Prediksi Champions League 2019-2020, Group E : Liverpool FC vs SSC Napoli.

Prediksi Liga Champions – The Reds akan melawan I Partenopei dalam laga ke 5 di ajang Champions League 2019-2020, group E. Laganya nanti akan berlangsung pada tanggal 28 November 2019, jam 03.00 WIB di markas The Reds “Anfield Stadium”. The Reds huni posisi 1 di group E, dalam ajang Champions League 2019-2020. The Reds berhasil kumpulin 9 point di group E, dalam ajang Champions League 2019-2020.

The Reds berhasil kumpulin 10 gol dan kemasukkan 7 gol di group E, dalam ajang Champions League 2019-2020. I Partenopei huni posisi 2 di group E, dalam ajang Champions League 2019-2020. I Partenopei berhasil kumpulin 8 point di group E, dalam ajang Champions League 2019-2020.

I Partenopei berhasil kumpulin 6 gol dan kemasukkan 3 gol di group E, dalam ajang Champions League 2019-2020. Alex Oxlade Chamberlain, Mohamed Salah Ghaly telah berhasil kumpulin 3 gol bersama The Reds di group E, dalam ajang Champions League 2019-2020. Di group E dalam kompetisi Champions League 2019-2020, Sadio Mane berhasil kumpulin 2 gol bersama The Reds.

CMOBET.ORG – Roberto Firmino Barbosa de Oliveira sukses kumpulin 3 assist di group E dalam kompetisi Champions League 2019-2020 bersama The Reds. Di group E dalam ajang Champions League 2019-2020 bersama The Reds, Mohamed Salah Ghaly telah berhasil kumpulin 2 assist. Dries Mertens bersama I Partenopei sukses kumpulin 3 gol di group E dalam kompetisi Champions League 2019-2020.

5 laga terakhirnya, Liverpool FC vs SSC Napoli :

18 September 2019         : SSC Napoli (2) vs (0) Liverpool FC.

28 Juli 2019                         : Liverpool FC (0) vs (3) SSC Napoli.

12 Desember 2018           : Liverpool FC (1) vs (0) SSC Napoli.

04 Oktober 2018               : SSC Napoli (1) vs (0) Liverpool FC.

05 Agustus 2018                : Liverpool FC (5) vs (0) SSC Napoli.

5 laga terakhirnya, Liverpool :

23 November 2019          : Crystal Palace (1) vs (2) Liverpool FC.

10 November 2019          : Liverpool FC (3) vs (1) Manchester City.

06 November 2019          : Liverpool FC (2) vs (1) KRC Genk.

02 November 2019          : Aston Villa (1) vs (2) Liverpool FC.

31 Oktober 2019               : Liverpool FC “P” (5) vs (5) Arsenal.

5 laga terakhirnya, Napoli :

24 November 2019          : Ac Milan (1) vs (1) SSC Napoli.

10 November 2019          : SSC Napoli (0) vs (0) Genoa.

06 November 2019          : SSC Napoli (1) vs (1) FC Red Bull Salzburg.

02 November 2019          : As Roma (2) vs (1) SSC Napoli.

31 Oktober 2019               : SSC Napoli (2) vs (2) Atalanta.

Prediksi skor : Liverpool FC (1) vs (1) SSC Napoli.

Prediksi pertandingan Liga Primer Inggris antara Liverpool vs Swansea City.

Liverpool dipastikan akan menjalani pertandingan yang cukup ringan pada pekan ke-20 Liga Primer Inggris. Pada pertandingan boxing day Liga Primer Inggris nanti, Liverpool dipastikan akan menjamu Swansea City di Anfield Stadium. Dan pada pertandingan boxing day nanti, Liverpool dipastikan akan mengincar kemenangan demi bisa mengamankan posisi keempat klasemen dan terus menjaga asa untuk mengejar Chelsea yang terpuat 1 poin dari mereka.

Menjelang pertandingan nanti, kedua tim dipastikan akan mengincar kemenangan demi bisa memberikan kado natal yang sangat berarti bagi fans kedua tim masing-masing di hari natal ini. Dan tentu, Swansea City yang berada di jurang klasemen dipastikan juga akan mengincar kemenangan meski terlihat akan cukup sulit bagi mereka. Namun, para pemain Swansea City dipastikan akan tetap optimis untuk bisa memberikan kado natal yang indah bagi para fans mereka meski performa mereka yang kurang memuaskan dimusim ini harus membuat mereka berada di papan bawah klasemen.

Liverpool yang akan menjadi tuan rumah dipastikan akan mendapatkan modal yang cukup bagus menjelang pertandingan nanti. Pasalnya mereka berhasil menahan imbang Arsenal pada pertandingan sebelumnya berkat gol telat Firmino yang membuat mereka keluar dari kekalahan. Dan tentu pada pertandingan didepan pendukungnya sendiri, Liverpool yang dilatih oleh Jurgen Klopp dipastikan akan menurunkan skuat terbaiknya meski terlihat banyak yang mengalami cedera.

Sementara itu, Swansea City sendiri dipastikan juga akan menurunkan skuat terbaiknya pada pertandingan nanti. Mereka yang meraih hasil seri pada pertandingan sebelumnya ketika berhadapan dengan Crystal Palace dipastikan akan menjadikan pertandingan tersebut sebagai batu lompatan demi bisa tampil dengan lebih maksimal lagi ketika menghadapi Liverpool.

Pada 5 pertandingan terakhir Liverpool di semua kompetisi, mereka berhasil meraih hasil yang cukup memuaskan dengan meraih 2 kemenangan dan 3 hasil imbang. Dan pada klasemen sementara Liga Primer Inggris sendiri, Liverpool berhasil menempati posisi ke-4 klasemen dengan meraih 35 poin dari 19 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Sementara itu, pada 5 pertandingan terakhir Swansea City di Liga Primer Inggris. Mereka harus meraih hasil yang cukup buruk dengan hanya berhasil mengamankan 1 kemenangan, 1 hasil seri dan mengalami 3 kekalahan. Dan pada klasemen sementara Liga Primer Inggris sendiri, Swansea City harus berada di jurang klasemen dengan meraih 13 poin dari 19 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Perkiraan susunan pemain antara Liverpool vs Swansea City.

Liverpool:
Simon Mignolet, Dejan Lovren, R. Klavan, J. Gomez, Robertson, Henderson, Emre Can, Mohamed Salah, Philippe Coutinho, Sadio Mane, Roberto Firmino.

Swansea City:
Fabianski, Mawson, Fernandez, Martin Olsson, Naughton, T. Carroll, Roque Mesa, Clucas, Dyer, Narsingh, Bakumo-Abraham.

Prediksi pertandingan Liga Primer Inggris antara Liverpool vs Southampton.

Liverpool yang sudah ditunggu oleh Sevilla di Liga Champions Eropa dipastikan akan menjalani laga pemanasan di Liga Primer Inggris terlebih dahulu. Pada pertandingan yang akan digelar di Anfield Stadium nanti, Liverpool dipastikan akan menjamu Southampton pada pertandingan lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-12.

Menjelang pertandingan nanti, Liverpool dipastikan sedang berada dalam performa yang cukup bagus. Pasukan Jurgen Klopp sendiri dipastikan akan mengincar kemenangan ketiga mereka secara beruntun. Dan tentu pertandingan terakhir melawan West Ham United dipastikan akan menjadi batu loncatan bagi Liverpool untuk bisa terus berusaha meraih kemenangan.

Sementara itu, menjelang pertandingan nanti sang tamu Southampton sendiri dipastikan akan mengincar kemenangan demi bisa memperbaiki performa mereka di musim ini sekaligus untuk bisa menjauh dari zona degradasi. Dan tentu kemenangan di pertandingan melawan Liverpool ini dipastikan akan langsung membangkitkan semangat pemain Southampton untuk bisa terus meraih hasil bagus di musim ini.

Pada 5 pertandingan terakhir Liverpool di Liga Primer Inggris, mereka berhasil meraih hasil yang cukup memuaskan dengan mampu mengamankan 2 kemenangan, 2 hasil imbang dan mengalami 1 kekalahan. Dan hasil tersebut jelas membuat Liverpool berhasil berada di posisi ke-5 klasemen sementara dengan meraih 19 poin dari 11 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Sementara itu, pada 5 pertandingan terakhir Southampton di Liga Primer Inggris. Mereka meraih hasil yang kurang memuaskan dengan hanya berhasil mengamankan 1 kemenangan, 2 hasil imbang dan harus mengalami 2 kekalahan. Dan hasil tersebut membuat Southampton harus berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan meraih 13 poin dari 11 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Pertemuan di Anfield Stadium nanti dipastikan akan menjadi pertandingan kedua tim untuk ke-84 kalinya sepanjang sejarah pertemuannya. Dan di 83 pertemuan terakhirnya Liverpool berhasil mendominasi kemenangan dengan mampu meraih 39 kemenangan, 21 berakhir seri dan 23 kemenangan berhasil diraih oleh Southampton.

Pada pertandingan nanti, Klopp dipastikan akan kehilangan beberapa pemain pentingnya yang dipastikan akan absen pada pertandingan nanti. Sementara itu, sang tamu dipastikan besar bisa memainkan skuat terbaiknya pada pertandingan nanti.

Perkiraan susunan pemain antara Liverpool vs Southampton.

Liverpool:
Simon Mignolet, R. Klavan, J. Matip, Alberto Moreno, J. Gomez, G. Wijnaldum, Oxlade-Chamberlain, Emre Can, Roberto Firmino, Mohamed Salah, Sadio Mane.

Southampton:
Forster, Yoshida, Bertrand, Cedric Soares, Van Dijk, S. Davis, D. Tadic, Oriol Romeu, N. Redmond, S. Boufal, Gabbiadini.

Liverpool mematahkan kutukan dari Crystal Palace di Anfield

Merseyside – Hampir saja Crystal Palace kembali mempercundangi Liverpool di Anfield Stadium sebagaimana berlaku dalam 4 musim kompetisi terakhir, pekan kedua Premier League yang bergulir tadi malam 19 agustus 2017 Liverpool baru mampu membobol gawang Crystal Palace yang dikawal oleh Wayne Hennessey pada menit ke 73 melalui aksi Sadio Mane.

Ketatnya barisan belakang The Eagles sempat membuat pasukan Jurgen Klopp merasa kewalahan, tercatat sepanjang menit pertandingan Sadio Mane dkk menghadirkan 18 upaya membobol gawang Palace yang 12 darinya tepat mengarah kearah gawang, bandingkan dengan kubu tamu yang cuma membuat 1 bola berbahaya ke gawan Simon Mignolet dari 3 kesempatan yang didapat.

Crystal Palace selalu membuat kesulitan di Anfield Stadium dan mencuri 3 point kemenangan semenjak musim kompetisi 2013-14, ketika itu mereka menang dengan membawa pulang score kemenangan 0-3 kemudian 1-2, 1-3 dan terakhir dimusim lalu dengan score 1-2, dengan kemenangan 1-0 kali ini Liverpool mampu memutus rantai kutukan terror di Anfield dari Si Elang Crystal Palace.

45 menit babak pertama tanpa goal tentunya sudah membuat ciut nyali para pemain The Reds yang terus mendapatkan hasil buruk dari Palace di empat musim terakhir dikandang mereka sendiri, beruntung satu kesempatan yang menciptakan goal dari Sadio Mane dapat membuyarkan semua keraguan mereka untuk mencatat kemenangan pertama mereka dimusim anyar ini.

Tak ada goal tercipta bagi kedua kubu setelah itu hingga pertandingan berakhir membangkitkan harapan Liverpool untuk melaju di tangga klasemen, “Kemenangan yang tidak mudah, kami bermain dengan sangat berhati-hati walau kami menguasai jalannya pertandingan, kami memiliki banyak kesempatan bagus namun tidak berakhir dengan hasil yang bagus pada awalnya, tapi dibabakkedua penantian kami tidak sia-sia dengan goal yang tercipta” ujar Jurgen Klopp untuk BBC.

“Satu kesempatan yang kami dapat dibabak kedua tercipta goal indah adalah sebuah kepuasan tersendiri saya rasa, dibabak pertama seharusnya ada goal tercipta tapi kami kurang beruntung, saya senang dengan proses terjadinya goal dimana adalah hasil upaya aksi solo dari Sadio Mane, ini menujukkan kelas darinya yang pantas didapatkannya” lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu.

Jurgen Klopp katakan kalau dia berharap goal-goal tambahan akan datang setelah goal pembuka kemenangan lahir dimenit ke 73, ketika bola-bola semakin lancar mengalir dimenit-menit pertandingan berikutnya namun dipenyelesaian akhir mereka selalu gagal menconvert serangan menjadikan goal tambahan, kuatnya tembok pertahanan yang dibangun Frank De Boer adalah salah satu penyebabnya.

Sementara dipertandingan lainnya Arsenal gagal memetik kemenangan kedua mereka ketika jalankan pertandingan tandang ke markas Stoke City di Bet365 stadium, satu-satunya goal dari sipendatang baru The Porter Jese Rodriguez dimenit ke 47 antarkan kemenangan untuk squad besutan Mark Hughes.

Manchester United mempermalukan tuan rumah Swansea City 0-4, begitu juga Watford yang datang bertandang kemarkas Bournemouth memenangkan pertandingan dengan score 0-2, Leicester City mengalahkan Brighton & Hove Albion 2-0 dan Southampton menang tipis 3-2 atas West Ham United, kemudian Burnley yang bermain dikandang sendiri takluk dari WBA dengan score 0-1.

 

 

 

Jurgen Klopp dapatkan tandatangan Mohamed Salah

Anfield Stadium – Setelah deal panjang akhirnya tercapai juga kesepakatan antara kubu As Roma dengan Liverpool terkait Mohamed Salah, striker asal Mesir yang baru saja genap berusia 25 tahun pada tanggal 15 juni lalu resmi memakai seragam The Reds untuk musim kompetisi 2017-18 mendatang, tarik ulur terkait harga transfer terjadi dalam beberapa pekan terakhir baru hari ini 23 juni 2017 kedua kubu mencapai kesepakatan.

Tes medis sudah dilalui hingga nomor punggung pun sudah ditentukan dimana striker As Roma ini nantinya akan mengenakan nomor punggung 11 miliknya Roberto Firmino, dengan kesepakatan akhir nilai transfer sebesar € 50 juta Salah menandatangani kontrak kerja derdurasi panjang, jika nantinya penampilan Salah memuaskan dia akan mendapatkan tambahan pembayaran sekitar € 10 juta klausal ini tertulis dalam kontrak.

Bersama gerombolan Serigala ibu kota selama dua musim kompetisi pria kelahiran kota Basyoun Mesir ini menjalankan 83 laga kompetitif dengan hasilkan 34 goal, khusus dimusim yang baru berlalu Salah terlibat dalam 41 pertandingan dengan mengoleksi 19 goal disertai 15 assist.

Tidak asing dengan persaingan di Premier League dimana Salah pernah bermain untuk Chelsea dirinya pun dijadikan harapan Jurgen Klopp untuk mendongkrak daya gedor barisan depan The Reds, striker yang juga bagus bermain sebagai sayap dibarisan depan ini mendapat perhatian khusus dari klopp, pujianpun sempat dilontarkan Klopp terkait pemain serba bisa ini.

“Dia memiliki karakter permainan yang saya inginkan, dia memiliki perpaduan antara kemampuan naluri dan pengalaman yang sudah lama saya amati, dengan adanya dia didalam squad saya yakin perform tim akan meningkat. Juga dia tidak asing lagi diajang Premier League dia juga pernah berlaga dipentas Liga Champions saya rasa dia akan cepat beradaptasi” tutur mantan pelatih Dortmund itu.

Satu yang juga dipuja Jurgen Klopp adalah kemampuan berlarinya, dengan postur tubuh kecilnya semakin mendukung akselerasinya didepan gawang, Klopp pun semakin yakin kalau Salah akan memberikan warna beda untuk timnya dimusim nanti.

“Dia memiliki kecepatan luarbiasa, akan menjadi nilai positive kerja tim yang bakal mengancam lawan-lawan kami dimusim nanti itu pasti, hal terpenting bagi saya adalah rasa laparnya ketika didepan gawang untuk mencetak goal, dia sudah tau apa yang kami inginkan darinya dan dia sendiri sudah siap tampil didepan pendukung fanatic The Reds” utup Klopp.

Tak kurang dari kegembiraan Klopp menyambut Salah striker Roma ini juga merasakan hal serupa,”Kembali ke Premier League saya sangat antusias dan semangat, saya akan memberikan segalanya untuk Liverpool, menjadi bagian dari klub bersejarah dengan dukungan fans fanatik ala Hooligan sejati adalah penyemangat luarbiasa untuk saya” tutur Salah.

Target kembali menjuarai Premier League sudah membara usai mereka banyak upaya dilakukan, dari gonta ganti pelatih sampai rombak squad dengan menguras dana tidak sedikit, sepanjang sejarah Liverpool hanya tercatat pernah menjuarai Liga untuk 18 kali, tahun kompetisi 1990 adalah terakhir sekali mereka menjuarai liga dimana ketika itu masih dikenal dengan nama League First Division.

 

 

Jurgen Klopp kesal dengan benteng pertahanan The Reds

Anfields Genk – Bertempat di Anfield Stadium dini hari tadi 6 april 2017 pasukan Merah tak mampu koleksi point sempurna, sempat tertinggal bahkan di 7 menit pertandingan baru berjalan oleh goal Benik Afobe kubu tuan rumah baru mampu balas ketika pertandingan berjalan 40 menit melalui goal balasan dari Philippe Coutinho, Divock Origi balikkan keadaan dimenit ke 59 kemudian Joshua King kembalikan keadaan jelang 3 menit pertandingan usai.

Satu hal yang mengganjil dihati Jurgen Klopp melihat jalannya pertandingan adalah barisan pertahanan Anfields genk, kesal setengah mati diapun merasa kecewa berat dengan barisan pertahanan anak-anak asuhnya yang dinilainya sangat rapuh, mendominasi jalannya pertandingan dengan perbandingan 67:33 Liverpool menciptakan 20 upaya tembakan bola kearah gawang yang hanya 8 darinya tepat sasaran.

Bournemouth yang tampil tertekan hanya mampu membuat 7 percobaan tembakan bola berbahaya, hanya 2 bola tepat sasar terjadi namun kedua darinya berhasil membobol gawang Simon Mignolet, dari hasil ini dapat dimengerti kenapa mantan pelatih Borussia Dortmund ini murung diam seribu bahasa, pekerjaan rumah yang akan menjadi issue utama baginya untuk membenahi kinerja tim yang saat ini menjadi tanggung jawabnya adalah tembok pertahanan.

“Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan disini terutama barisan pertahanan yang bobrok, konsentrasi buruk dan selalu telat merespons datangnya bola kami selangkah tertinggal, terus terang saya mual melihat terjadinya goal kedua hasil sebuah tendangan bebas dari kubu lawan, kami mampu menguasai lapangan tapi tidak menguasai pertandingan secara utuh” komentar sang pelatih.

Diantara para penghuni papan 5 besar di Premier League Liverpool yang saat ini menghuni anak tangga ketiga terdata sebagai tim yang paling banyak goal kebobolan, mereka memanen 39 goal kemasukkan lebih banyak dibanding Manchester City (34 goal) yang satu level berada dibawah mereka kemudian juga Arsenal (36 goal) diposisi kelima.

Dengan hanya menambah 1 point hasil pertandingan imbang ini Liverpool kembali membuka jarak dengan Tottenham Hotspur, dipekan bersamaan Spurs sukses bekuk Swansea City kala mereka bertandang ke Liberty Stadium, kini Spurs aman diposisi kedua dan terus menempel ketat dengan Chelsea yang memimpin sementara, keduanya menyisakan 8 laga pertandingan yang sama menuju ke finish musim.

“Persaingan dimusim ini memang agak berat, selain itu diperjalanan musim saya menemukan banyak kekurangan yang harus diperbaiki, saya dapat banyak masukan dan ide untuk memperbaiki kinerja tim dimusim mendatang agar hasil lebih maksimal didapat, kini kami harus menjaga asa berlaga di Liga Champions ketika gelar juara Premier League sudah tidak dalam jangkauan” Imbuh pelatih asal Jerman itu.

Akhir pekan mendatang pertandingan pekan ke 32 Premiership akan berlangsung, Jurgen Klopp kembali akan membawa pasukannya mengadu keberuntungan dengan menyeberang kemarkas Stoke City, kemenangan jelas adalah mutlak ketika ancaman dari Manchester City yang berada dibawah mereka dan masih menyimpan satu pertandingan tunda hanya tertinggal 2 point saja dari mereka.

 

Liverpool dan Everton berpacu raih point

Anfield Stadium – Berada diposisi keempat dengan hasil 56 point Liverpool berpeluang untuk memperbaiki posisi dipekan ke 30 ini, membuka kompetisi Premier league dengan menjamu Everton armada Jurgen Klopp bertekad untuk memetik 3 point penuh dipertandingan, kembali bangkit di 3 pertandingan terakhir menjadi motivasi bagi anak-anak Merseyside untuk segera bangkit.

Kedua tim adalah sama-sama berasal dari kota pelabuhan Liverpool, terakhir sekali Everton mampu raih kemenangan kala bertandang ke Anfield Stadium adalah ketika dimusim kompetisi 1999-2000 dengan score tipis 0-1, 16 musim kompetisi berlalu sudah tanpa pernah sekalipun The Toffees berjaya menang dalam laga derby yang berlangsung dikandang The Reds.

Jelang pertandingan ini Everton yang kala ini dibesut pelatih asal Belanda Ronald Koeman juga dalam kondisi terbaik didua laga terakhir dimana mereka menang atas West Ham United 3-0 kemudian Hull City dengan score tak kalah telak 4-0, namun bertandang ke Anfield Stadium kali ini Koemen tidak diperkuat Seamus Coleman bek kanan yang alami patah kaki kala perkuat Rep.Irlandia ketika ditekel Neil Taylor (Wales).

Keduanya mengimpikan kemenangan 3 point jika Liverpool berharap untuk masuk kezona Liga Champions lantas Everton mengincar kompetisi Liga Eropa musim mendatang, secara keseluruhan Everton tidak pernah menang atas The Reds semenjak musim 2010-11 hingga kini.

Dimusim ini dipertemuan pertama kala pertandingan berlangsung di Goodison Park pasukan Klopp berhasil mencuri kemenangan berkat goal dari Sadio Mane ketika pertandingan jelang bubar (94 menit), selama ditangani Jurgen Klopp The Reds Sudah jalankan dua laga pertandingan derby kota Liverpool dan menangkan kedua pertandingan tersebut.

Jika kembali menang dipertandingan nanti Klopp akan mencatat sukses 3 kali kemenangan beruntun atas The Toffees dan menjadi manager pertama yang lakukan hal ini, sebelumnya tidak ada satupun mantan manager Si Merah mampu mencatat prestasi 3 kemenangan dilaga derby atas Everton, kedua tim yang menganut filosofi total football dipastikan akan bermain sengit dan tak ingin kehilangan point.

Selain Coleman yang dipastikan tidak bisa bermain masih ada dua nama lainnya yang juga terbelit permasalahan cedera yakni Funes Mori dan Bolasie, selain ketiga pemain nama Schneiderlin dan Besic juga Mc Charthy diragukan dapat tampil ketika ketiganya terlihat tidak fit.

Sementara dikubu tuan rumah kendala yang sama juga didapat ketika Philippe Coutinho yang baru perkuat timnas Brazil dalam kualifikasi Piala Dunia bersama Roberto Firminho juga belum pasti bisa perkuat squad Klopp dalam laga nanti, sementara Adam Lallana juga Jordan Henderson yang masih berurusan dengan tim medis dipastikan tidak bisa tampil, Daniel Sturridge yang sudah tampil dalam sessi latihan belum juga dipastikan apakan akan diturunkan Klopp dalam laga nanti.

Dalam laga ini Liverpool diprediksi akan kembali memenangkan pertandingan, selain catatan apik mereka selama ini bermain di Anfield Stadium adalah salah satu penyebabnya, namun susunan pemain yang akan diturunkan nanti juga diperkirakan akan membawa dampak dalam perkiraan, duet Firminho dengan Coutinho adalah harapan besar kemenangan bagi The Reds, jika kedua nya berhalangan tampil hasil pertandingan kemungkinan besar akan berakhir sama kuat.

 

 

 

 

 

Jurgen Klopp galau jelang laga dengan Arsenal

Premiership – Dini hari esok 5 maret 2017 laga panas di Premier League akan berlangsung di Anfield Stadium, Liverpool yang saat ini menempati anak tangga ke5 dalam klasemen sementara berisi 49 point akan menjamu Arsenal yang berada satu level diatas mereka dengan torehan 50 point, selisih satu point antara mereka menjamin pertandingan ini akan berjalan agresif dan seru untuk diikuti.

Dipertandingan pertama diawal putaran musim Liverpool memetik angka penuh kala bertandang ke Emirates Stadium dan pulang dengan membawa kemenangan 3-4, modal kemenangan ini seharusnya akan memberi semangat lebih kepada anak-anak asuh Jurgen Klopp jelang pertandingan, namun hasil buruk semenjak pergantian tahun membuat laga kali ini agak sulit untuk diprediksi.

Sebagaimana terjadi Liverpool sempat menguasai tangga klasemen sementara Premier League (pekan ke 11), namun hanya bertahan 1 pekan saja kemudian posisi The Reds terus naik turun akibat hasil pertandingan tak menentu, terlebih usai masa pergantian tahun hingga kini tercatat klub kota pelabuhan ini hanya berhasil merengut 2 kemenangan dari 8 laga yang terjadi (3 kali kalah, 3 kali imbang).

Sempat digadang-gadang sebagai kandidat juara dimusim ini, kini dengan hasil buruk belakangan ini klub asal Merseyside ini bahkan diragukan akan mampu ikut kompetisi antar klub didaratan Eropa musim mendatang, walau dihadapkan dengan permasalahan sulit mantan pelatih Dortmun Klopp tetap optimis kalau tim asuhannya akan mampu kejar target disisa 12 pertandingan menuju penutupan musim.

“Terus terang saat ini perasaan hati saya tidak sedang baik, ketika kami menang di Emirates Stadium dipertengahan bulan Agustus lalu ada rasa bangga dan itu tidak bisa dipungkiri, kami dapat mengalahkan sebuah klub raksasa dan legendaris di Premier League dikandang mereka, walaupun tipis tapi total 7 goal yang terjadi saat itu dapat menggambarkan seberapa serunya pertandingan berjalan” jelas Klopp.

“Perasaan itu seakan hilang akhir-akhir ini ketika tim ini sedang berada dalam fase buruk,kesan kemenangan yang menggebu kala itu sudah lama tidak saya rasakan lagi, perasaan yang tidak kalah gembira dengan memenangkan sebuah pertandingan final, setidaknya itulah perasaan galau dihati saya saat ini” ucap pria berusia 49 tahun itu.

Namun Jurgen Klopp kemudian menambahkan kalau dirinya tidak menyerah dengan keadaan, setidaknya kemenangan atas Tottenham Hotspur dua pekan lalu (2-0) sedikit banyak memberi harapan kepadanya, selama menangani klub sebagai pelatih persoalan naik turun perform tim adalah hal yang sangat wajar, tergantung bagaimana dia menyingkapi dan memberi suntikan semangat kepada armadanya untuk kembali kejalur kemenangan.

“Saya rasa tidak ada tim yang jalankan musim tanpa masalah, semua jalan tidak selalu mulus untuk dilalui, semangat menang adalah kunci utama dan awal dari sebuah perjuangan disetiap laga, saya tetap optimis dapat menaklukkan The Gunners dikandang kami esok, jika perasaan hati saya sedang galau itu adalah hal yang wajar saja” ucap Jurgen Klopp.

 

Liverpool tidak akan menyerah dengan keadaan

Anfield – Liverpool sedang diombang ambing gelombang hasil pertandingan tidak stabil di 7 penampilan terakhir mereka, dimana mereka hanya tercatat menang 1 kali kalah untuk 3 kali dan sisa 3 laga lainnya berakhir dengan hasil imbang, diakhir pekan mendatang dipekan ke 23 laga Premier League kembali The Reds akan ditantang sebuah pertandingan akbar melawan Chelsea Di Anfield Stadium.

Ingin cepat mengakhiri ini semua Jurgen Klopp segera berharap anak-anak didiknya untuk bangkit kembali dipertandingan mendatang, The Blues yang saat ini bertengger dipuncak klasemen sementara adalah sasaran baginya untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemainnya dengan kemenangan.

Sudah pasti Chelsea akan diunggulkan untuk menang dalam laga ini terlebih permainan tim Si Biru sedang dalam kondisi prima, baru kalah 1 kali dalam 14 pertandingan terakhir adalah salah satu yang membuat pasukan Antonio Conte lebih mencuri perhatian untuk dapat menjinakkan anak-anak Merseyside.

Tapi mantan pelatih Borussia Dortmund ini berjanji tidak akan membuat keadaan menjadi mudah bagi bakal calon lawan mereka dipekan ke 23 ini, “Saya pastikan kondisi kami akhir-akhir ini tidak akan berarti apa-apa buat mereka, tidak akan mempermudah langkah mereka untuk memenangkan pertandingan, saya akan persiapkan pasukan dan melibatkan semua yang terbaik untuk menyambut mereka”.

Jurgen Klopp sudah kehilangan 2 peluang raih trophy diajang laga domestic dimana mereka sudah tersingkir dari ajang perebutan Piala Liga Inggris saat disingkirkan Southampton dibabak semifinal beberapa hari lalu, lantas diajang FA Cup mereka juga sudah menyerah bahkan ketika dibabak putaran keempat kala dikalahkan Wolves.

Sempat menjadi pesaing terdekat Chelsea dalam tangga klasemen sementara Premier League hingga pekan ke 20 kompetisi, hanya dalam waktu 2 pekan kemudian Liverpool harus tergerus dari posisi runner-up ke posisi keempat disalip Arsenal dan Tottenham Hotspur, dengan perolehan total 45 point saat ini The Reds tertinggal 2 point dari Arsenal diposisi runner-up dan tertinggal 1 point dari Tottenham Hotspur diposisi ketiga.

Bulan January tidak bersahabat bagi pelatih asal Jerman ini setelah dia membawa armadanya mengawali musim kompetisi hingga menjalankan akhir tahun dengan hasil-hasil memuaskan, dia tidak menampik kalau ada sesuatu yang buruk sedang berlaku bagi armadanya, diapun siap-siap memperbaiki semuanya dan mengejar ketertinggalan disisa pertandingan musim ini.

“Saya pastinya tidak sedang dalam kondisi gembira melihat hasil pertandingan, tapi tidak cukup saya hanya dengan mengeluh dan emosi, harus ada perubahan strategi disaat-saat tim sedang dalam kondisi terpuruk, kami harus kembali tampil sebagaimana kami memulai musim kompetisi ini, saya yakin kalau kami akan kembali keposisi persaingan puncak kita akan lihat” ucap pria berusia 49 tahun itu.

Jurgen Klopp kurang puas dengan hasil kemenangan atas City

The Reds – Jurgen Klopp katakan kalau dirinya tidak puas dengan kemenangan tipis atas Manchester City dini hari tadi, berlangsung di Andfield Stadium satu-satunya goal kemenangan tercipta dimenit ke 8 hasil sundulan dari Giorginio Wijnaldum berkat assist dari Adam Lallana, itulah yang membuat Klopp tidak puas ketika disisa pertandingan 82 menit kemudian tak satupun goal tambahan dapat dicetak anak-anak asuhnya.

Tak menyeluruh rasa ketidak puasan yang ada dibenak Jurgen Klopp ketika dia juga mengapresiasi lapisan pertahanan barisan yang dirangkainya, ada kemajuan ditembok pertahanan tapi ada yang miss dibarisan penusuk dalam laga tadi, terlihat kalau ujung tombak yang dimainkan dalam laga ini tak berkerja maksimal ketika mereka berada dalam posisi menguasai bola dan permainan.

Catatan penguasaan bola Liverpool sedikit kalah dibanding pasukan Pep Guardiola dengan perbandingan persentase 45:55, dalam hal upaya membobol gawang sekali lagi pelatih asal Jerman ini harus menghela nafas dalam-dalam ketika kubu lawan lebih mendominasi dengan 7 percobaan yang mana 3 darinya tepat sasaran, Si Merah sebagai tuan rumah hanya membuat 5 bola bahaya dengan 2 darinya on target yang mana 1 diantaranya membuahkan goal.

“Permainan memang sedikit berimbang tapi saya lihat banyak bola terbuang percuma ketika dalam momen penting didepan gawang, banyak serangan balik yang tak diselesaikan dengan sempurna sebagaimana tim ini biasanya bermain, banyak kesalahan saya lihat walau pada akhirnya kami memenangkan pertandingan, ada kemajuan dilini belakang yang bertahan dengan baik hanya saja tak diimbangi dengan ketajaman lini depan itu saja” ujar Klopp.

Nada kekecewaan serupa juga dilantunkan Pep Guardiola, diapun menilai banyak bola terbuang percuma ketika pasukannya memiliki peluang untuk mencetak goal, banyak kesalahan terjadi dan dia menilai kalau anak-anak besutan terlalu tegang jalankan pertandingan itu salah satu penyebab, Sergio Aguero sempat memiliki satu peluang bagus ketika satu dari tendangan on target dibuatnya namun tidak ada hasil didapat dari upaya tersebut.

Kehilangan point di pekan ke 19 membuat Manchester City harus puas berada diposisi ketiga dengan hasil 39 point, dua pertandingan tersisa dipekan ini antara Tottenham Hotspur yang akan bertandang kemarkas Watford malam nanti dan Arsenal yang akan menjamu Crystal Palace akan mempengaruhi peta kekuatan dan posisi Citizen, Arsenal dengan 37 point dan Spurs dengan 36 point jika keduanya mampu menambah 3 point kemenangan posisi City akan kembali melorot untuk sementara.

Chelsea tetap memimpin usai kalahkan Stoke City dengan score telah 4-2 melanjutkan kemenangan beruntun ke 13 mereka, dengan keunggulan 6 point dari Liverpool armada Antonio Conte akan kembali menjajal untuk meneruskan record kemenangan mereka pada tanggal 5 january mendatang dalam sebuah laga tandang ke markas Spurs, Liverpool akan bertandang ke markas Sunderland esok malam 2 january 2016 dan disaat bersamaan Manchester City akan menjamu Burnley.