Prediksi Italia Serie A 2019-2020 : As Roma vs Juventus.

Prediksi Bola Jitu – I Giallorossi akan melawan I Bianconeri di laga ke 19 dalam ajang Italia Serie A 2019-2020. Laganya nanti akan berlangsung pada tanggal 13 Januari 2020, jam 02.45 WIB di markas I Giallorossi “Stadio Olimpico”. I Giallorossi huni posisi 4 di ajang Italia Serie A 2019-2020. Di ajang Italia Serie A 2019-2020, I Giallorossi berhasil kumpulin 35 point. Di kompetisi Italia Serie A 2019-2020, I Giallorossi berhasil kumpulin 33 gol & kemasukkan 19 gol.

I Bianconeri huni posisi 2 di ajang Italia Serie A 2019-2020. I Bianconeri sukses kumpulin 45 point di ajang Italia Serie A 2019-2020. Di ajang Italia Serie A 2019-2020, I Bianconeri sukses kumpulin 35 gol & kemasukkan 17 gol – CMOBET. Edin Dzeko bersama I Giallorossi di ajang Italia Serie A 2019-2020 berhasil kumpulin 7 gol. Aleksandar Kolarov di ajang Italia Serie A 2019-2020 telah berhasil kumpulin 5 gol bersama I Giallorossi.

Lorenzo Pellegrini berhasil kumpulin 6 assists di ajang Italia Serie A 2019-2020 bersama I Giallorossi. Edin Dzeko berhasil kumpulin 6 assists di ajang Italia Serie A 2019-2020 bersama I Giallorossi. Cristiano Ronaldo telah berhasil kumpulin 13 gol di ajang Italia Serie A 2019-2020 bersama I Bianconeri.

Gonzalo Higuain, Paulo Dybala berhasil kumpulin 5 gol di ajang Italia Serie A 2019-2020 bersama I Bianconeri. Gonzalo Higuain, Rodrigo Bentancur sukses kumpulin 4 assists di ajang Italia Serie A 2019-2020 bersama I Bianconeri. Alex Sandro, Douglas Costa berhasil kumpulin 3 assists di ajang Italia Serie A 2019-2020 bersama I Bianconeri – CMOBET.ORG.

5 laga terakhirnya, As Roma vs Juventus :

13 Mei 2019                        : As Roma (2) vs (0) Juventus.

23 Desember 2018           : Juventus (1) vs (0) As Roma.

14 Mei 2018                        : As Roma (0) vs (0) Juventus.

24 Desember 2017           : Juventus (1) vs (0) As Roma.

31 Juli 2017                         : As Roma (1) vs (1) “P” Juventus.

5 laga terakhirnya, As Roma :

05 Januari 2020                 : As Roma (0) vs (0) Torino.

01 Januari 2020                 : Fiorentina (2) vs (1) As Roma.

29 Desember 2019           : As Roma (1) vs (0) SPAL.

28 Desember 2019           : As Roma (3) vs (2) Wolfsberger AC.

21 Desember 2019           : Inter Milan (1) vs (2) As Roma.

5 laga terakhirnya, Juventus :

04 Januari 2020                 : Juventus vs (1) Cagliari.

01 Januari 2020                 : Juventus (0) vs (3) Lazio.

28 Desember 2019           : Sampdoria (1) vs (2) Juventus.

27 Desember 2019           : Juventus (4) vs (1) Udinese.

21 Desember 2019           : Bayer Leverkusen (1) vs (0) Juventus.

Prediksi skor : As Roma (2) vs (1) Juventus.

Prediksi pertandingan Serie A antara Juventus vs AS Roma.

Juventus dipastikan akan mendapatkan hadangan yang sangat berat di pertandingan Serie A pekan ke-18. Pada pertandingan yang berjalan di Allianz Stadium nanti, Juventus dipastikan akan menjamu salah satu pesaing gelar Serie A musim ini AS Roma.

Juventus yang sangat membutuhkan kemenangan untuk bisa mengeser Napoli dari puncak klasemen dipastikan akan sedikit kesulitan pada pertandingan nanti. Pasalnya bukan Juventus saja yang membutuhkan kemenangan dimana sang tamu AS Roma juga sangat membutuhkan kemenangan untuk bisa terus bersaing di papan atas klasemen.

Saat ini Juventus masih menempati posisi ke-2 klasemen dengan meraih 41 poin dan terpaut 1 poin dari Napoli yang berada dipuncak klasemen. Sementara itu, AS Roma masih menempati posisi ke-4 dengan meraih 38 poin dan sangat memungkinkan untuk bisa naik ke posisi 3 andai mereka berhasil meraih hasil penuh di pekan ke-18 nanti. Dan tentu andai pertandingan Big Match nanti berakhir dnegan seri, Napoli dan Inter Milan dipastikan bisa tersenyum lebar dan berusaha untuk bisa meraih kemenangan.

Menjelang pertandingan nanti, Juventus dipastikan sedang dalam performa yang sangat memungkinkan. Mereka berhasil meraih kemenangan 2-0 pada pertandingan di Coppa Italia yang membuat mereka berhasil melaju ke babak semifinal.

Sementara itu, sang tamu AS Roma justru harus dalam beban yang cukup berat menjelang pertandingan nanti. Pasalnya AS Roma baru saja mengalami kekalahan yang mengejutkan pada pertandingan di Coppa Italia yang membuat mereka gagal melaju ke babak semifinal ketika kalah dengan skor 1-2 di kandang sendiri atas Torino.

Pada 5 pertandingan terakhir Juventus di semua kompetisi, mereka berhasil meraih hasil yang memuaskan dengan meraih 4 kemenangan dan 1 hasil seri. Dan pada klasemen sementara Serie A sendiri, Juventus berhasil terus bersaing di papan atas klasemen dengan meraih 41 poin dari 17 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Sementara itu pada 5 pertandingan terakhir AS Roma di semua kompetisi, mereka berhasil meraih hasil yang cukup bagus dengan mengamankan 3 kemenangan, 1 hasil imbang dan mengalami 1 kekalahan.

Pada 5 pertemuan terakhir kedua tim di Serie A, Juventus dan AS Roma terlihat sangat berimbang dengan masing-masing tim berhasil meraih 2 kemenangan dan 1 pertandingan berakhir seri. Dan pada pertemuan terakhir mereka di Serie A, AS Roma berhasil mengasak Juventus dengan skor akhir 3-1.

Perkiraan susunan pemain antara Juventus vs AS Roma.

Juventus:
Szczesny, Chiellini, Benatia, Sandro, Barzagli, Blaise Matuidi, Pjanic, Sami Khedira, Paulo Dybala, Cuadrado, Gonzalo Higuain.

AS Roma:
Alisson, Manolas, Fazio, Florenzi, Kolarov, Radja Nainggolan, De Rossi, Kevin Strootman, El Shaarawy, Diego Perotti, Edin Dzeko.

Prediksi pertandingan Coppa Italia antara AS Roma vs Torino.

AS Roma dipastikan akan mendapatkan lawan yang cukup berat pada pertandingan babak 16 besar Coppa Italia. Pada pertandingan yang berjalan di Stadio Olimpico, AS Roma dipastikan akan menjamu Torino. Dan tentu pemenang pada pertandingan ini juga dipastikan akan masuk ke babak perempat final dan akan melawan Juventus dan Genoa yang juga akan bertanding.

Menjelang pertandingan nanti, tuan rumah AS Roma dipastikan sedang dalam performa yang cukup memungkinkan untuk bisa meraih kemenangan. Dan tentu modal kemenangan 1-0 pada pertandingan terakhir dipastikan akan menjadi modal penting bagi AS Roma untuk bisa masuk ke babak perempat final Coppa Italia.

Sementara itu, Torino sendiri dipastikan sedang dalam masa yang kurang bagus menjelang pertandingan yang cukup penting nanti. Mereka dipastikan akan mendapatkan beban yang cukup berat pada pertandingan ini mengingat mereka baru saja meraih kekalahan pada pertadingan terakhirnya dengan skor akhir 3-1 atas Napoli. Dan tentu kekalahan ini dipastikan akan sangat mempengaruhi permainan Torino yang sudah bermain dengan bagus di awal musim.

Sejatinya banyak sekali yang setuju bahwa AS Roma akan dipertemukan dengan Juventus. Hal tersebut dikarenakan ini akan menjadi Big Match yang cukup ideal mengingat Inter Milan yang juga akan berhadapan dengan AC Milan. Dan tentu, kedua tim ini dipastikan akan mengincar kemenangan dan bermain dengan terbuka sejak awal pertandingan demi bisa terlebih dahulu mendapatkan gol.

Pada 5 pertandingan terakhir AS Roma di semua kompetisi, mereka berhasil meraih hasil yang memuaskan dengan meraih 3 kemenangan dan 2 hasil imbang. Dan pada klasemen sementara Serie A, AS Roma berhasil menempati posisi ke-4 klasemen dengan meraih 38 poin dari 16 pertandingan yang sudah mereka jalani. Dan tentu hasil ini dipastikan akan menjadi modal AS Roma untuk bisa tampil dengan maksimal pada pertandingan nanti.

Sementara itu pada 5 pertandingan terakhir Torino di semua kompetisi. Mereka berhasil meraih hasil yang bagus dengan mengamanakan 2 kemenangan, 2 hasil seri dan mengalami 1 kekalahan. Dan dengan hasil ini, Torino dipastikan berhasil menempati posisi ke-10 klasemen dengan meraih 23 poin dari 17 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Pada 6 pertemuan terakhir kedua tim di Serie A, AS Roma berhasil mendominasi kemenangan dengan meraih 3 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 1 pertandingan berhasil dimenangkan oleh Torino.

Perkiraan susunan pemain antara AS Roma vs Torino.

AS Roma:
Skorupski, Bruno Peres, Moreno, Juan Jesus, Emerson, Pellegrini, Gonalons, Strootman, Gerson, Schick, El Shaarawy.

Torino:
Vanja Milinkovic-Savic, De Silvestri, N’Koulou, Burdisso, Molinaro, Rincon, Valdifiori, Baselli, Iago, Belotti, Berenguer.

Prediksi pertandingan Liga Champions Eropa antara AS Roma vs Chelsea.

AS Roma dipastikan akan kembali berhadapan dengan Chelsea pada pertandingan Liga Champions matchday ke 4 Grup C Liga Champions Eropa. Pada pertandingan yang digelar di Stadio Olimpico, AS Roma dipastikan akan bermain dengan habis-habisan demi bisa mengamankan posisi mereka di Liga Champions Grup C.

Menjelang pertandingan nanti, AS Roma dipastikan sedang dalam performa yang cukup bagus. Dan melihat dari Grup C saat ini, AS Roma dipastikan membutuhkan kemenangan demi bisa mengamankan posisi mereka di Grup C. Dan andai AS Roma mengalami kekalahan pada pertandingan nanti, mereka dipastikan akan siap-siap untuk ditikung oleh Atletico Madrid yang akan menjalani pertandingan mudah melawan Qarabag.

Sementara sang tamu Chelsea menjelang pertandingan nanti, mereka juga dipastikan akan bermain dengan habis-habisan pada pertandingan nanti. Meski masih menjadi pemuncak klasemen sementara Grup C. Mereka tetap dipastikan akan bermain dengan habis-habisan untuk bisa mempertahankan posisi teratas klasemen Grup C.

Pada pertemuan terakhir, AS Roma dan Chelsea berhasil bermain dengan imbang ketika bermain di Stamford Bridge markas dari Chelsea. Ketika bermain di Stamford Bridge, Edin Dzeko dan Eden Hazard sama-sama memberikan 2 gol kepada timnya. Dan tentu pada pertandingan nanti kedua pemain tersebut dipastikan akan berusaha untuk kembali bisa mencetak gol bagi timnya.

Pada 5 pertandingan terakhir AS Roma di semua kompetisi, mereka berhasil meraih hasil yang cukup memuaskan dengan berhasil meraih 3 kemenangan, 1 hasil imbang dan mengalami 1 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Serie A Italia, AS Roma berhasil mengumpulkan 24 poin dari 10 pertandingan yang sudah mereka jalani dan berhasil menduduki posisi ke-5 klasemen.

Sementara sang tamu Chelsea dipastikan juga berhasil meraih hasil yang cukup memuaskan. Pada 5 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, mereka juga berhasil meraih hasil yang sama dengan AS Roma yaitu 3 kemenangan, 1 hasil imbang dan mengalami 1 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Liga Primer Inggris, Chelsea berhasil mengumpulkan 19 poin dari 10 pertandingan yang sudah mereka jalani dan berhasil menduduki posisi ke-4 klasemen.

Pertandingan di Stadio Olimpico nanti akan menjadi pertemuan kedua tim untuk ke 4 kalinya sepanjang sejarah kedua tim. Dan pada 3 pertemuan terakhir, Chelsea dan AS Roma sama sama berhasil meraih 1 kemenangan dan 1 pertandingan berakhir imbang.

Perkiraan susunan pemain antara AS Roma vs Chelsea.

AS Roma:
Alisson Becker, Juan Jesus, Federico Fazio, Aleksandar Kolarov, Bruno Peres, Daniele De Rossi, Radja Nainggolan, Kevin Strootman, Alessandro Florenzi, Diego Perotti, Edin Dzeko.

Chelsea:
Thibaut Courtois, David Luiz, Gary Cahill, Cesar Azpilicueta, Tiemoue Bakayoko, Cesc Fabregas, Davide Zappacosta, Marcos Alonso, Eden Hazard, Pedro Rodriguez, Alvaro Morata.

Prediksi pertandingan Serie A Italia antara Torino vs AS Roma.

Belum kembali berhasil kembali ke jalur kemenangan, Torino yang masih ingin mengincar kemenangan justru harus menjamu AS Roma yang juga sedang mencari 3 poin. Pertandingan yang akan digelar di Stadio Olimpico Grande Torino nanti dipastikan akan berjalan dengan sangat ketat mengingat kedua tim yang sedang mengincar kemenangan demi bisa memperbaiki posisi mereka di papan klasemen.

Tuan rumah Torino yang berhasil mengawali musim dengan sangat memuaskan dipastikan harus kehilangan momen ketika dikalahkan oleh Juventus 4-0. Dan setelah pertandingan tersebut, para pemain Torino seperti kehilangan kepercayaan mereka untuk bisa meraih kemenangan dan bersaing di papan atas klasemen.

Sementara itu, AS Roma sendiri juga sedang dalam performa yang kurang memuaskan. Setelah harus dikalahkan oleh Napoli di kandang sendiri, AS Roma harus meraih hasil seri pada pertandingan lanjutan Liga Champions eropa ketika bertandang ke markas Chelsea.

Pada 5 pertandingan terakhir Torino di Serie A italia, mereka meraih hasil yang kurang memuaskan dengan hanya berhasil meraih 1 kemenangan, 3 hasil seri dan harus mengalami 1 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Serie A italia, Torino meraih 13 poin dan berhasil menempati posisi ke-13 klasemen.

Sementara itu sang tamu AS Roma pada 5 pertandingan terakhir nya di semua kompetisi, mereka berhasil meraih hasil yang cukup memuaskan dengan mengamankan 3 kemenangan, 1 hasil imbang dan mengalami 1 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Serie A Italia, AS Roma berhasil meraih 15 poin dan menempati posisi ke-5 klasemen.

Pertandingan di Stadio Olimpico Grande Torino ini akan menjadi pertemuan mereka untuk ke-31 kalinya sepanjang sejarah pertemuannya. Dan pada 30 pertemuan terakhrinya, AS Roma berhasil mendominasi kemenangan dengan meraih 18 kemenangan, 9 berakhir seri dan Torino hanya berhasil meraih 3 kemenangan atas AS Roma.

Dalam 30 pertandingan yang sudah dijalani kedua tim, total sudah tercipta 79 gol. Dimana 52 gol berasal dari AS Roma dan 27 gol dari Torino.

Pada pertandingan penting nanti, Torino dipastikan tak akan diperkuat oleh pilar terpentingnya yaitu Andrea Belotti yang masih mengalami cedera lutut dan dipastikan tak akan diturunkan pada pertandingan nanti. Sementara sang tamu AS Roma diperkirakan akan kehilangan Emerson, Konstantionos Manolas, Patrik Schick dan Defrel.

Perkiraan susunan pemain antara Torino vs AS Roma.

Torino:
Sirigu, Moretti, N’Koulou, De Silvestri, Molinaro, Rincon, Valdifiori, Niang, Falque, Ljajic, Umar.

AS Roma:
Alisson, Fazio, Juan Jesus, Karsdorp, Kolarov, De Rossi, Pellegrini, Radja Nainggolan, Florenzi, El Shaarawy, Edin Dzeko.

Riyad Mahrez sedang menanti lamaran dari As Roma

Leicester – Masih ada sisa waktu kurang lebih satu bulan menjelang penutupan jendela transfer Riyad Mahrez siap tinggalkan Leicester City, gelandang berdarah Aljazair kelahiran Francis ini sudah menyatakan keinginannya untuk pergi dimusim ini, bergabung dengan The Foxes selama empat musim sejak 2013-14 Mahrez tercatat sebagai satu dari pemain inti yang berjasa antarkan Leicester juarai Premier League 2015-16.

Hingga saat ini Mahrez sudah menjalankan 138 pertandingan kompetitif bersama Si Rubah dengan catatan prestasi mencetak sebanyak 35 goal berserta 25 assist, aksi pentasnya dilapangan selama menjadi tulang punggung pengantar sukses Leicester tentunya banyak menarik minat klub besar untuk merekrutnya, salah satu yang sudah bergerak untuk mencoba menariknya adalah As Roma.

Kabar angin klub raksasa asal ibukota Roma ini bahkan sudah 2 kali mengajukan penawaran dalam upaya mereka mendapatkan tandatangan gelandang 26 tahun ini, namun sayangnya kesepakatan kedua belah pihak masih belum tercapai dan kedua pinangan ini sudah ditolak oleh kubu The Foxes, Mahrezpun terpaksa harus bersabar dalam menanti kepastian terkait masa depannya.

“Saya tak bisa berbuat banyak terkait perundingan kedua pihak (klub), Roma klub yang sangat hebat menurut saya, jika bergabung dengannya saya yakin akan menjalankan sebuah pengalaman baru yang mengasyikan di Serie A, tapi sebelum tercapai kesepakatan saya tidak berkomentar banyak, Leicester sudah tau kalau saya ingin pergi dan saya hanya dapat menanti sebuah keputusan diambil” sebut Mahrez.

Mantan gelandang Le Havre yang lahir di kota Sarcelles Francis ini bercerita kalau sebenarnya keinginannya untuk hengkang sudah ada sejak musim panas tahun silam, namun keputusan yang dibuat dengan pemilik klub kala itu yakni Vichai Srivaddhanaprabha adalah memberi waktu satu musim kompetisi untuk kembali bertahan di King Power Stadium.

Alasan utama mereka masih larut dalam suasana kegembiraan usai raih gelar Premier League untuk yang pertama kali dan pertarungan di Liga Champions yang harus dijalankan, dan kini satu musimpun telah dilalui dengan hasil yang sedikit mengecewakan dimana mereka hampir saja tercampakkan dari persaingan Premier League, sempat masuk kezona degrarasi namun pada akhirnya mereka dapat kembali usai keputusan pergantian pelatih diambil, dengan total 44 point pada akhir musim Leicester berada diposisi ke 12 klasemen.

“Saya habiskan masa empat musim kompetisi di Leicester City, banyak pengalaman suka dan duka tak terlupakan dirasa, pengalaman tak terlupakan dan akan menjadi moment indah ketika kami berhasil persembahkan gelar juara untuk klub, pesta sudah usai dan saya ingin mencoba pengalaman baru diluar sana, saya harap keputusan saya ini tidak menyakiti pihak manapun dan dapat dimengerti” ucap pria Aljazair itu.

Masih ada waktu cukup panjang bagi Riyad Mahrez untuk menanti sebuah lamaran dari klub peminat yang tentunya bukan hanya As Roma saja, yang pasti Mahrez tidak akan menghabiskan waktunya di kota Leicester lagi untuk menjalankan kompetisi musim mendatang.

 

Antonio Ruediger ungkap alasan memilih Chelsea

London – Baru bergabung dengan Chelsea Antonio Ruediger sudah lantang membandingkan Chelsea dengan mantan klub yang baru ditinggalkannya As Roma, pria kelahiran Berlin Jerman 24 tahun silam ini diangkut ke Stamford Bridge dengan tebusan senilai £ 34 juta, adapun durasi kontrak kerja yang ditandatangani berlaku untuk 5 musim kompetisi.

Piawai dibarisan belakang Ruediger adalah pemain bek yang dapat ditempatkan sebagai center bek ataupun winger bek, mantan pemain Stuttgart ini sudah lama menjadi inceran Antonio Conte guna memperkuat armada lini pertahanan The Blues, perginya John Terry diakhir musim membuat Conte semakin terdesak untuk segera mengakuisisi pria berdarah Jerman ini.

Menurut Ruediger alasannya untuk memilih hengkang dari Roma selain karena nama pelatih Antonio Conte yang menjadi idolanya tak lain karena menurutnya Chelsea adalah klub dengan level yang berbeda dengan As Roma.

“Bukan maksud saya membandingkan akan tetapi kalau berbicara dua nama antara As Roma dengan Chelsea ada perbedaan menurut pandangan saya, tak bermaksud merendahkan jika saya katakan As Roma adalah sebuah klub besar diserie A akan tetapi Chelsea saya lihat berada dilevel lebih baik selain tentunya nama pelatih Antonio Conte didalamnya” tutur Ruediger.

“Dikesempatan ini saya ingin sekaligus mengucapkan terima kasih tak terhingga untuk semua staff, managemen dan tifosi setia As Roma, dukungan dari teman-teman semua akan menjadi kenangan terindah dalam perjalanan karier saya, dua tahun menakjubkan dan tak terlupakan saya tinggal dikota Roma, saya akan rindu dengan kalian semua”

Bermain di Italia untuk dua musim kompetisi sejak tahun 2015 Antonio Ruediger katakan kalau dia sudah melihat sendiri sentuhan tangan dingin dari Antonio Conte ketika melatih Juventus kemudian timnas Italia, dia juga banyak mendengar informasi tentang Conte dari rekan setim nya di kota Roma yakni Daniele De Rossi.

Apalagi didebut musimnya bersama The Blues Conte langsung berhasil meraih titel juara Premier League, rasa-rasanya kesempatan untuk bergabung dengan The Blues adalah pilihan yang tepat baginya untuk menambah pengalaman bersama pelatih yang dikaguminya itu.

“Anda semua pasti setuju jika saya katakan Antonio Conte adalah sosok pelatih fenomenal, lihat saja jejak perjalanannya bersama Juventus kemudian timnas Gli Azzurri, dia sangat luarbiasa genius dan saya tergelitik untuk mendapatkan arahannya, mendapat kesempatan untuk bergabung dengan Conte adalah keinginan saya yang terpendam selama ini” lanjutnya.

Dengan squad lengkap Antonio Conte siap untuk menjalankan tour pramusim kenegeri tirai bamboo, Marcos Alonso, Victor Moses adalah dua sosok pembeda disepanjang perjalanan Chelsea dimusim lewat, Ruediger yang ikut dalam perjalanan tour ini merasa tak sabar untuk menjalankan pertandingan bersama rekan-rekan barunya dibawah besutan pelatih idamannya.

 

 

 

Jurgen Klopp dapatkan tandatangan Mohamed Salah

Anfield Stadium – Setelah deal panjang akhirnya tercapai juga kesepakatan antara kubu As Roma dengan Liverpool terkait Mohamed Salah, striker asal Mesir yang baru saja genap berusia 25 tahun pada tanggal 15 juni lalu resmi memakai seragam The Reds untuk musim kompetisi 2017-18 mendatang, tarik ulur terkait harga transfer terjadi dalam beberapa pekan terakhir baru hari ini 23 juni 2017 kedua kubu mencapai kesepakatan.

Tes medis sudah dilalui hingga nomor punggung pun sudah ditentukan dimana striker As Roma ini nantinya akan mengenakan nomor punggung 11 miliknya Roberto Firmino, dengan kesepakatan akhir nilai transfer sebesar € 50 juta Salah menandatangani kontrak kerja derdurasi panjang, jika nantinya penampilan Salah memuaskan dia akan mendapatkan tambahan pembayaran sekitar € 10 juta klausal ini tertulis dalam kontrak.

Bersama gerombolan Serigala ibu kota selama dua musim kompetisi pria kelahiran kota Basyoun Mesir ini menjalankan 83 laga kompetitif dengan hasilkan 34 goal, khusus dimusim yang baru berlalu Salah terlibat dalam 41 pertandingan dengan mengoleksi 19 goal disertai 15 assist.

Tidak asing dengan persaingan di Premier League dimana Salah pernah bermain untuk Chelsea dirinya pun dijadikan harapan Jurgen Klopp untuk mendongkrak daya gedor barisan depan The Reds, striker yang juga bagus bermain sebagai sayap dibarisan depan ini mendapat perhatian khusus dari klopp, pujianpun sempat dilontarkan Klopp terkait pemain serba bisa ini.

“Dia memiliki karakter permainan yang saya inginkan, dia memiliki perpaduan antara kemampuan naluri dan pengalaman yang sudah lama saya amati, dengan adanya dia didalam squad saya yakin perform tim akan meningkat. Juga dia tidak asing lagi diajang Premier League dia juga pernah berlaga dipentas Liga Champions saya rasa dia akan cepat beradaptasi” tutur mantan pelatih Dortmund itu.

Satu yang juga dipuja Jurgen Klopp adalah kemampuan berlarinya, dengan postur tubuh kecilnya semakin mendukung akselerasinya didepan gawang, Klopp pun semakin yakin kalau Salah akan memberikan warna beda untuk timnya dimusim nanti.

“Dia memiliki kecepatan luarbiasa, akan menjadi nilai positive kerja tim yang bakal mengancam lawan-lawan kami dimusim nanti itu pasti, hal terpenting bagi saya adalah rasa laparnya ketika didepan gawang untuk mencetak goal, dia sudah tau apa yang kami inginkan darinya dan dia sendiri sudah siap tampil didepan pendukung fanatic The Reds” utup Klopp.

Tak kurang dari kegembiraan Klopp menyambut Salah striker Roma ini juga merasakan hal serupa,”Kembali ke Premier League saya sangat antusias dan semangat, saya akan memberikan segalanya untuk Liverpool, menjadi bagian dari klub bersejarah dengan dukungan fans fanatik ala Hooligan sejati adalah penyemangat luarbiasa untuk saya” tutur Salah.

Target kembali menjuarai Premier League sudah membara usai mereka banyak upaya dilakukan, dari gonta ganti pelatih sampai rombak squad dengan menguras dana tidak sedikit, sepanjang sejarah Liverpool hanya tercatat pernah menjuarai Liga untuk 18 kali, tahun kompetisi 1990 adalah terakhir sekali mereka menjuarai liga dimana ketika itu masih dikenal dengan nama League First Division.

 

 

Asa Treble Winners juventus masih terjaga

Turin – Juventus memang memiliki record tandang buruk ketika bermain di Olimpico Stadium melawan pasukan Serigala dari ibukota, rekam jejak dari 6 pertandingan dimarkas As Roma tercatat kalau mereka Cuma pernah menang 1 kali saja, tak heran dipertandingan terakhir pasukan Luciano Spalletti seakan tak ingin membiarkan Juventus memastikan diri raih scudetto melalui tangan mereka.

Hasil pertandingan 3-1 dikota Roma dini hari 15 mei 2017 untuk sementara menunda La Vecchia Signora berpesta merayakan kemenangan mereka diajang Serie A berturut untuk keenam kalinya, sementara dengan tambahan 3 point kemenangan menarik posisi As Roma menjadi semakin kokoh diposisi runner-up dengan 81 point.

Berselisih 4 point saat ini dengan Juventus masih membuka kemungkinan bagi gerombolan kota Roma untuk terus bersaing walaupun sepertinya sudah mustahil didapat, disisa dua pertandingan armada Luciano Spalletti akan bertandang ke kandang Chievo kemudian berhadapan dengan Genoa, sedang Bianconeri akan menjamu Crotone dan kemudian bertandang kemarkas Bologna.

Hanya butuh satu kemenangan lagi Massimiliano Allegri sudah berhasil antarkan The Old Ladys kembali raih scudetto sekali lagi secara beruntun, menghadapi Crotone sepertinya langkah klub asal kota Turin ini takkan terbendung lagi, namun ini adalah sepakbola yang semuanya masih memerlukan pembuktian dilapangan pertandingan yang juga semuanya bisa saja terjadi.

Kekalahan di Olimpico Stadium dipertandingan terakhir masih sangat masuk akal ketika banyak pemain inti yang diistirahatkan Allegri jelang persiapan menyambut laga final Coppa Italia yang akan berlangsung pertengahan pekan esok, dini hari 18 mei 2017 di Juventus Stadium Lazio siap menjadi penantang bagi Gonzalo Higuain untuk berebut Piala Coppa Italia.

“Ini bukan masalah bukan tim inti atau tim lapis dua atau tiga yang bermain, tapi saya katakan kalau lengah menjadi kata kunci kekalahan dipertandingan ini, anda dapat melihat ketika kami diimbangi Atalanta lantas Torino dan kekalahan tadi, ada sesuatu yang hilang dalam jiwa permainan yaitu konsentrasi” ujar Allegri usai pertandingan.

Ini adalah kali ketiga Juventus kehilangan point-point penting ditiga pertandingan terakhir, mereka terpaksa berbagi 1 point dengan Atalanta dan Torino sebelum kemudian mereka harus kehilangan point penting dikandang As Roma, pelatih berusia 47 tahun ini hanya ingin mengingatkan kepada seluruh armadanya untuk dapat mengoreksi kesalahan dan kelalaian yang sudah mereka perlihatkan akhir-akhir ini.

Belum terlambat memang karena saat ini Juventus masih on the track untuk meraih treble winner dimusim ini, walau terus dapat hasil kurang memuaskan di Serie A tapi hampir dapat dipastikan kalau mereka akan mengunci scudetto diakhir pekan mendatang ketika menjamu Crotone, lantas Coppa Italia sudah didepan mata ketika mereka akan meladeni Lazio dan kemudian Liga Champions mereka tinggal menanti hari penentuan tiba ketika sudah memastikan diri berada dipartai final menantang Real Madrid.

 

Radja Nainggolan betah tinggal di Roma

Roma – Gelandang berdarah batak Radja Nainggolan menyatakan keinginannya untuk bertahan lama bermain di klub asal Ibukota Roma, pria bermarga Nainggolan ini lahir dan dibesarkan dikota Antwerp Belgium 29 tahun silam datang ke kota Roma sejak musim 2014 silam, kepiawaiannya dalam hal menjebol gawang lawan membuat namanya mulai dikait-kaitkan dengan banyak klub jelang pergantian musim nanti.

Sebagai satu dari sekian banyak pemain inti yang menjadi andalan klub Radja Nainggolan sudah memainkan 50 pertandingan dimusim ini, total dirinya sudah mengantongi 13 goal dengan disertai 5 assist, tentu saja banyak klub kemudian tertarik kepadanya dan ingin untuk mendapatkan jasanya dimusim mendatang.

Namun dengan tegas pria yang lahir pada tanggal 4 mei 1988 ini menyatakan ketidak tertarikannya untuk berpindah klub, kabarnya dia sudah menolak ketika Antonio Conte yang konon ingin mendatangkannya ke Stamford Bridge dimusim panas mendatang, satu alasan yang diutarakannya adalah dirinya sudah jatuh cinta dengan rutinitas di ibu kota Italia itu.

“Saya ingin bertahan lama di Roma karena saya sudah terlanjur cinta dengan kehidupan disini, ini adalah masalah sosial budaya dan gaya hidup yang saya yakin tidak akan saya temukan jika saya berpindah kekota lain, London juga tidak buruk tapi saya tidak akan menemukan sebagaimana apa yang saya temui disini” Nainggolan curhat tentang pilihan hatinya.

Sepertinya bukan Chelsea saja yang memperlihatkan keinginan untuk mendapatkan service dari gelandang serba bisa ini, Arsenal juga dikatakan memiliki hasrat serupa untuk mendaratkannya ke Emirated Stadium,  tapi Nainggolan yang ditemui para kuli tinta dalam satu kesempatan ketika dirinya sedang bersama rekan setimnya yang juga rekan senegaranya Wojciech Szczesny memberikan klarifikasi kalau dirinya tidak tertarik untuk pindah kelain hati.

Mendapatkan julukan ‘Ninja’ dari para pewarta berita di Italia karena keahliannya dan kelincahannya didepan gawang, Nainggolan katakan kalau sosok idola yang sangat berpengaruh dalam permainannya adalah Clarence Seerdorf, dia banyak belajar dari pemain international Belanda yang pernah perkuat Ac Milan dimasa kejayaannya dulu.

Radja Nainggolan mengakui kalau dirinya sangat suka dengan gaya permainan Clarence Seedorf yang energik dengan stamina yang tidak pernah drop disetiap pertandingan, gaya permainan yang banyak mempengaruhinya kemudian hingga kini, banyak yang berkomentar kalau gaya permainan kedua atlit ini memiliki kemiripan.

“Saya ingat ketika saya diberi julukan Ninja adalah disaat saya masih bermain untuk Cagliari, dan ketika itu saya membaca dari sebuah berita dimedia cetak, awalnya sedikit canggung mendapat sebutan tersebut karena saya tidak merasa kalau saya pernah memukul atau mencederai seseorang dilapangan sebagaimana kerjanya Ninja sungguhan” kelakar Radja Nainggolan.

“Jujur saya katakan kalau gaya permainan Clarence Seedorf banyak mengilhami perkembangan permainan saya, dia adalah pemain yang memiliki segalanya dan dia selalu bermain tanpa beban tanpa rasa takut dengan pemain manapun, dan begitulah saya bermain disetiap kesempatan, saya tidak pernah merasa takut dengan pemain dunia manapun yang saya hadapi” tegas pria berdarah keturunan Batak itu.