Ryan Giggs sebut tak ada yang mampu menghadang MU

Old Trafford – Memprediksikan peta kekuatan Manchester United di masa kepemimpinan The Special One Jose Mourinho, mantan gelandang The Red Devils diera 1990-2014 Ryan Giggs sangat optimis kalau laju pasukan Setan Merah akan sangat sulit dihentikan rival-rivalnya dimusim ini, dua pekan pembuka dengan hasil sama 4 goal adalah signal kuat yang dikirim pelatih asal Portugal itu kepada para pesaingnya untuk menjadi perhatian.

Giggs saat ini masih menjabat sebagai salah satu assisten pelatih Mourinho yang selain itu juga memiliki kesibukan disalah satu stasium televisi olahraga Sky Sport, memulai musim kompetisi dengan berlari kencang Manchester United mematahkan prediksi awal sebelum persaingan berguling, Manchester City tetangga mereka digadang-gadang akan menjadi satu tim terkuat dimusim kompetisi baru dan menjadi kandidat teratas dalam hal menjuarai Premier League ternyata masih kesulitan berkelit didua pertandingan awal.

“Saya rasa gebrakan Mourinho dimusim ini akan sulit dihentikan, tak salah dia memiliki panggilan lain sebagai The Special One, dia benar-benar mampu mempertontonkan kalau dirinya lain dari yang lain dan pantas disebut special, dia mampu membaca situasi dimusim pertama dan kemudian memperbaikinya dimusim kedua, namun masih terlalu awal kalau saya katakan kami akan menjuarai kompetisi musim kali ini” tutur pria berusia 43 tahun itu.

Datangnya Romelu Lukaku membawa dampak positive dalam permainan tim dikubu Setan Merah, tak percuma dia dihadirkan Jose Mourinho dengan menghabiskan dana tidak sedikit, tercatat dalam dua pertandingan dia sudah menyumbangkan 3 goal dari 8 goal yang tercipta, selain itu ada nama Anthony Martial, Eric Baily dan juga Paul Pogba sebagai penyumbang goal lainnya didua laga berlalu.

Pengalaman para pasukan yang dimiliki Jose Mourinho saat ini adalah salah satu sisi kelebihan yang dimilikinya menurut Giggs, hingga dua pertandingan berlalu dengan hasil menakjubkan didapat Mourinho masih belum menurunkan kekuatan penuh dari squadnya, Ashley Young dan Michael Carrick masih menanti giliran untuk dimainkan menyusul banyaknya persediaan pemain yang masih jalankan masa ujicoba diawal musim.

“Banyak pemain disini yang memiliki naluri mencetak goal seperti Juan Mata, Marcus Rashford juga Henrikh Mkhitaryan, dan mereka masih ditunggu aksinya sepanjang musim menjelang, sejauh ini Mkhitaryan masih belum memperlihatkan permainan maksimal sebagaimana ketika dia bermain di Dortmund, namun setidaknya dia sudah membuat 4 assist sejauh ini dan itu adalah tanda positif darinya” tambah Giggs.

Membandingkan kekuatan dua klub penghuni kota Manchester yang dua-duanya memiliki kekuatan diatas rata-rata, Giggs menilai kalau squad The Red Devils sedikit lebih unggul dalam hal kesimbangan team work, setidaknya itulah gambaran yang diberikan pria kelahiran kota Canton Cardiff Wales terkait peta kekuatan kedua kubu dimusim 2017-18 ini.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *