Jelang bigmatch Manchester City vs Liverpool

Etihad Stadium – Untuk kesekian kalinya Manchester City harus terjengkal dibabak 16 besar dan keluar dari kompetisi Liga Champions, didebut musimnya Pep Guadiola gagal membuat perubahan dan sejarah baru bagi Citizen di kancah Eropa, sebagai sesama manajer Jurgen Klopp menilai kalau klub kota Manchester itu memiliki kendala di armada yang dinilainya kurang berkualitas.

City dibawah kawalan Manuel Pellegrini dalam beberapa musim terakhir terus gagal raih prestasi, pihak management pun mengambil langkah dengan mendatangkan sosok Pep Guardiola yang gemilang dengan prestasi, sukses membawa Barcelona dan Bayern Munchen gemilang ketika melatih disana Pep pun diharapkan akan dapat melakukan sesuatu perubahan berarti terkait prestasi.

Di kompetisi Premier League sendiri Manchester City harus puas sementara diposisi ketiga tertinggal 10 point dari Chelsea yang memuncaki klasemen saat ini, menyimpan perolehan 56 point yang sama dengan Spurs Pep Guardiola harus mengalah akibat selisih goal yang kalah dibanding dengan pasukan Mauricio Pochettino itu.

Jadwal pertandingan dipekan ke 29 esok malam 19  Maret 2017 pasukan ‘Biru Langit’ akan jalankan laga bigmatch, mereka ditantang The Anfields Genk nya Jurgen Kloop yang akan datang bertamu ke Etihad Stadium, tak heran jika mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut sedikit berkomentar terkait kegagalan Pep Guardiola melangkah jauh diajang Liga Champions.

“Saya rasa kenyataan yang mudah dilihat dengan kasat mata adalah tidak adanya pemain sekelas Lionel Messi atau Andres Iniesta dalam armada sebagaimana ketika dia sukses melatih Barcelona dulu, bukan berarti saya meremehkan para pemain yang menjadi tulang punggung Citizen saat ini, Aguero-Sterling-De Bruyne juga sangat bagus tapi mereka tidak bisa disejajarkan dengan Messi dan Iniesta itu tidak bisa dibantah” ucap Klopp.

Tidak ingin membandingkan kekuatan sosok pemain Klopp hanya ingin memberikan komentar kalau kegagalan diajang Liga Champions tak lepas dari peran para pemain dan bukan pelatih semata, dia sendiri menilai kalau Pep Guardiola adalah sosok pelatih yang sangat berpengaruh dan tidak bisa diremehkan.

“Untuk memenangkan setiap pertandingan yang kami jalankan diajang kompetisi apapun, selain strategi dilapangan hijau tentunya hal paling vital adalah tersedianya pemain yang bisa dijadikan andalan, tanpa dukungan itu seberapa bagusnya penerapan dilapangan akan sia-sia saja” tambah pria asal Jerman itu.

Jelang bigmatch esok Jurgen Klopp mengaku tak berani bermain-main dengan tim Biru Langit nya Pep Guardiola, walau dia sendiri mengawali percakapan dengan komentar kegagalan armada Pep dan penyebabnya menurut versi dia, namun secara utuh City masih musuh yang perlu diwaspadai dengan para penyerang yang mereka miliki saat ini.

Dilaga pertama musim ini kala keduanya bertemu di Anfield Stadium awal bulan January 2017 baru lewat, The Reds memenangkan pertandingan dengan score tipis 1-0 saja, jika melihat grafik perform kedua tim akhir-akhir ini Manchester City masih terlihat sedikit lebih baik ketimbang Liverpool, terdepak dari Liga Champions mereka pun hanya kalah goal tandang saja dari As Monaco (aggregate 5-5).

Dari jejak 10 pertemuan terakhir kedua tim disegala pentas pertandingan Liverpool masih mendominasi dengan 5 kali kemenangan, sedang Manchester City tercatat hanya pernah menang 2 kali saja dan 3 laga lainnya berakhi dengan hasil score berimbang, tampaknya pertandingan bigmatch ini berpeluang besar akan berakhir dengan score sama kuat saja.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *