Liverpool mematahkan kutukan dari Crystal Palace di Anfield

Merseyside – Hampir saja Crystal Palace kembali mempercundangi Liverpool di Anfield Stadium sebagaimana berlaku dalam 4 musim kompetisi terakhir, pekan kedua Premier League yang bergulir tadi malam 19 agustus 2017 Liverpool baru mampu membobol gawang Crystal Palace yang dikawal oleh Wayne Hennessey pada menit ke 73 melalui aksi Sadio Mane.

Ketatnya barisan belakang The Eagles sempat membuat pasukan Jurgen Klopp merasa kewalahan, tercatat sepanjang menit pertandingan Sadio Mane dkk menghadirkan 18 upaya membobol gawang Palace yang 12 darinya tepat mengarah kearah gawang, bandingkan dengan kubu tamu yang cuma membuat 1 bola berbahaya ke gawan Simon Mignolet dari 3 kesempatan yang didapat.

Crystal Palace selalu membuat kesulitan di Anfield Stadium dan mencuri 3 point kemenangan semenjak musim kompetisi 2013-14, ketika itu mereka menang dengan membawa pulang score kemenangan 0-3 kemudian 1-2, 1-3 dan terakhir dimusim lalu dengan score 1-2, dengan kemenangan 1-0 kali ini Liverpool mampu memutus rantai kutukan terror di Anfield dari Si Elang Crystal Palace.

45 menit babak pertama tanpa goal tentunya sudah membuat ciut nyali para pemain The Reds yang terus mendapatkan hasil buruk dari Palace di empat musim terakhir dikandang mereka sendiri, beruntung satu kesempatan yang menciptakan goal dari Sadio Mane dapat membuyarkan semua keraguan mereka untuk mencatat kemenangan pertama mereka dimusim anyar ini.

Tak ada goal tercipta bagi kedua kubu setelah itu hingga pertandingan berakhir membangkitkan harapan Liverpool untuk melaju di tangga klasemen, “Kemenangan yang tidak mudah, kami bermain dengan sangat berhati-hati walau kami menguasai jalannya pertandingan, kami memiliki banyak kesempatan bagus namun tidak berakhir dengan hasil yang bagus pada awalnya, tapi dibabakkedua penantian kami tidak sia-sia dengan goal yang tercipta” ujar Jurgen Klopp untuk BBC.

“Satu kesempatan yang kami dapat dibabak kedua tercipta goal indah adalah sebuah kepuasan tersendiri saya rasa, dibabak pertama seharusnya ada goal tercipta tapi kami kurang beruntung, saya senang dengan proses terjadinya goal dimana adalah hasil upaya aksi solo dari Sadio Mane, ini menujukkan kelas darinya yang pantas didapatkannya” lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu.

Jurgen Klopp katakan kalau dia berharap goal-goal tambahan akan datang setelah goal pembuka kemenangan lahir dimenit ke 73, ketika bola-bola semakin lancar mengalir dimenit-menit pertandingan berikutnya namun dipenyelesaian akhir mereka selalu gagal menconvert serangan menjadikan goal tambahan, kuatnya tembok pertahanan yang dibangun Frank De Boer adalah salah satu penyebabnya.

Sementara dipertandingan lainnya Arsenal gagal memetik kemenangan kedua mereka ketika jalankan pertandingan tandang ke markas Stoke City di Bet365 stadium, satu-satunya goal dari sipendatang baru The Porter Jese Rodriguez dimenit ke 47 antarkan kemenangan untuk squad besutan Mark Hughes.

Manchester United mempermalukan tuan rumah Swansea City 0-4, begitu juga Watford yang datang bertandang kemarkas Bournemouth memenangkan pertandingan dengan score 0-2, Leicester City mengalahkan Brighton & Hove Albion 2-0 dan Southampton menang tipis 3-2 atas West Ham United, kemudian Burnley yang bermain dikandang sendiri takluk dari WBA dengan score 0-1.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *