semoga saja dia akan bahagia tinggal di Roma”.

Ferrero menambahkan kalau dia sangat berharap As Roma akan memberinya peluang untuk lebih banyak tampil, sebagai seorang striker yang sedang berkembang saat ini jaminan jam bermain adalah suplemen yang sangat dia butuhkan untuk terus berkembang, baginya Schick ibarat batu permata yang akan kian bersinar jika terus diasah.

Semusim bergabung dengan Sampdoria striker berpostur tinggi 1.87 m ini sudah membuktikan diri dengan 11 goal yang dikumpulkanya dalam 32 kali tampil membela klub, sedangkan jejak perjalanan karier Internationalnya bersama Czech Republik sudah dimulai sejak dirinya memperkuat tim U16 hingga saat ini, tercatat sebanyak 43 pertandingan dilakoninya diajang International sebanyak 26 goal sudah dicetaknya sejauh itu.

 

 

Peta kekuatan sementara tim-tim pesaing diSerie A

Italia – Dua pekan pertandingan pertama awal musim baru Serie A sudah selesai bergulir tadi malam 27 agustus 2018, 5 tim yang tercatat sukses mempertahankan kemenangan dipekan yang sudah dilakoni tersebut masing-masing adalah sang juara bertahan Juventus kemudian duo Milan, Napoli dan Sampdoria, sementara 5 tim yang masih belum beruntung dan kalah dalam dua pertandingan awal adalah Udinese, Benevento, Atalanta, Fiorentina dan Cagliari.

Pasukan Massimiliano Allegri masih tetap konsisten memperlihatkan kinerja bagus dengan memenangkan dua laga awal, dipekan pertama mereka memenangkan pertandingan atas Cagliari di Turin dengan score cukup telak 3-0, lantas dilanjutan pekan kedua kembali mereka sukses mencuri kemenangan 3 point dikandang Genoa diLuigi Ferraris Stadium dengan hasil kemenangan 2-4.

Tampaknya Juventus masih terlalu kuat untuk dikalahkan dalam persaingan menuju scudetto dimusim mendatang walau masih terlalu awal untuk berasumsi, kawanan Paulo Dybala masih mampu terus mempertahankan kekompakan tim work walau terjadi banyak perubahan susunan squad edisi dimusim 2017-18 saat ini, hasil kemenangan sempurna dua laga awal ini untuk sementara antarkan mereka memimpin klasemen Serie A.

Sementara Inter Milan dipekan pertama juga memetik hasil cukup mengesankan di Giuseppe Meazza ketika mereka berhasil menaklukkan Fiorentina dengan score pertandingan 3-0, lanjut dipekan kedua tadi malam 27 agustus 2017 kembali mereka berhasil memetik kemenangan, tak tanggung kali ini mereka mempermalukan runner-up Serie A musim lewat As Roma.

Berlangsung di Olimpico Stadium kandang Roma pasukan I Nerazzurri berhasil mencetak 3 goal kekandang Serigala Ibukota Roma yang dikawal oleh Alisson Becker, kebobolan terlebih dahulu dimenit ke 15 oleh goal yang dicetak oleh Edin Dzeko anak-anak asuh Luciano Spalletti membalas dibabak kedua melalui 3 goal yang dicetak oleh Mauro Icardi (67’, 77’) dan matias Vecino (87’).

Menangkan Bigmatch Inter Milan terus membuntuti Bianconeri dengan point perolehan yang sama berselisih goal tipis, sementara diposisi ketiga bercokol Napoli yang juga memenangkan dua laga pertama mereka, dipekan pembuka mereka membawa pulang 3 point kemenangan dari kandang Verona dengan hasil akhir pertandingan 1-3 sementara dini hari tadi kembali mereka berhasil menang dikandang sendiri usai kalahkan Atalanta 3-1.

Kebobolan 2 goal dan berhasil memetik 4 goal membuat mereka untuk sementara berada diurutan ketiga dalam tabel klasemen dengan hasil 6 point yang sama, menyusul kemudian diposisi keempat tim asal kota model lainnya Ac Milan yang juga menang didua pertandingan awal, lantas Sampdoria menyambung diurutan kelima juga usai memperlihatkan dua kemenangan diawal musim.

Ac Milan memenangkan laga pertama dikandang Crotone setelah mencetak 3 goal tanpa balas di Ezio Scida Stadium dipertandingan pembuka musim, kemudian di San Siro dini hari tadi kembali mereka berhasil unggul atas tamu mereka Cagliari dengan score tipis 2-1, sementara Sampdoria membuka kemenangan dikandang sendiri atas Benevento 2-1 dan dini hari tadi 28 agustus 2017 kembali mereka menambah 3 point kemenangan usai permalukan Fiorentina di Artemio Franchi stadium juga dengan kemenangan tipis 1-2.